Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Moh. Habib Solehuddin, Pemuda Asal Paser Sabet Prestasi 3 Besar Nasional di Young Ambassador Agriculture 2026

Moh. Habib Solehuddin, Pemuda Asal Paser Sabet Prestasi 3 Besar Nasional di Young Ambassador Agriculture 2026

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Sen, 25 Mei 2026

Lens IDN, Bogor – Sektor pertanian dan perkebunan Kabupaten Paser kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Moh. Habib Solehuddin, tokoh penggerak pemuda pertanian asal Kabupaten Paser, berhasil meraih posisi ketiga dalam ajang Pemilihan Young Ambassador Agriculture (YAA) 2026 yang berlangsung meriah di Ciawi, Bogor, Rabu (20/05).

Kompetisi bergengsi yang rutin digelar sejak tahun 2022 ini diselenggarakan secara resmi oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) di bawah naungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Program tersebut diharapkan mampu mengorbitkan petani serta wirausaha muda yang inovatif dan inspiratif.

Habib merupakan pemuda yang tumbuh dan besar di Desa Seniung Jaya, Kecamatan Paser Belengkong. Capaian luar biasa ini ia peroleh berkat konsistensinya dalam menciptakan sejumlah inovasi dan program unggulan, salah satunya melakukan pemberdayaan petani lewat sistem bagi hasil yang seimbang.

Sebagai bagian dari konsistensinya dalam melakukan budidaya, Habib juga mengintegrasikan inovasi usaha pada sejumlah komoditas tanaman yang dijalankannya, mulai dari semangka, budidaya hidroponik, hingga perkebunan kelapa sawit.

Melalui sambungan telepon via WhatsApp, ia menyampaikan rasa syukur dan bangganya karena telah berhasil mengharumkan nama Kabupaten Paser di tingkat nasional.

“Alhamdulillah saya dinobatkan menjadi Duta Petani Muda di tingkat nasional. Tentu ini pencapaian yang luar biasa bagi saya,” ujarnya.

Selain menyandang posisi tiga besar, ia juga didapuk menjadi Bendahara Umum (Bendum) pada program YAA 2026. Habib mengemban tanggung jawab besar yang diamanahkan langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pertanian dan Perkebunan, khususnya untuk wilayah seluruh Pulau Kalimantan. Tugas tersebut meliputi program edukasi publik, advokasi ketahanan pangan, pendampingan, serta membangun relasi.

“Saya diamanahkan oleh Dirjen untuk mensosialisasikan program di seluruh Kalimantan, sekaligus menjadi penghubung antara pemerintah pusat dan petani muda yang ada di Kalimantan,” jelasnya.

Habib, yang saat ini tengah menempuh studi Doktoral (S3) di Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru, juga menjelaskan bahwa program semacam ini harus terbuka lebar bagi kalangan muda. Hal ini penting untuk meningkatkan potensi sekaligus mengakselerasi minat generasi muda terhadap sektor pertanian di daerah.

Kendati demikian, ia menaruh harapan besar kepada pemerintah daerah (Pemda) agar program-program kepemudaan seperti ini mendapat perhatian serius. Sebab, hingga saat ini, ia mengakui belum ada pembinaan ataupun dukungan nyata dari pemerintah daerah terkait capaian prestasi yang telah diraihnya.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bagaimana Cara Kerja “Bratayuda”? Bra Cerdas Ini Analisis Data Biometrik untuk Lawan Kanker Payudara

    Bagaimana Cara Kerja “Bratayuda”? Bra Cerdas Ini Analisis Data Biometrik untuk Lawan Kanker Payudara

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Denpasar – Di balik nama “Bratayuda”, sebuah inovasi bra pintar (smart bra) dari mahasiswa Universitas Udayana, terdapat sebuah sistem teknologi canggih yang bekerja layaknya detektif medis. Pertanyaannya, bagaimana sebuah pakaian dalam bisa mendeteksi penyakit serius seperti kanker payudara? Jawabannya terletak pada analisis data biometrik yang presisi. Proyek yang menjanjikan ini tidak berjalan sendiri. […]

  • 69283e24a5d8b

    Ketua Pemuda Aceh-Jakarta Wanda Assyura Perjuangkan Bantuan Menjangkau Seluruh Titik Terdampak

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Banjir besar yang melanda Aceh sejak 28–30 November 2025 membawa dampak berat di sejumlah kabupaten seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Aceh Selatan. Ribuan warga harus mengungsi, puluhan desa terisolasi, akses jalan terputus, dan bantuan darat sulit menjangkau titik-titik terdampak. Situasi ini mendorong berbagai elemen masyarakat Aceh, termasuk […]

  • Hubabah Anisah Alhaddad, Ulama Wanita 109 Tahun, Dirikan Zawiyah Al-Qur’an Rumah Tahfidz Gratis di Pontianak

    Hubabah Anisah Alhaddad, Ulama Wanita 109 Tahun, Dirikan Zawiyah Al-Qur’an Rumah Tahfidz Gratis di Pontianak

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Pontianak – Sosok ulama sepuh yang dikenal penuh kesalehan, Hubabah Anisah Alhaddad, akan segera mendirikan Zawiyah Al-Qur’an Rumah Tahfidz Gratis di Kota Pontianak. Perempuan mulia yang kini berusia 109 tahun tersebut mendedikasikan sisa hidupnya untuk perjuangan di jalan Allah, dengan tujuan melahirkan generasi muslimah yang berakhlak mulia dan berilmu agama mendalam. Keseharian Hubabah […]

  • 1786330261983WhatsAppImage2026-07-31at19.30.40

    Mendagri Tito Karnavian Dorong Integrasi E-Government untuk Percepat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran di Biak Numfor

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Papua — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong percepatan integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau e-government di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat akurasi data sekaligus memastikan bantuan sosial (bansos) disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak. Dorongan tersebut disampaikan Tito Karnavian saat memberikan pengarahan kepada Pemerintah […]

  • WhatsApp Image 2026-01-15 at 07.48.47

    Perda Pekerja Migran Dinilai Jadi Solusi Strategis Tekan Pengangguran di Kota Sukabumi

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Sukabumi – Persoalan pengangguran di Kota Sukabumi tidak lagi dapat dipandang sebatas data statistik, melainkan realitas sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari lulusan baru yang belum terserap dunia kerja, anak muda yang bertahan di sektor informal, hingga pencari kerja yang terpaksa merantau ke luar daerah karena keterbatasan lapangan pekerjaan lokal. Wakil […]

  • WhatsApp Image 2026-02-02 at 17.49.55

    Perluas Pasar, Tim KKN UNTIDAR Sosialisasikan Digital Marketing melalui Shopee kepada KWT Desa Banaran

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Temanggung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar (UNTIDAR) melakukan kegiatan sosialisasi digitalisasi marketing dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Sebagai upaya untuk mendukung pengembangan pemasaran produk berbasis digital, kegiatan ini menyasar ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Banaran, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung, Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan […]

expand_less