Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sport » Diego Forlán Ungkap Kisah Mengejutkan Bersama Sir Alex Ferguson di Manchester United

Diego Forlán Ungkap Kisah Mengejutkan Bersama Sir Alex Ferguson di Manchester United

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Rab, 20 Agu 2025

Lens IDN, Jakarta – Mantan striker Manchester United, Diego Forlán, kembali mengungkap cerita menarik di balik perjalanannya bersama tim berjuluk Setan Merah. Forlán menceritakan pengalaman tak terlupakan ketika menghadapi Chelsea, yang sekaligus menjadi salah satu momen paling menentukan dalam kariernya di Old Trafford.

Dalam sebuah wawancara, legenda asal Uruguay itu mengenang momen ketika Manchester United sempat tertinggal dari Chelsea. Sir Alex Ferguson, manajer legendaris United, kala itu meminta Forlán melakukan pemanasan dan bersiap untuk dimainkan. Namun, ada satu instruksi khusus yang diberikan sang manajer: Forlán diminta mengenakan sepatu dengan sol tinggi karena kondisi lapangan basah akibat hujan deras.

“Akan tetapi, saya sebenarnya lebih nyaman menggunakan sepatu dengan hak rendah. Saya mengiyakan permintaan Ferguson, tapi akhirnya tetap memakai sepatu pilihan saya sendiri tanpa sepengetahuannya,” ujar Forlán.

Keputusan itu justru berbuah petaka. Saat baru masuk ke lapangan, Forlán langsung mendapat peluang emas untuk mencetak gol. Sayangnya, ia terpeleset dan gagal menuntaskan kesempatan tersebut. Tak lama kemudian, peluang lain kembali datang, namun lagi-lagi ia kehilangan keseimbangan dan gagal mengeksekusi bola dengan baik.

Merasa frustrasi, Forlán berlari ke pinggir lapangan untuk mengganti sepatu. Namun aksinya itu justru mendapat reaksi keras dari Ferguson. “Dia melihat saya, lalu langsung menghajar hingga sepatu saya terlepas. Ferguson melemparkannya jauh-jauh dan memaksa saya menyelesaikan pertandingan dengan sepatu yang saya pakai,” kenang Forlán.

Momen itu rupanya menjadi titik akhir perjalanan Forlán bersama Manchester United. “Pertandingan tersebut akhirnya menjadi laga terakhir saya berseragam United,” ungkapnya.

Forlán kemudian melanjutkan karier ke klub lain dan mencapai puncak kejayaan saat memperkuat Villarreal, Atlético Madrid, serta Tim Nasional Uruguay. Meski kisahnya di Manchester United tak berakhir manis, pengalaman bersama Sir Alex Ferguson tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan panjangnya di dunia sepak bola.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegadaian Kanwil IX Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Jual Beli Emas Secara Syariah

    Pegadaian Kanwil IX Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Jual Beli Emas Secara Syariah

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta –  Dalam rangka memperkuat pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan syariah, PT Pegadaian terus mengedukasi publik mengenai pembiayaan emas dengan sistem cicilan agar masyarakat dapat berinvestasi tanpa harus menunggu memiliki modal besar. Program PT Pegadaian ini menegaskan bahwa transaksi emas secara angsuran diperbolehkan dalam prinsip syariah, sebagaimana dijelaskan oleh para ulama dan difatwakan […]

  • b620727075a5cedccd02e8e35cd4adaf

    Rumor Antonio Conte Sepakat Latih Manchester United Dibantah, Belum Ada Kesepakatan

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Kabar yang menyebut Antonio Conte telah sepakat menangani Manchester United dan menggantikan Michael Carrick tidak benar. Hingga informasi yang tersedia saat ini, pelatih asal Italia tersebut belum mencapai kesepakatan dengan klub mana pun. Rumor mengenai Conte dan Manchester United mencuat di tengah spekulasi mengenai posisi pelatih klub berjuluk Setan Merah itu. […]

  • WhatsApp Image 2025-12-30 at 14.51.34

    Alhabib Abdullah Alhabsyi: Haul Abah Guru Sekumpul 5 Rajab Jadi Salah Satu Haul Terbesar di Dunia, Dihadiri Jutaan Jamaah

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kalimantan Selatan – Peringatan Haul Abah Guru Sekumpul yang dikenal luas sebagai momen 5 Rajab kembali mencatat sejarah sebagai salah satu kegiatan keagamaan terbesar di dunia. Hal tersebut disampaikan oleh Alhabib Abdullah Alhabsyi, yang menilai haul ini bukan hanya berskala nasional, tetapi telah mencapai kapasitas internasional, baik dari jumlah jamaah maupun sebaran tamu […]

  • WhatsApp Image 2025-10-20 at 13.02.34

    Menanam Harapan, Mewarnai Kehidupan: HIMMAN UTM Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan Melalui Society Festival 2025

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bangkalan —Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMMAN) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sukses menyelenggarakan Society Festival 2025 dengan mengusung tema “Menanam Harapan, Mewarnai Kehidupan”. Kegiatan ini berlangsung pada 18–19 Oktober 2025 di Desa Kamal, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, dan mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Acara yang digelar selama dua hari tersebut […]

  • IMG-20260212-WA0043

    Ketua Yayasan Niko Cahaya Abadi Ajak Transparansi Anggaran Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta- Eky Haneko Saputra, CHRMP., Ketua Umum Yayasan Niko Cahaya Abadi, menyerukan kepada seluruh ketua yayasan pengelola program Makan Bergizi Gratis 2026 untuk mengedepankan transparansi dan akuntabilitas penuh terhadap alokasi anggaran rakyat. Seruan ini disampaikan dalam komitmen bersama mewujudkan program prioritas Presiden Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, S.E., M.A.B dan Wakil Presiden […]

  • Kekuasaan Bukan untuk Menindas, Tapi Menjaga Martabat Rakyat

    Kekuasaan Bukan untuk Menindas, Tapi Menjaga Martabat Rakyat

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Dalam negara demokratis, kekuasaan idealnya digunakan untuk melayani rakyat, bukan sebaliknya. Fungsi utama kekuasaan adalah menjamin keadilan, melindungi hak-hak dasar warga negara, serta menjaga martabat kemanusiaan. Namun dalam praktiknya, kekuasaan sering kali menyimpang dari prinsip-prinsip tersebut. terutama ketika kritik rakyat dianggap sebagai ancaman terhadap stabilitas negara. Tragedi demonstrasi yang terjadi pada […]

expand_less