Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Komitmen Melawan Kekerasan, DEMA FDIKOM UIN Jakarta Siap Kawal Kebijakan hingga Bangun Ruang Aman di Kampus

Komitmen Melawan Kekerasan, DEMA FDIKOM UIN Jakarta Siap Kawal Kebijakan hingga Bangun Ruang Aman di Kampus

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Sen, 6 Apr 2026

Lens IDN, Jakarta — Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (DEMA FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif melalui penyelenggaraan Seminar Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Mahasiswa secara daring. Kegiatan ini mengusung tema “Melawan Kekerasan Seksual, Membangun Ruang Aman melalui Kebijakan dan Kesadaran Kolektif” sebagai bentuk respons atas meningkatnya kesadaran publik terhadap pentingnya perlindungan dari kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

Seminar ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kehadiran para peserta mencerminkan tingginya perhatian mahasiswa terhadap isu kekerasan seksual yang masih menjadi tantangan serius di ruang-ruang akademik. Melalui forum ini, DEMA FDIKOM berupaya menghadirkan ruang diskusi yang edukatif sekaligus mendorong lahirnya gerakan kolektif untuk menciptakan kampus yang lebih aman.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DEMA FDIKOM UIN Jakarta, Muhammad Zidan Ramdani, menegaskan bahwa kekerasan seksual bukan hanya persoalan individu, melainkan persoalan struktural yang membutuhkan perhatian bersama. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam mengawal kebijakan serta membangun budaya kampus yang berpihak pada korban.

“Komitmen melawan kekerasan seksual harus dimulai dari kesadaran kolektif kita sebagai mahasiswa. Seminar ini menjadi langkah awal untuk memperkuat pemahaman sekaligus mendorong aksi nyata. DEMA FDIKOM siap untuk terus mengawal kebijakan kampus agar berpihak pada korban serta memastikan terciptanya ruang aman bagi seluruh mahasiswa. Kita tidak boleh diam, karena keberanian untuk bersuara adalah kunci dari perubahan,” tegas Zidan.

Sebagai keynote speaker, Intan Alawiyah, S.Sos., selaku Duta Genre Kota Tangerang Selatan, menekankan pentingnya edukasi yang komprehensif terkait kekerasan seksual dan kesehatan reproduksi di kalangan generasi muda. Ia menjelaskan bahwa banyak kasus kekerasan terjadi akibat kurangnya pemahaman serta minimnya keberanian untuk melaporkan.

“Pencegahan kekerasan seksual harus dimulai dari edukasi. Mahasiswa perlu memahami batasan, consent, serta hak-hak individu agar dapat melindungi diri dan lingkungan sekitarnya. Kesadaran ini menjadi fondasi utama dalam membangun ruang yang aman,” ungkapnya.

Materi pertama disampaikan oleh Indah Allawiyah, seorang aktivis perempuan sekaligus Koordinator Isu Pusat BEM se-Kalimantan. Dalam pemaparannya, ia mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku perubahan dalam mengadvokasi kebijakan kampus. Ia menyoroti pentingnya peran organisasi mahasiswa dalam mendorong regulasi yang jelas serta sistem perlindungan yang berpihak pada korban.

“Mahasiswa memiliki kekuatan kolektif yang besar. Kita harus berani mengawal kebijakan, memastikan implementasinya berjalan, serta menciptakan budaya kampus yang tidak mentolerir kekerasan seksual. Solidaritas menjadi kunci dalam mendukung korban dan melawan stigma yang masih ada,” jelas Indah.

Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Khofifah Aqsha Rosyadi, Wakil Presiden Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya 2023. Ia membagikan pengalaman dalam mengawal kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di kampusnya. Khofifah menegaskan bahwa keberhasilan menciptakan ruang aman tidak terlepas dari sinergi antara mahasiswa dan pihak kampus.

“Kebijakan yang kuat harus diiringi dengan implementasi yang konsisten. Selain itu, penting untuk memastikan adanya mekanisme pelaporan yang aman dan ramah bagi korban. Kampus harus menjadi tempat yang melindungi, bukan justru membuat korban merasa takut atau terintimidasi,” paparnya.

Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan tingginya antusiasme peserta. Berbagai pertanyaan dan pandangan disampaikan, mulai dari tantangan dalam pelaporan kasus hingga strategi membangun kesadaran di lingkungan kampus masing-masing. Hal ini menjadi indikasi bahwa mahasiswa semakin kritis dan peduli terhadap isu kekerasan seksual.

Melalui kegiatan ini, DEMA FDIKOM UIN Jakarta berharap dapat mendorong terbentuknya gerakan mahasiswa yang berkelanjutan dalam melawan kekerasan seksual. Tidak hanya berhenti pada diskusi, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata seperti kampanye edukatif, advokasi kebijakan, serta penguatan sistem perlindungan di kampus.

Sebagai penutup, seminar ini menegaskan bahwa menciptakan ruang aman adalah tanggung jawab bersama. Dengan kesadaran kolektif dan komitmen yang kuat, mahasiswa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kampus yang bebas dari kekerasan, inklusif, dan berkeadilan. DEMA FDIKOM UIN Jakarta pun berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang inovatif dan berkelanjutan demi terciptanya lingkungan akademik yang aman dan bermartabat bagi seluruh mahasiswa.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • GPT-5

    Sam Altman Akui Penurunan Kinerja GPT-5, Janji Perbaikan dan Pertimbangkan Kembalikan GPT-4o untuk Pengguna Plus

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – CEO OpenAI, Sam Altman, bersama tim pengembang kecerdasan buatan (AI) menanggapi keluhan publik terkait performa model terbaru mereka, GPT-5, yang dinilai menurun dibandingkan pendahulunya, GPT-4o. Dalam pernyataan yang dikutip dari TechCrunch, Altman mengakui bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh kendala teknis pada fitur baru GPT-5, yakni real-time router. Fitur ini berfungsi menentukan […]

  • IMG-20260424-WA0019

    Vibes Jepang Banget, Debby Peony Dibilang The Next Mayumi Itsuwa!

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Entertainment – Musisi senior Kohar Kahler kembali meramaikan industri musik Indonesia pada 2026 melalui peluncuran single terbarunya berjudul “Watashi No Subete”. Dalam proyek ini, ia menggandeng penyanyi asal Solo, Debby Peony, yang memberikan warna vokal berbeda pada karya tersebut. Lagu ini menawarkan konsep yang tidak umum dengan memadukan lirik berbahasa Indonesia dan Jepang. […]

  • IMG-20260312-WA0021

    BRI Berbagi Sembako dan Santunan untuk Panti Asuhan

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Lombok Tengah – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh Bank Rakyat Indonesia melalui kegiatan Safari Ramadan bertajuk “Ramadhan Berbagi: Mengukir Senyum dalam Kebersamaan bersama BRI.” Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian sosial BRI kepada masyarakat, khususnya anak yatim dan lembaga sosial di wilayah Nusa Tenggara Barat. Dalam kegiatan tersebut, BRI menyalurkan bantuan berupa […]

  • WhatsApp Image 2026-01-21 at 10.39.44

    Emas atau Saham? Menimbang Pilihan Investasi Anak Muda di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Minat generasi muda terhadap investasi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kemudahan akses informasi dan platform digital membuat investasi tidak lagi identik dengan kelompok tertentu, tetapi mulai menjadi bagian dari gaya hidup finansial anak muda, termasuk mahasiswa. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, perdebatan mengenai pilihan investasi antara emas […]

  • Bendera One Piece Berkibar di Bawah Merah Putih: Aksi Simbolik Mahasiswa Yogyakarta sebagai Bentuk Perlawanan dan Kekecewaan Nasional

    Bendera One Piece Berkibar di Bawah Merah Putih: Aksi Simbolik Mahasiswa Yogyakarta sebagai Bentuk Perlawanan dan Kekecewaan Nasional

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Yogyakarta –Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta mengumumkan akan menggelar aksi unik namun sarat makna pada 1–31 Agustus 2025. Dalam aksi tersebut, mahasiswa di berbagai kampus anggota BEM Nusantara D.I. Yogyakarta akan mengibarkan bendera bajak laut One Piece di bawah bendera Merah Putih sebagai simbol kekecewaan dan perlawanan terhadap situasi bangsa […]

  • Desakan Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Sri Mulyani Jadi Sorotan Utama

    Desakan Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Sri Mulyani Jadi Sorotan Utama

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Suasana politik nasional kian dinamis di awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Isu perombakan kabinet atau reshuffle kembali mengemuka setelah pengamat politik sekaligus Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Menurut Syahganda, langkah fiskal yang dijalankan Sri Mulyani dianggap tidak sejalan dengan janji politik […]

expand_less