Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Prabowo Percepat Pendidikan Gratis, 164 Ribu Sekolah Negeri Jadi Sasaran

Prabowo Percepat Pendidikan Gratis, 164 Ribu Sekolah Negeri Jadi Sasaran

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Kam, 24 Sep 2026

Lens IDN, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mempercepat rencana penerapan pendidikan gratis di sekolah negeri sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Indonesia.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Pemerintah membahas langkah penerapan pendidikan gratis mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga pendidikan menengah.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, pendidikan gratis tersebut akan mencakup PAUD/TK, sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas atau kejuruan (SMA/SMK).

“Penerapan pendidikan gratis di sekolah negeri, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 164 ribu sekolah negeri pada jenjang tersebut di seluruh Indonesia,” ujar Teddy dalam keterangannya.

Dengan jumlah tersebut, rencana pendidikan gratis pemerintah akan mencakup satuan pendidikan negeri di berbagai daerah Indonesia. Kebijakan ini menjadi bagian dari agenda perluasan akses pendidikan agar masyarakat dapat memperoleh layanan pendidikan secara lebih luas.

Pemerintah Matangkan Kuliah Gratis di PTN

Selain pendidikan gratis pada jenjang sekolah, pemerintah juga menyiapkan perluasan kebijakan tersebut ke perguruan tinggi negeri (PTN).

Teddy menyampaikan bahwa pemerintah akan mematangkan rencana penerapan pendidikan tinggi negeri bebas biaya kuliah. Pembahasan tersebut mencakup komponen biaya seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan uang pangkal.

“Dalam 2–4 minggu ke depan, pemerintah akan mematangkan rencana penerapan Pendidikan Tinggi Negeri bebas biaya kuliah, termasuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan uang pangkal,” kata Teddy.

Artinya, pembahasan pendidikan gratis tidak hanya berhenti pada jenjang sekolah, tetapi juga diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi negeri.

Pemerintah Bentuk Direktorat Jenderal Pesantren

Dalam rapat yang sama, pemerintah juga menyoroti penguatan pendidikan pesantren. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di bawah Kementerian Agama.

Pembentukan Ditjen Pesantren tersebut ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 152 Tahun 2024 tentang Kementerian Agama.

Kementerian Agama menjelaskan bahwa direktorat jenderal baru tersebut secara khusus mewadahi urusan pesantren. Pembentukan kelembagaan ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap keberadaan dan perkembangan pondok pesantren di Indonesia.

Perluasan Akses Pendidikan Nasional

Rangkaian kebijakan tersebut menunjukkan adanya agenda pemerintah untuk memperluas akses pendidikan melalui sejumlah jalur, mulai dari pendidikan dasar dan menengah, pendidikan tinggi negeri, hingga penguatan kelembagaan pesantren.

Pemerintah juga akan melakukan pematangan terhadap skema pendidikan gratis sebelum diterapkan secara lebih luas. Untuk pendidikan tinggi negeri, pemerintah menargetkan pembahasan teknis dapat dimatangkan dalam waktu 2–4 minggu.

Teddy menegaskan bahwa langkah tersebut diarahkan untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memastikan berbagai jalur pendidikan memperoleh perhatian dan dukungan pemerintah.

Dengan demikian, rencana pendidikan gratis yang tengah dipercepat pemerintah mencakup dua agenda besar, yakni penerapan pendidikan gratis di sekitar 164 ribu sekolah negeri pada jenjang PAUD/TK hingga SMA/SMK serta pematangan skema bebas biaya kuliah di perguruan tinggi negeri.

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2025-12-15 at 19.43.41

    Thrifting Merajarela : Dampak Pertumbuhan Bisnis Thrifting terhadap Industri Fashion Lokal di Indonesia

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Dalam tren fashion bisnis thrifting atau pakaian bekas ini sudah mulai memasuki Indonesia pada tahun 90-an. Bisnis yang dimulai dari kota Bandung ini terus merambah hingga menjangkau seluruh Indonesia tepatnya ketika pandemi COVID-19 melanda. Pertumbuhan bisnis thrifting membuat banyak anak muda hingga pengusaha menengah yang mulai melirik pertumbuhan bisnis tersebut. Namun, […]

  • Pertanian

    Harapan dan Tantangan Pertanian Masa Depan Kecerdasan Buatan

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Bayangkan seorang petani di pelosok Kalimantan yang tidak perlu lagi bangun subuh untuk memeriksa kelembapan tanah atau kadar CO₂ di dalam greenhouse-nya. Sebuah perangkat kecil seukuran telapak tangan  tertancap di sudut kebun, secara otomatis membaca kondisi lingkungan, memproses data, dan mengaktifkan sistem irigasi tanpa menunggu perintah manusia. Inilah janji besar dari apa […]

  • Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman, Pegadaian Kanwil IX Tegaskan Komitmen Layanan

    Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman, Pegadaian Kanwil IX Tegaskan Komitmen Layanan

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Di tengah tren persediaan emas global yang mulai mengetat akibat lonjakan permintaan, PT Pegadaian menegaskan bahwa kebutuhan emas untuk mendukung bisnis Bullion Bank tetap aman dan terkendali. Hal ini sekaligus meluruskan berbagai pemberitaan negatif terkait isu keterbatasan pasokan emas di pasar domestik. Head of Bullion Business Division Pegadaian, Kadek Eva Suputra, […]

  • IMG20260629150201.jpg

    Dukung Digitalisasi Koperasi Simpan Pinjam, Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan Sistem Manajemen dan Monitoring Berbasis Website di Koperasi New Kospin Jaya

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Tangerang Selatan – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang berhasil mengembangkan Sistem Manajemen dan Monitoring Koperasi Simpan Pinjam Berbasis Website di Koperasi New Kospin Jaya sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung transformasi digital pada sektor koperasi. Pengembangan sistem ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan kegiatan akademik yang bertujuan memberikan solusi terhadap permasalahan administrasi koperasi yang […]

  • Dr. Daniel Susilo

    Riset Anti-Pembajakan Film Berlanjut, Tim Dr. Daniel Susilo Lakukan Uji Coba di Medan

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Medan – Penelitian nasional untuk memerangi pembajakan film kembali berlanjut di Medan. Tim riset yang dipimpin pakar komunikasi Dr. Daniel Susilo menggelar uji coba modul literasi digital di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU). Kegiatan ini menjadi bagian dari Penelitian Terapan Kompetitif Nasional yang didanai DPPM Kemdiktisaintek dan […]

  • WhatsApp Image 2025-12-12 at 13.29.09

    Mahasiswa D4 Akuntansi UM Tingkatkan Kapasitas UMKM Lewat Penyusunan Anggaran dan Laporan Keuangan untuk Dukung SDGs 8

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Malang — Mahasiswa Program Studi D4 Akuntansi Universitas Negeri Malang melaksanakan kegiatan pendampingan UMKM bertajuk “Penyusunan Anggaran UMKM Bebas Korupsi sebagai Strategi Mencapai SDGs 8” di Geprek Factory, Jl. Sunan Kalijaga No. 356A, Kota Malang, 9 Desember 2025. Kegiatan ini disusun sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang diampu oleh Ibu Elisa […]

expand_less