Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan Sistem Informasi Layanan Publik Berbasis Website untuk Diskominfo Provinsi Banten
- account_circle Azkatia
- calendar_month Sel, 30 Jun 2026

Dua Mahasiswa yang mengembangkan sistem tersebut adalah Nisrina Salma Ulayya dan Siti Maryamah. (Foto: Dok/Ist).
Lens IDN, Serang – Dua mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang Kampus Serang berhasil mengembangkan Sistem Informasi Layanan Publik berbasis website sebagai bagian dari pelaksanaan Kerja Praktik di Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Provinsi Banten. Inovasi tersebut dirancang untuk mendukung percepatan transformasi digital pelayanan publik melalui penerapan konsep Electronic Government (e-Government).
Mahasiswa yang mengembangkan sistem tersebut adalah Nisrina Salma Ulayya dan Siti Maryamah. Keduanya mengangkat penelitian berjudul “Pengembangan Sistem Informasi Layanan Publik Berbasis Website Menggunakan Metode Prototype pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian” sebagai laporan kerja praktik tahun 2026.
Pengembangan sistem dilakukan sebagai respons terhadap masih ditemukannya sejumlah kendala dalam proses pelayanan publik, seperti pengelolaan data yang masih dilakukan secara manual, layanan yang belum sepenuhnya terintegrasi secara digital, serta masyarakat yang masih harus datang langsung ke kantor untuk memperoleh informasi tertentu. Kondisi tersebut dinilai menghambat efektivitas dan efisiensi pelayanan publik.
Melalui sistem yang dirancang, masyarakat nantinya dapat mengakses berbagai layanan publik secara daring melalui satu portal terpadu. Sistem tersebut dilengkapi dengan fitur formulir pengajuan layanan secara elektronik (paperless), pelacakan status permohonan secara real-time, pengelolaan data terpusat bagi administrator, serta dashboard manajemen untuk memudahkan monitoring pelayanan.
Dalam proses pengembangannya, tim menggunakan metode Prototype, yakni pendekatan yang memungkinkan pengguna memberikan masukan secara langsung terhadap rancangan sistem sebelum diimplementasikan secara penuh. Melalui metode tersebut, pengembangan dilakukan secara bertahap mulai dari identifikasi kebutuhan, perancangan antarmuka, pembangunan prototype, evaluasi bersama pengguna, hingga penyempurnaan sistem secara berulang sesuai kebutuhan instansi.
Tahapan analisis kebutuhan dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Dari hasil analisis tersebut diketahui bahwa Diskominfo membutuhkan sistem layanan publik terpadu yang mampu mengakomodasi pengajuan layanan secara digital, penyimpanan arsip elektronik, pembagian hak akses antara masyarakat dan administrator, hingga sistem pelacakan status layanan secara daring.
Selanjutnya, prototype yang dikembangkan dipresentasikan kepada pihak Diskominfo Provinsi Banten untuk memperoleh umpan balik. Evaluasi dilakukan terhadap alur pelayanan, tampilan antarmuka, hingga kesesuaian sistem dengan prosedur operasional yang berlaku di instansi. Hasil evaluasi tersebut kemudian menjadi dasar penyempurnaan sistem sebelum memasuki tahap implementasi penuh.
Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode Black Box Testing, seluruh fitur utama sistem dinyatakan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Sistem dinilai mampu menghadirkan layanan publik yang lebih mudah digunakan (user-friendly), informatif, responsif, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan birokrasi berbasis digital.
Melalui inovasi tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang berharap sistem informasi yang dirancang dapat menjadi referensi bagi pengembangan layanan publik digital di lingkungan pemerintahan, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Selain menjadi implementasi ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, proyek ini juga menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung transformasi digital pemerintahan di Provinsi Banten.
Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi berita yang lebih bergaya jurnalistik (seperti untuk Kompas, Antara, atau media online nasional) dengan panjang sekitar 800–1.200 kata dan dilengkapi kutipan narasumber.
- Penulis: Azkatia

