Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Awali Tahun 2026, GP Ansor Kota Yogyakarta Gelar “Spiritual Trip: Heal & Chill”

Awali Tahun 2026, GP Ansor Kota Yogyakarta Gelar “Spiritual Trip: Heal & Chill”

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Ming, 4 Jan 2026

Lens IDN, Yogyakarta –Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kota Yogyakarta mengisi awal tahun dengan cara yang berbeda, Sabtu (03/01/2026).

Puluhan kader berkumpul untuk memulai rangkaian kegiatan bertajuk “SPIRITUAL TRIP: Heal & Chill”. Perjalanan yang dimulai pukul 20.00 WIB ini memadukan kekhusyukan ziarah malam dengan relaksasi fisik.

Ketua PC GP Ansor Kota Yogyakarta Mohamad Jafar, menyampaikan bahwa tema Heal & Chill dipilih untuk memberikan ruang bagi para anggota agar bisa beristirahat sejenak dari rutinitas, namun tetap dalam koridor nilai-nilai santri, yakni bertabaruk kepada para ulama.

“Acara ini memberikan ruang bagi para kader GP Ansor Kota Yogyakarta untuk beristirahat sejenak dari rutinitas harian, meskipun bersifat santai, kegiatan tetap berpegang teguh pada koridor nilai-nilai santri,” Ujarnya.

Rangkaian perjalanan spiritual dimulai sejak Sabtu malam dengan mengunjungi tiga titik makam ulama besar di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Makam K.H. Muhammad Munawwir (Krapyak): Peserta melakukan tahlil dan doa bersama, mengambil teladan dari sosok ulama besar ahli Al-Qur’an.

Makam Mlangi: Ziarah dilanjutkan ke kompleks pemakaman di Desa Wisata Religi Mlangi untuk mengenang jasa para penyebar agama Islam di Yogyakarta.

Gunung Pring (Magelang): Destinasi spiritual terakhir adalah makam Kyai Raden Santri di Gunung Pring, yang dikenal sebagai salah satu pusat spiritualitas di Jawa Tengah.

Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS RA), Gus Abdulloh Muhammad Alkaff menyampaikan bahwa penutupan acara sengaja dengan relaksasi, kegiatan ditutup dengan sesi “Chill” atau bersantai di pemandian air hangat Ulbul Banyu Roso Magelang. Di sini, para kader melepas lelah sembari mempererat tali silaturahmi antar anggota.

“Kami ingin menunjukkan bahwa berorganisasi di Ansor itu asik. Kita bisa tetap religius dengan ziarah, tapi juga tetap seru dengan relaksasi dan mandi di Umbul Banyu Roso. Inilah esensi ‘Heal & Chill’ yang sesungguhnya,” ucapnya.

Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari ini diikuti oleh puluhan kader dari berbagai PAC di wilayah Kota Yogyakarta. Harapannya, setelah kegiatan ini, para kader kembali memiliki semangat baru untuk menjalankan khidmah organisasi di tahun yang baru.

Acara yang berakhir pada Minggu dini hari ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas kader Ansor Kota Yogyakarta dalam menyongsong agenda-agenda organisasi di tahun 2026 dengan semangat baru yang lebih segar.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • SEVENTEEN UNESCO

    SEVENTEEN sebagai Soft Power Korea Selatan melalui Diplomasi Musik 

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Bisakah musik menjadi alat diplomasi negara? Pertanyaan ini mungkin terdengar aneh di tengah dunia politik global yang kini dipenuhi ketegangan dan persaingan militer. Tapi Korea Selatan berhasil membuktikan bahwa kekuatan budaya bisa jadi strategi nasional yang efektif. Lewat gelombang budaya atau Hallyu, negeri ginseng ini mengubah musik, drama, hingga fashion jadi […]

  • 1437WhatsApp_Image_2025-12-01_at_12.03.56_PM

    Presiden Prabowo Prioritaskan Percepatan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sumatera Utara

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Tapanuli Tengah – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemerintah saat ini memprioritaskan percepatan pengiriman bantuan bagi warga terdampak bencana, khususnya di wilayah yang masih terisolasi di Sumatera Utara. Penegasan tersebut disampaikan Presiden usai meninjau langsung posko pengungsian di GOR Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, sekaligus berdialog dengan para pengungsi. Dalam keterangannya kepada […]

  • HUT ke-80

    Gladi Kotor Kedua HUT ke-80 RI di Istana Merdeka Berjalan Lancar, Mensesneg Pastikan Persiapan Capai 70 Persen

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Gladi kotor kedua dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/8/2025), berlangsung lancar. Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk mematangkan persiapan sebelum upacara puncak pada 17 Agustus 2025. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, selaku Ketua Panitia Peringatan HUT Kemerdekaan […]

  • CTO Digital Edu Indonesia

    CTO Digital Edu Indonesia Resmi Nikahi Tenaga Medis Banyuwangi, Kisah Cinta Berawal dari Aplikasi Bumble

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Banyuwangi – Cinta yang tumbuh di era digital kini berujung manis di pelaminan. Aditya Roman Asyhari, Chief Technology Officer (CTO) PT Digital Edu Indonesia, resmi mempersunting Faridatul Khasanah, tenaga medis Rumah Sakit Graha Medika Banyuwangi, dalam prosesi pernikahan yang hangat dan penuh makna. Menariknya, kisah cinta pasangan ini tidak berawal dari kampus atau […]

  • Yusril Ihza Mahendra Desak Reformasi Politik: DPR Harus Diisi Negarawan, Bukan Oligarki atau Selebriti

    Yusril Ihza Mahendra Desak Reformasi Politik: DPR Harus Diisi Negarawan, Bukan Oligarki atau Selebriti

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyerukan perlunya reformasi politik menyeluruh untuk memperbaiki kualitas parlemen dan memperkuat sistem demokrasi di Indonesia. Dalam wawancara di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored pada 11 September 2025, Yusril menegaskan bahwa sistem pemilu saat ini terlalu transaksional dan membuka ruang dominasi […]

  • Dibalik Cita-Cita Re-Kemerdekaan

    Dibalik Cita-Cita Re-Kemerdekaan

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Ach. Nurul Luthfi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Indonesia baru saja merayakan kemerdekaannya yang ke-80 tahun, di mana seharusnya dijadikan momen refleksi mendalam bagi negara untuk sebuah kemakmuran rakyatnya, bukan hanya sekadar perayaan seremonial. Di tengah kemeriahan upacara dan retorika patriotisme, muncul pertanyaan krusial, apakah Indonesia hari ini benar-benar sudah merdeka? Apakah kemerdekaan sudah dinikmati secara keseluruah masyarakat Indonesia? […]

expand_less