Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Inovasi Electric Trolley Sprayer diterapkan untuk menunjang Produktivitas Kelompok Tani Pakal di Kelurahan Benowo

Inovasi Electric Trolley Sprayer diterapkan untuk menunjang Produktivitas Kelompok Tani Pakal di Kelurahan Benowo

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025

Lens IDN, Surabaya – Kelurahan Benowo di Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, menunjukkan bahwa kegiatan pertanian masih dapat berjalan berdampingan dengan perkembangan kawasan perkotaan. Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Pakal terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman, termasuk dalam upaya mengurangi beban fisik dan meningkatkan efektivitas kerja melalui teknologi yang lebih ramah dan efisien.

Di tengah dinamika modernisasi ini, kebutuhan akan inovasi yang sederhana namun berdampak menjadi semakin penting, terutama terkait proses penyemprotan yang selama ini membutuhkan tenaga besar dan memakan waktu.Dari ruang akademik, gagasan baru muncul ketika mahasiswa Kegiatan pengabdian masyarakat Sub Kelompok 5 NR8 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mengembangkan Electric Trolley Sprayer—sebuah alat semprot elektrik berbasis troli yang dirancang untuk mengubah cara kerja petani dalam melakukan penyemprotan. Inovasi ini tidak hanya menjawab masalah beban alat semprot manual yang dipanggul, tetapi juga memperkenalkan pola kerja yang lebih ergonomis dan hemat tenaga. Dengan sistem roda yang stabil dan pompa listrik bertekanan konstan, alat ini membuka jalan menuju praktik pertanian yang lebih modern dan manusiawi.Kegiatan pelatihan penggunaan Electric Trolley Sprayer pada Minggu, 7 Desember 2025, yang berlangsung di Bozem Kelurahan Benowo, menjadi momentum penting dalam proses adopsi teknologi tersebut.

Didampingi Wakil Ketua Kelompok Tani Pakal, para petani mempelajari cara mengoperasikan alat, memahami keunggulannya, dan mencoba langsung teknik penyemprotan yang lebih terukur. Pelatihan ini memperlihatkan bahwa alat inovatif dapat diterima dengan baik apabila pengguna diberi kesempatan untuk mengenalnya secara langsung.

Ketua Kelompok Tani RW 3 Pakal, Pak Wahib, melihat inovasi ini sebagai bentuk dukungan nyata kepada petani yang tengah berjuang menyesuaikan diri dengan tantangan pertanian modern. Baginya, perubahan yang ditawarkan tidak sekadar berupa alat baru, tetapi juga semangat baru yang menegaskan bahwa petani tidak berjalan sendiri. Dengan kehadiran alat tersebut, pekerjaan penyemprotan menjadi lebih efisien, memungkinkan petani menghemat waktu dan tenaga sekaligus meningkatkan jangkauan kerja di lapangan.

Lebih jauh, kehadiran Electric Trolley Sprayer memiliki potensi yang melampaui batas pertanian. Struktur troli yang stabil dan pompa elektrik yang fleksibel menjadikannya dapat dimodifikasi untuk berbagai kepentingan umum, seperti penyemprotan disinfektan di fasilitas publik, pembersihan area lingkungan, atau pendistribusian cairan sanitasi dalam kegiatan sosial. Artinya, inovasi ini tidak hanya menyasar satu sektor, tetapi dapat berkontribusi pada kebutuhan masyarakat yang lebih luas.

Dengan demikian, Electric Trolley Sprayer tidak hanya dianggap sebagai alat bantu pertanian, tetapi sebagai prototipe teknologi multifungsi yang lahir dari pengamatan sederhana namun tajam terhadap kebutuhan masyarakat. Dari inovasi kecil yang digerakkan mahasiswa, lahirlah peluang besar bagi masa depan kerja yang lebih praktis, sehat, dan inklusif bagi seluruh warga.

 

*) Penulis adalah Erlangga Putra Dewangga, Mahasiswa Fakultas Teknik , Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usulan Ahmad Sahroni Soal KPK Konsultasi dengan Ketum Parpol Sebelum Tangkap Kader Picu Kontroversi

    Usulan Ahmad Sahroni Soal KPK Konsultasi dengan Ketum Parpol Sebelum Tangkap Kader Picu Kontroversi

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Pernyataan mengejutkan datang dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, yang menyulut perdebatan publik. Politikus Partai NasDem itu menyarankan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlebih dahulu memberi tahu ketua umum partai politik sebelum melakukan penangkapan terhadap kadernya yang diduga terlibat kasus korupsi. “Kalaupun mau tangkap, misalnya Bapak berkomunikasi dengan […]

  • Papua Gelar Temu Wicara Implementasi Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila: Perkuat Karakter Generasi Muda

    Papua Gelar Temu Wicara Implementasi Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila: Perkuat Karakter Generasi Muda

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jayapura – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua mengadakan Temu Wicara Implementasi Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila di seluruh satuan pendidikan se-Tanah Papua, Kamis (14/8). Kegiatan ini juga menghadirkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI melalui Deputi Bidang Pengkajian dan Implementasi PIP. Kepala BPMP […]

  • IMG-20251110-WA0011

    NasDem Jatim: Pengakuan untuk KH Kholil Merupakan Penghormatan bagi Dunia Pesantren

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, SURABAYA — DPW Partai NasDem Jawa Timur menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keputusan pemerintah yang menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Syaichona KH Kholil Bangkalan, ulama besar Madura yang dikenal sebagai guru para pendiri Nahdlatul Ulama sekaligus tokoh spiritual penting dalam sejarah kebangsaan Indonesia. Keputusan yang diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, 10 […]

  • KUHP Nasional

    Integrasi Core Crimes Dalam KUHP Nasional: Analisis De Minimis Tindak Pidana Khusus dan Implikasinya terhadap Sistem Hukum Pidana Indonesia

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Bintoro Wisnu Prasojo, Hakim PN Serui.
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Sistem hukum pidana Indonesia saat ini merupakan perpaduan antara hukum pidana warisan kolonial dan berbagai undang-undang pidana khusus (lex specialis) yang lahir setelah kemerdekaan. Keberadaan undang-undang pidana khusus ini, meskipun diperlukan untuk mengatasi perkembangan tindak pidana yang semakin kompleks dan spesifik, telah menimbulkan berbagai permasalahan, seperti disharmoni norma, tumpang tindih kewenangan […]

  • WhatsApp Image 2025-12-21 at 16.06.06

    Kepala Staf Kepresidenan M Qodari: Akad Massal FLPP Jadi Tonggak Penting Target Perumahan Nasional

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Banten — Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menilai pelaksanaan akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebagai tonggak penting dalam percepatan pencapaian target perumahan nasional. Akad massal sebanyak 50.030 unit FLPP yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan […]

  • IMG-20251110-WA0000

    Tujuh Nelayan Kangean Ditangkap Usai Tolak Survei Migas: Aliansi Nelayan Desak Pemerintah Hentikan Eksplorasi

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kangean — Ketegangan kembali memuncak di perairan Kepulauan Kangean setelah tujuh nelayan setempat ditangkap pada Selasa, 4 November 2025, ketika berupaya mengusir kapal survei seismik 3D yang diduga beroperasi tanpa izin berlaku. Kasus ini memicu desakan keras dari Aliansi Nelayan Kangean agar pemerintah pusat dan daerah menghentikan seluruh aktivitas eksplorasi migas di wilayah […]

expand_less