Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mahasiswa KKN-T IBDU 3 UNDIP Serahkan Peta Sebaran Kesenian, Kebun Kopi, dan Potensi Wisata Desa Wates kepada Kepala Desa Wates

Mahasiswa KKN-T IBDU 3 UNDIP Serahkan Peta Sebaran Kesenian, Kebun Kopi, dan Potensi Wisata Desa Wates kepada Kepala Desa Wates

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Rab, 19 Agu 2026

Lens IDN, WATES Peta berjudul “Peta Persebaran Kesenian, Kebun Kopi, dan Potensi Wisata Desa Wates” tersebut secara resmi diserahkan kepada Kepala Desa Wates sebagai salah satu luaran Program Kerja Multidisiplin 2 mahasiswa KKN-T IBDU 3 UNDIP, bertempat di Balai Desa Wates.

Sebuah peta tidak sekadar menggambarkan wilayah, tetapi juga dapat menjadi media untuk mengenali dan melestarikan kekayaan budaya serta potensi ekonomi sebuah desa. Pemikiran itulah yang mendasari penyusunan peta tematik yang disusun oleh Mega Dwi Irianti, mahasiswa Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, sebagai bagian dari program kerja multidisiplin KKN-T IBDU 3 UNDIP di Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Peta ini memetakan sebaran kesenian tradisional, kebun kopi, dan potensi wisata desa, sekaligus menjadi bagian dari program kerja dengan tema “Pengembangan Desa Wisata Budaya Desa Wates Berbasis Seni Lokal yang Berkelanjutan”. Program ini merupakan implementasi nyata dari SDG 11: Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), khususnya dalam upaya memperkuat pelestarian budaya lokal serta mendorong pengembangan potensi ekonomi dan pariwisata desa secara berkelanjutan.

Kesenian Tradisional di Tiga Dusun
Peta yang disusun mahasiswa menandai sebaran kesenian tradisional di tiga dusun utama, yaitu Dusun Sranti, Dusun Banaran, dan Dusun Deplongan, dengan simbol warna berbeda untuk setiap dusun sehingga konsentrasi kesenian di masing-masing wilayah dapat terlihat jelas.

Di Dusun Sranti, tercatat kesenian Soreng, Topeng Ireng, Warok, Reog, dan Ketoprak yang masing-masing memiliki sejarah dan masa perkembangan berbeda. Soreng merupakan pengembangan dari kesenian Prajuritan yang menggambarkan kegagahan pasukan Haryo Penangsang dengan gerakan lebih atraktif dan kostum lebih bervariasi.

Topeng Ireng mulai berkembang sekitar tahun 2018–2019 setelah terinspirasi kesenian rakyat Magelang, sementara Warok tumbuh pada periode yang sama dengan mengadaptasi gaya Temanggung yang lebih modern. Sebagian kesenian, seperti Soreng dan Reog, masih aktif dipentaskan dalam berbagai kegiatan budaya termasuk tradisi Saparan, sementara Ketoprak sudah tidak aktif lagi karena tidak adanya generasi penerus.

Dusun Banaran memiliki kesenian khasnya sendiri, yaitu Prajuritan, yang menggambarkan kisah peperangan Haryo Penangsang serta perjuangan Pangeran Diponegoro dalam melawan penjajah.

Kesenian ini memiliki pakem pertunjukan yang khas, melibatkan 21 orang penari laki-laki dan perempuan dari kalangan remaja yang menampilkan gerakan tari bernuansa keprajuritan secara serentak dan penuh semangat. Selain Prajuritan, terdapat pula Topeng Ireng Dewa Muda, yang memadukan unsur tari, musik, dan kostum atraktif dengan iringan musik yang terus dikembangkan mengikuti perkembangan zaman agar tetap relevan bagi generasi muda.

Dusun Banaran juga memiliki kesenian Warok, yang menampilkan sosok kesatria melalui gerakan tari tegas dan penuh tenaga, diiringi alunan gamelan serta kostum hitam khasnya yang menjadi ciri kekuatan dan kewibawaan sang tokoh. Ketiga kesenian ini menjadi identitas budaya yang terus dijaga dan diwariskan oleh masyarakat Dusun Banaran hingga saat ini.

Sementara itu, Dusun Deplongan dikenal dengan kekayaan kesenian rakyat yang beragam, di antaranya Kuda Lumping Satrio Turonggo Putra yang menampilkan atraksi tari kuda lumping dengan iringan musik dan unsur magis khas kesenian rakyat Jawa.

Selain itu terdapat pula kesenian Warok Lanang dan Warok Putri yang menggambarkan sosok penjaga dengan gerakan tari kuat dan berwibawa, serta kesenian Leak dan Jaranan Masal yang turut memperkaya khazanah pertunjukan rakyat di dusun ini. Tak ketinggalan, tokoh Nyi Kunti menjadi bagian penting dalam cerita rakyat setempat yang kerap dikaitkan dengan unsur mistis dalam berbagai pementasan kesenian di Dusun Deplongan. Keragaman kesenian ini menjadikan Dusun Deplongan sebagai salah satu pusat kekayaan budaya lokal di Desa Wates yang masih terus dilestarikan oleh warganya.

Potensi Kebun Kopi dan Wisata Desa
Selain aspek kesenian, peta ini juga menandai lokasi kebun kopi di beberapa titik desa, lengkap dengan kajian awal karakteristik tanah untuk budidaya kopi.

Hasil kajian menunjukkan tingkat salinitas tanah tergolong rendah dengan pH berkisar 6,4 hingga 7,6 — kondisi yang secara umum masih mendukung pertumbuhan tanaman kopi, meski perlu perhatian khusus pada lokasi dengan pH di atas 7. Titik kebun stroberi, peternakan sapi, serta Taman Makam Pahlawan turut ditandai sebagai potensi wisata tambahan Desa Wates.

Dilengkapi QR Code sebagai Media Informasi Digital

Peta hasil pemetaan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) ini disajikan dalam bentuk figura dan dilengkapi QR Code yang terhubung langsung ke informasi digital. Peta dicetak dan dipasang pada plang yang telah tersedia di depan Balai Desa Wates, sehingga dapat diakses dengan mudah oleh Pemerintah Desa, masyarakat, maupun pengunjung.

Kepala Desa Wates menyambut baik peta ini dan berharap keberadaannya dapat menjadi media informasi yang membantu masyarakat mengenali potensi wilayah, sekaligus mendukung pelestarian kesenian lokal serta pengembangan potensi kebun kopi dan wisata desa secara berkelanjutan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T IBDU 3 UNDIP berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi Desa Wates dalam mendukung pencapaian SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya pada upaya memperkuat upaya untuk melindungi dan menjaga warisan budaya dan alam dunia, sekaligus membuka jalan bagi pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG-20260310-WA0025

    Puncak Rangkaian Ramadhan, DEMA FDIKOM UIN Jakarta Gelar Pesantren Kilat di Kampung Pemulung Lebak Bulus

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Memasuki tahap akhir rangkaian kegiatan Ramadhan, Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (DEMA FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat di kawasan Kampung Pemulung, Lebak Bulus. Program ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam menghadirkan aktivitas Ramadhan yang tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga memberi manfaat nyata […]

  • Giant-Seawall-Tak-Hanya-Lindungi-Pesisir-Pemerintah-Dorong-Pertumbuhan-Ekonomi-Daerah-1024x683

    Presiden Prabowo Matangkan Giant Seawall Pantura, Siapkan Kawasan Ekonomi Baru untuk Lindungi Jutaan Warga

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Prabowo Subianto menerima sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/5/2026), untuk membahas percepatan pembangunan giant seawall atau tanggul laut raksasa di kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura). Proyek strategis nasional ini dirancang tidak hanya untuk melindungi kawasan pesisir dari ancaman banjir rob dan penurunan muka tanah, tetapi juga […]

  • WhatsApp Image 2025-12-09 at 21.38.50

    Safari Dakwah Alhabib Abdullah Alhabsyi di Kalsel–Kaltim Dukung Program 1.000 Rumah Tahfidz Gratis

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Banjarmasin – Alhabib Abdullah Alhabsyi dijadwalkan akan melaksanakan Safari Dakwah ke Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur dalam rangkaian kegiatan keagamaan yang mengusung misi besar membangun dan menyejahterakan 1.000 Rumah Tahfidz Gratis di seluruh Indonesia. Agenda dakwah ini akan berlangsung mulai 21 Desember 2025 hingga 20 Januari 2026. Safari dakwah ini diselenggarakan oleh Tim […]

  • WhatsApp Image 2026-02-10 at 10.58.12

    UMKM Dessert dari Kudus Ini Manfaatkan AI untuk Naik Kelas

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, KUDUS — Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin meluas ke berbagai sektor usaha, termasuk industri kuliner. Perkembangan ini mendorong pelaku usaha untuk mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan efisiensi operasional dan pemasaran. PT Indoboga Makmur Pratama, perusahaan pengembang usaha kemitraan yang berbasis di Kudus, memperkenalkan integrasi tujuh asisten AI pada lini usaha dessert […]

  • lagu nasional

    Sekjen PSSI Yunus Nusi Desak Aturan Royalti Lagu Nasional Dihapus

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, menanggapi kabar yang menyebutkan bahwa pemutaran lagu-lagu nasional, termasuk Indonesia Raya, Indonesia Pusaka, hingga Tanah Airku, akan dikenakan biaya royalti. Menurutnya, aturan tersebut tidak masuk akal dan justru mencederai semangat kebangsaan. Yunus menegaskan bahwa para pencipta lagu perjuangan tidak pernah mengharapkan imbalan materi. Lagu-lagu nasional […]

  • Garnacho Selebrasi Berlebihan, Kesalahan di Akhir Laga Bikin Brentford Samakan Kedudukan

    Garnacho Selebrasi Berlebihan, Kesalahan di Akhir Laga Bikin Brentford Samakan Kedudukan

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Alejandro Garnacho sempat menjadi sorotan setelah melakukan selebrasi penuh emosi di depan suporter Chelsea, seakan Chelsea telah mengunci kemenangan. Namun, momen euforia itu berbalik menjadi sorotan negatif ketika sang winger asal Argentina justru melakukan kesalahan krusial di menit-menit akhir pertandingan. Dalam laga sengit Premier League melawan Brentford, Garnacho tampak begitu percaya […]

expand_less