Indonesia–Serbia Perluas Kerja Sama Pekerja Migran, Beasiswa, dan Pertahanan
- account_circle Azkatia
- calendar_month 1 jam yang lalu

Indonesia dan Serbia juga sepakat mempercepat penyelesaian sejumlah perjanjian yang masih dalam proses. (Foto: Dok/Ist).
Lens IDN, Jakarta– Indonesia dan Serbia sepakat memperluas kerja sama di bidang perlindungan pekerja migran, pendidikan, sosial budaya, serta pertahanan. Penguatan kemitraan tersebut dibahas dalam Forum Konsultasi Bilateral (FKB) ke-5 Indonesia–Serbia yang berlangsung di Jakarta pada 10 Oktober.
Selain memperkuat hubungan ekonomi, kedua negara ingin mengembangkan kerja sama yang mendukung hubungan antarmasyarakat dan memberikan manfaat di berbagai sektor.
Pertemuan dipimpin bersama oleh Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI, Grata Endah Werdaningtyas, dan Asisten Menteri Luar Negeri untuk Kerja Sama Bilateral Kementerian Luar Negeri Serbia, Tamara Rastovac Siamašvili.
Penjajakan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
Salah satu agenda yang dibahas adalah penjajakan kerja sama antarpemerintah atau Government-to-Government (G2G) di bidang ketenagakerjaan.
Skema tersebut diharapkan dapat memperkuat perlindungan hukum bagi pekerja migran Indonesia yang bekerja di Serbia. Pembahasan lebih lanjut diperlukan untuk merumuskan mekanisme kerja sama dan aspek perlindungan yang dapat diterapkan.
Kerja sama ketenagakerjaan menjadi bagian dari upaya memperluas hubungan bilateral dengan tetap memperhatikan kepentingan warga negara dan kebutuhan kedua negara.
Program Beasiswa dan Dialog Antaragama
Di bidang pendidikan dan kebudayaan, Indonesia dan Serbia sepakat mengoptimalkan program beasiswa timbal balik. Program yang disebut dalam pembahasan meliputi Darmasiswa, Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI), serta beasiswa World in Serbia.
Pertukaran tersebut dapat menjadi sarana memperluas pemahaman budaya, meningkatkan hubungan antarmasyarakat, dan membuka kesempatan bagi peserta untuk mengenal bahasa serta tradisi kedua negara.
Indonesia dan Serbia juga menjadwalkan Indonesia–Serbia Bilateral Interfaith Dialogue (ISBID) ke-6 di Indonesia pada 2027. Dialog ini menjadi bagian dari agenda hubungan bilateral di bidang sosial dan keagamaan.
Kerja Sama Pertahanan Berlanjut
Dalam bidang pertahanan, kedua pihak berkomitmen melanjutkan implementasi nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Pertahanan yang ditandatangani pada 2011.
Ruang kerja sama yang disebutkan mencakup investasi bersama dan transfer teknologi dalam industri militer. Implementasi lebih lanjut akan bergantung pada pembahasan teknis dan kesepakatan kedua pihak.
Agenda pertahanan tersebut melengkapi pembahasan lain dalam FKB ke-5, yang juga mencakup kerja sama ekonomi, investasi, keamanan, dan perhubungan udara.
Sejumlah Dokumen Bilateral Mengalami Kemajuan
Forum mencatat dua perjanjian, masing-masing di bidang pertanian dan kearsipan, telah siap ditandatangani. Dua dokumen lainnya, yakni kerja sama antarkamar dagang dan industri serta Plan of Action Kerja Sama Bilateral periode 2026–2030, berpotensi segera disepakati.
Indonesia dan Serbia juga sepakat mempercepat penyelesaian sejumlah perjanjian yang masih dalam proses. Seluruh hasil pembahasan FKB ke-5 dituangkan dalam Record of Discussion (RoD).
Kedua negara selanjutnya akan menyelenggarakan FKB ke-6 di Serbia pada waktu yang akan ditentukan kemudian. Forum lanjutan ini diharapkan menjadi sarana untuk meninjau kemajuan dan mendorong implementasi kesepakatan bilateral.
- Penulis: Azkatia
- Sumber: https://kemlu.go.id/berita

