PPSN VI 2026 di Malang, Dirjen Pesantren Dorong Santri Jaga Lingkungan dan Cegah Kekerasan
- account_circle Azkatia
- calendar_month 15 jam yang lalu

Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama, Dr. H. Basnang Said, M.Ag. (Foto: Dok/Ist).
Lens IDN, Malang – Sebanyak 4.524 pramuka santri dari berbagai penjuru Nusantara mengikuti Upacara Pembukaan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 di Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Upacara pembukaan yang dirangkai dengan Upacara Bhinneka ini dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said.
Dalam laporannya, Ketua Panitia PPSN VI Tahun 2026, Endi Suhendi, menyampaikan bahwa perkemahan ini punya sejumlah tujuan. Dua di antaranya adalah membentuk karakter santri dalam semangat kebangsaan dan bernegara, serta menumbuhkan kesadaran ekologis santri dalam mewujudkan ekoteologi.
“PPSN bukan sekadar perkemahan. Di sini, santri ditempa untuk mencintai bangsa dan negaranya, sekaligus dibangun kesadarannya untuk menjaga alam sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai agama,” ujar Endi.
Endi juga melaporkan bahwa jumlah peserta PPSN VI tahun ini mencapai 4.524 pramuka santri.
Upacara makin semarak ketika Dirjen Pesantren memimpin jargon yang disambut serentak oleh ribuan peserta. “Siapa kita?” seru Basnang, dijawab lantang, “Santri Indonesia!” Disusul “Santri Indonesia!” yang dibalas “Unggul, Mandiri, Mendunia!”, lalu “Yuk Mondok!” yang dijawab “Mondok itu Keren!”, dan “Yuk Nyantri!” yang disambut “Nyantri itu Asyik!”
Dalam amanatnya, Basnang menegaskan bahwa pramuka santri punya peran strategis sebagai agen perubahan. “Anak-anak pramuka santri adalah duta-duta antikekerasan dan antiperundungan, sekaligus duta-duta generasi santri peduli lingkungan hidup,” tegasnya.
Ia juga menilai pramuka santri adalah generasi yang tangguh. “Pramuka santri bisa bertahan hidup dan survive dalam kondisi apa pun. Ini bekal penting untuk menghadapi tantangan zaman,” lanjutnya.
Menurut Basnang, gerakan kepramukaan dan pesantren punya akar nilai yang sama. “Nilai-nilai Dasadarma Pramuka satu napas dengan nilai-nilai kepesantrenan. Keduanya sama-sama mengajarkan ketakwaan, cinta alam, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Dirjen juga mengapresiasi tuan rumah. Ia menyebut Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang sebagai contoh nyata pesantren yang hijau dan lestari. “Keteladanan Indonesia Asri ada di Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang, Malang,” katanya.
Di akhir amanatnya, Basnang berpesan kepada seluruh peserta agar mengedepankan akhlakul karimah selama perkemahan dan sesudahnya. “Kedepankan akhlakul karimah dan jadilah teladan. Jadilah teladan dalam pencegahan kekerasan, di pesantren, di lingkungan, dan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
PPSN VI Tahun 2026 berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 di Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang, Malang.
- Penulis: Azkatia

