Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bung Kristeva Ungkap Tiga Fase Pemikiran Gerakan PMII

Bung Kristeva Ungkap Tiga Fase Pemikiran Gerakan PMII

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month 15 jam yang lalu

Lens IDN, Yogyakarta – Akademisi Nur Sayyid Santoso Kristeva, M.A. atau Bung Kristeva menguraikan perkembangan pemikiran gerakan dalam agenda Pelatihan Kader Lanjut (PKL) yang digelar Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) D.I. Yogyakarta.

Dalam sesi bertema “Genealogi Paradigma PMII dan Relevansinya Terhadap Perkembangan Zaman”, Bung Kristeva mengajak peserta memahami perjalanan paradigma organisasi sekaligus relevansinya dengan tantangan sosial yang terus berkembang.

Ia menjelaskan bahwa kader pergerakan perlu memahami perubahan pemikiran organisasi agar mampu menentukan strategi gerakan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.

Dalam pemaparannya, terdapat tiga fase penting yang menjadi bagian dari perkembangan pemikiran gerakan.

Fase pertama adalah arus balik masyarakat. Pada fase ini, gerakan diarahkan untuk melatih nalar kritis masyarakat ketika berhadapan dengan ketimpangan maupun kebijakan negara.

Fase kedua adalah kritis transformatif. Paradigma ini menempatkan pemikiran kritis modern dan pemikiran keislaman inklusif sebagai bagian dari upaya membaca sekaligus mendorong perubahan sosial.

Kemudian fase ketiga adalah sentrum gerakan, yakni kerangka pemikiran yang diarahkan untuk menghadapi perkembangan ekonomi dan derasnya pengaruh neoliberalisme.

Menurut Bung Kristeva, perjalanan paradigma tersebut menunjukkan bahwa organisasi pergerakan tidak dapat menggunakan satu kerangka berpikir secara kaku. Perubahan kondisi sosial menuntut kader untuk terus melakukan pembacaan ulang terhadap realitas.

“Kerangka pemikiran pergerakan harus terus berkembang agar mampu merespons realitas zaman,” ujarnya.

Persoalan yang dihadapi mahasiswa saat ini juga semakin beragam. Krisis ekologi, perkembangan teknologi, dan dinamika demokrasi menjadi sejumlah isu strategis yang membutuhkan respons berbasis pengetahuan.

Karena itu, proses kaderisasi diharapkan tidak berhenti pada penguasaan teori organisasi. Kader juga perlu memiliki kemampuan menghubungkan gagasan dengan persoalan konkret di tengah masyarakat.

Pemahaman terhadap paradigma gerakan tersebut kemudian diarahkan untuk membentuk kader Ulul Albab, yakni kader yang memiliki keluasan wawasan, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran terhadap persoalan sosial.

PKL PC PMII D.I. Yogyakarta menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan pemikiran, kaderisasi, dan realitas sosial. Melalui forum tersebut, peserta didorong agar mampu mengembangkan gagasan yang kemudian dapat diterjemahkan menjadi gerakan yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Dengan pemahaman paradigma yang terus berkembang, kader PMII diharapkan mampu tetap kritis sekaligus adaptif dalam menghadapi perubahan zaman dan berbagai isu publik.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pers

    Kabar Baik Kebebasan Pers! MK Pertegas Wartawan Tak Bisa Dipolisikan Sebelum Jalur Dewan Pers Tuntas

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Sebuah babak baru dalam perlindungan hukum bagi jurnalis Indonesia resmi ditegakkan. Mahkamah Konstitusi (MK) melalui Putusan Nomor 145/PUU-XXIII/2025 mempertegas tafsir Pasal 8 UU Pers No. 40/1999, yang kini mewajibkan penyelesaian sengketa melalui mekanisme pers sebelum masuk ke ranah pidana maupun perdata. Praktisi Hukum, Advokat dan Mediator Brefly Wesly Siagian, S.H., C.Me, […]

  • Mendes PDTT, Yandri Susanto Gaet LPQQ Indonesia untuk Berantas Buta Huruf Al-Qur’an di Desa

    Mendes PDTT, Yandri Susanto Gaet LPQQ Indonesia untuk Berantas Buta Huruf Al-Qur’an di Desa

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto menegaskan komitmennya memberantas buta huruf Al-Qur’an di desa-desa seluruh Indonesia. Upaya ini diwujudkan melalui kolaborasi dengan Dewan Pengurus Pusat Lembaga Pembelajaran Qiroatil Qur’an Indonesia (DPP LPQQ Indonesia) sebagai mitra strategis dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) desa yang berkualitas. Menurut […]

  • IMG-20260917-WA0022

    Plot Twist: Bahagia Itu Skill, Bukan Bawaan Lahir

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2026
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Ada satu pertanyaan sederhana yang sering kita hindari: sebenarnya, apakah kita bisa belajar menjadi bahagia? Pertanyaan ini terdengar seperti materi seminar motivasi. Bahkan, ketika mendengar ada kelas kuliah yang khusus membahas kebahagiaan, sebagian orang mungkin langsung membayangkan ruangan penuh kutipan inspiratif, senyum lebar, dan nasihat agar selalu berpikir positif. Namun, bagaimana […]

  • IMG-20260819-WA0011

    Mahasiswa KKN-T IBDU 3 UNDIP Serahkan Peta Sebaran Kesenian, Kebun Kopi, dan Potensi Wisata Desa Wates kepada Kepala Desa Wates

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, WATES — Peta berjudul “Peta Persebaran Kesenian, Kebun Kopi, dan Potensi Wisata Desa Wates” tersebut secara resmi diserahkan kepada Kepala Desa Wates sebagai salah satu luaran Program Kerja Multidisiplin 2 mahasiswa KKN-T IBDU 3 UNDIP, bertempat di Balai Desa Wates. Sebuah peta tidak sekadar menggambarkan wilayah, tetapi juga dapat menjadi media untuk mengenali […]

  • IMG_0746

    Produktif atau Sekadar Lelah? Mitos Besar Budaya Hustle

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Dalam beberapa tahun terakhir, dunia kerja dihadapkan pada dua narasi besar yang saling berseberangan: budaya hustle dan work-life balance. Di satu sisi, budaya hustle memuja kerja keras tanpa henti, jam kerja panjang, dan pengorbanan waktu pribadi demi pencapaian karier. Di sisi lain, work-life balance menekankan keseimbangan antara pekerjaan, kehidupan pribadi, kesehatan mental, dan […]

  • ‎Komisi 1 DPRD Kota Sukabumi Dorong Efisiensi Anggaran dan Transparansi SKPD Tahun 2026

    ‎Komisi 1 DPRD Kota Sukabumi Dorong Efisiensi Anggaran dan Transparansi SKPD Tahun 2026

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kota Sukabumi – Komisi 1 DPRD Kota Sukabumi telah melakukan rangkaian kunjungan kerja ke berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berada di bawah lingkup koordinasinya. Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk menelaah program kerja tahun anggaran 2026, beserta potensi efisiensi anggaran yang dapat dicapai melalui evaluasi program. ‎Dalam kunjungan tersebut, Komisi 1 […]

expand_less