Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Fakultas Hukum UIJ Gelar Yudisium Sarjana Hukum Periode I Tahun Akademik 2025–2026

Fakultas Hukum UIJ Gelar Yudisium Sarjana Hukum Periode I Tahun Akademik 2025–2026

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Sen, 15 Des 2025

Lens IDN, Jember — Fakultas Hukum Universitas Islam Jember (UIJ) menggelar Yudisium Sarjana Strata Satu (S1) Periode I Tahun Akademik 2025–2026, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini menandai kelulusan mahasiswa yang telah memenuhi seluruh persyaratan akademik dan berhak menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.).

Dekan Fakultas Hukum UIJ, Supianto, mengatakan bahwa yudisium merupakan tahapan penting dalam proses akademik karena menjadi penetapan resmi kelulusan mahasiswa. Selama perkuliahan, mahasiswa telah dibekali teori, pengetahuan, serta praktik hukum yang diharapkan mampu diterapkan secara profesional di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa tantangan lulusan ke depan semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi. Menurutnya, kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), harus dikuasai dan dimanfaatkan secara bijak. “Lulusan hukum tidak boleh dikendalikan oleh teknologi, tetapi harus mampu mengendalikannya. Karena itu, setelah lulus, proses belajar tidak boleh berhenti,” ujar Supianto.

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Jember, Ahmad Halid, menyampaikan bahwa peserta yudisium secara otomatis telah menjadi bagian dari alumni UIJ. Ia menekankan pentingnya penguatan kompetensi lulusan hukum yang ditopang oleh tiga pilar utama, yakni penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (ipteks), jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), serta karakter Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

Ahmad Halid juga mendorong lulusan S1 Ilmu Hukum untuk melanjutkan studi ke jenjang Magister Hukum (S2). Bagi yang ingin S2 Hukum di Pascasarjana UIJ, sebagai bentuk komitmen memberikan pembebasan biaya pendaftaran dan daftar ulang bagi alumni Fakultas Hukum UIJ yang melanjutkan S2 Hukum. Selain itu, UIJ juga membuka peluang keringanan biaya dan beasiswa, khususnya bagi lulusan berlatar belakang pesantren, mengingat kebutuhan pesantren akan tenaga ahli di bidang hukum.

Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Musfianawati, menyebutkan bahwa pada yudisium kali ini terdapat 67 mahasiswa yang dinyatakan lulus, terdiri dari 28 perempuan dan 39 laki-laki. Dari jumlah tersebut, 58 mahasiswa meraih predikat Dengan Pujian (Cumlaude) dengan IPK ≥ 3,50, sedangkan 9 mahasiswa memperoleh predikat Sangat Memuaskan dengan IPK 3,01–3,50.

Adapun lulusan terbaik diraih oleh Bilgis Amelia Saathiya Putri dengan IPK 3,95.

Kegiatan yudisium turut dihadiri oleh Rektor UIJ, Wakil Rektor II, Ketua Program Studi Magister Hukum, Ketua Alumni Fakultas Hukum UIJ, serta seluruh dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Jember.

  • Penulis: Azkatia
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • 17919584226acf1d96115c4_WhatsApp_Image_2026_10_14_at_11_14_46__2_

    Indonesia–Serbia Perluas Kerja Sama Pekerja Migran, Beasiswa, dan Pertahanan

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta– Indonesia dan Serbia sepakat memperluas kerja sama di bidang perlindungan pekerja migran, pendidikan, sosial budaya, serta pertahanan. Penguatan kemitraan tersebut dibahas dalam Forum Konsultasi Bilateral (FKB) ke-5 Indonesia–Serbia yang berlangsung di Jakarta pada 10 Oktober. Selain memperkuat hubungan ekonomi, kedua negara ingin mengembangkan kerja sama yang mendukung hubungan antarmasyarakat dan memberikan manfaat […]

  • WhatsApp Image 2026-06-06 at 15.08.39

    Meningkatnya Kasus Kriminal dengan Pelaku Usia Muda Picu Diskusi Baru terkait Solusi Parenting dan Mentoring Webware Security dan Humanware Security

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Meningkatnya keterlibatan pelaku usia muda dalam berbagai kasus kriminal, kekerasan, dan penyalahgunaan teknologi dalam beberapa tahun terakhir memunculkan diskusi baru di kalangan praktisi keamanan, pendidik, pemerhati sosial, hingga komunitas teknologi. Di tengah pesatnya perkembangan internet, media sosial, dan kecerdasan buatan (AI), sejumlah pihak menilai bahwa pendekatan keamanan konvensional yang selama ini […]

  • 591440385_1177029017945517_3775696333761904917_n

    Komisi Reformasi Polri Serap Aspirasi Publik, Libatkan FKUB hingga YLBHI

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Republik Indonesia (KPR Polri) terus mempercepat langkah transformasi sistem kepolisian dan penegakan hukum berbasis partisipasi publik. Salah satu upaya konkret dilakukan melalui dialog terbuka dengan berbagai elemen masyarakat yang digelar di Ruang Aspirasi, Kementerian Sekretariat Negara Sayap Timur, Selasa (25/11/2025). Audiensi tersebut dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi […]

  • Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK: Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3 Guncang Kementerian Ketenagakerjaan

    Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK: Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3 Guncang Kementerian Ketenagakerjaan

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat pejabat tinggi negara. Kali ini, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel, diamankan tim penindakan KPK karena diduga terlibat kasus pemerasan terhadap sejumlah perusahaan terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan penangkapan […]

  • Bruno Fernandes Kesal Wasit Tak Minta Maaf Usai Insiden Penalti Kontra Fulham

    Bruno Fernandes Kesal Wasit Tak Minta Maaf Usai Insiden Penalti Kontra Fulham

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, melontarkan kekecewaannya terhadap wasit setelah insiden kontroversial saat timnya berhadapan dengan Fulham. Fernandes mengaku terganggu dengan insiden itu, meski ia menegaskan bahwa kegagalannya mengeksekusi penalti murni merupakan kesalahannya sendiri. Dalam laga tersebut, Fernandes terlibat kontak fisik dengan wasit tepat sebelum dirinya mengambil tendangan penalti. Insiden itu membuat […]

  • 1786330261983WhatsAppImage2026-07-31at19.30.40

    Mendagri Tito Karnavian Dorong Integrasi E-Government untuk Percepat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran di Biak Numfor

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Papua — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong percepatan integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau e-government di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat akurasi data sekaligus memastikan bantuan sosial (bansos) disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak. Dorongan tersebut disampaikan Tito Karnavian saat memberikan pengarahan kepada Pemerintah […]

expand_less