PC PMII DIY Terjemahkan Hasil PKL melalui Aksi Berbagi Makanan
- account_circle Azkatia
- calendar_month 9 jam yang lalu

PC PMII DIY menerjemahkan semangat kaderisasi ke dalam aksi sosial dengan membagikan makanan kepada masyarakat. (Foto: Dok/Ist).
Lens IDN, Yogyakarta — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PC PMII DIY) menerjemahkan semangat kaderisasi ke dalam aksi sosial dengan membagikan makanan kepada masyarakat pada Minggu (11/10/2026).
Kegiatan yang digelar di kawasan perempatan Balai Besar Diklat Kesejahteraan Sosial Yogyakarta itu berlangsung setelah pelaksanaan Pelatihan Kader Lanjut (PKL). Aksi tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan nilai kepedulian sosial yang ingin ditumbuhkan melalui proses kaderisasi.
PKL merupakan bagian dari upaya organisasi dalam memperkuat kapasitas intelektual, ideologis, dan kepemimpinan kader. Namun, PC PMII DIY memandang bahwa proses pembentukan kader juga perlu mendorong lahirnya kesadaran untuk terlibat dalam kehidupan masyarakat.
Ketua PC PMII DIY, Sahabat Moh. Faisal, menyampaikan bahwa kaderisasi tidak seharusnya hanya menghasilkan kader yang mampu berpikir kritis dan memahami berbagai persoalan. Kader juga diharapkan memiliki kepekaan sosial serta kemauan untuk mengambil peran dalam lingkungan sekitarnya.
“PKL bukan sekadar ruang untuk memperkuat kapasitas intelektual dan ideologis kader, melainkan juga momentum untuk menumbuhkan kepekaan sosial. Kami ingin nilai-nilai yang dipelajari selama proses kaderisasi tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi hadir dalam tindakan nyata di tengah masyarakat,” ujar Faisal.
Dalam konteks tersebut, pembagian makanan menjadi bentuk pengabdian yang dilakukan secara langsung. Meski sederhana, kegiatan ini membawa pesan bahwa gerakan mahasiswa perlu memiliki hubungan dengan realitas sosial di luar lingkungan organisasi.
Menurut Faisal, mahasiswa tidak cukup hanya mempelajari dan menganalisis persoalan masyarakat. Kesadaran yang terbentuk selama proses kaderisasi perlu diwujudkan melalui aktivitas yang menunjukkan kepedulian terhadap sesama.
Ia juga berharap kegiatan sosial dapat menjadi bagian berkelanjutan dari aktivitas kader, bukan sekadar agenda tambahan setelah pelatihan selesai.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial setelah PKL. Semangat berbagi dan kepedulian sosial harus terus dirawat dalam kerja-kerja pergerakan sehari-hari. Sebab, keberadaan organisasi mahasiswa harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
PC PMII DIY menempatkan kaderisasi dan gerakan sosial sebagai dua unsur yang saling berkaitan. Kaderisasi membangun karakter, kesadaran, dan tanggung jawab, sementara gerakan sosial menjadi ruang untuk mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut.
Melalui kegiatan berbagi makanan ini, PC PMII DIY berharap kader semakin memahami pentingnya pengabdian dalam kehidupan berorganisasi. Semangat kaderisasi diharapkan tetap hidup melalui tindakan nyata, termasuk kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan masyarakat.
- Penulis: Azkatia

