Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Refleksi Hari Kartini di RRI Pro 1, Ketua KOHATI Banjarmasin Soroti Tantangan Struktural dan Kemandirian Ekonomi Perempuan

Refleksi Hari Kartini di RRI Pro 1, Ketua KOHATI Banjarmasin Soroti Tantangan Struktural dan Kemandirian Ekonomi Perempuan

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026

Lens IDN, Banjarmasin – Memperingati momentum Hari Kartini, Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Banjarmasin menekankan bahwa perjuangan perempuan masa kini telah bergeser dari sekadar akses pendidikan menuju tantangan kemandirian ekonomi dan penghapusan hambatan struktural. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum KOHATI Cabang Banjarmasin, Anisa Razak Khairina, dalam diskusi “NGOBRAS” di RRI Pro 1 Banjarmasin, Senin (20/04) malam.

Dalam diskusi bertajuk “Perempuan dan Pendidikan, Melanjutkan Mimpi Kartini”, Anisa memaparkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 yang menunjukkan anomali dalam dunia kerja Indonesia. Meski proporsi lulusan perguruan tinggi perempuan yang mencapai 14% telah melampaui laki-laki di angka 12%, Angka Partisipasi Angkatan Kerja (APAK) perempuan masih tertinggal jauh di kisaran 53-55%, berbanding terbalik dengan partisipasi laki-laki yang mencapai lebih dari 80%.

“Kartini telah berhasil membuka pintu pendidikan bagi kita semua. Namun, tugas generasi hari ini adalah memastikan pendidikan tersebut bertransformasi menjadi kemandirian ekonomi. Tanpa kemandirian finansial, perempuan akan sulit memiliki posisi tawar yang kuat dalam pengambilan keputusan, baik di lingkup domestik maupun publik,” ujar Anisa Razak Khairina.

Lebih lanjut, Anisa menyoroti bahwa hambatan perempuan tidak hanya datang dari sisi internal, tetapi juga melalui regulasi nasional yang kurang inklusif. Ia mengkritisi implementasi UU Ketenagakerjaan terkait skema biaya cuti melahirkan yang masih menjadi beban penuh pihak pengusaha. Argumen ini diperkuat oleh temuan Bank Dunia (World Bank) dalam laporan bertajuk “Reformasi untuk Indonesia yang Formal dan Makmur”, yang menyebutkan bahwa kewajiban pendanaan cuti oleh pemberi kerja secara tidak langsung memicu tren insentif diskriminatif dalam rekrutmen pekerja perempuan. Kondisi struktural ini dianggap sebagai tembok yang menghambat keterwakilan perempuan di posisi manajerial yang saat ini baru menyentuh angka 32%.

Sebagai langkah konkret, KOHATI Cabang Banjarmasin secara konsisten mendorong penguatan konsep diri bagi perempuan agar mereka mampu “selesai dengan dirinya sendiri”. Anisa menekankan bahwa dengan mengenal identitas, potensi, serta nilai dirinya secara utuh, suara perempuan akan menjadi lebih berbobot dan didengar karena berpijak pada karakter yang kuat. Selain penguatan psikologis, KOHATI juga terus mendorong penguasaan literasi digital dan keterampilan praktis (soft skills), serta menyiapkan aksi nyata melalui rencana audiensi dengan pemerintah daerah terkait program beasiswa bagi warga putus sekolah di Banjarmasin.

Melalui momentum Hari Kartini ini, KOHATI Banjarmasin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan ekosistem yang lebih inklusif. Anisa menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi, namun kemandirian ekonomi yang didasari oleh konsep diri yang matang adalah tujuan utama agar perempuan dapat menjadi pilar kemajuan bangsa yang berdaya secara utuh.

Tentang KOHATI Cabang Banjarmasin:

Korps HMI-Wati (KOHATI) adalah badan khusus Himpunan Mahasiswa Islam yang fokus pada pembinaan, pengembangan, dan advokasi isu-isu keperempuanan serta anak di tingkat lokal maupun nasional.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timothy Anugerah Saputra

    Keadilan yang Tertunda: Menakar Kasus Perundungan Timothy Anugerah Saputra dari Perspektif Hukum dan Kegagalan Sistemik

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Kasus tragis yang menimpa Timothy Anugerah Saputra, seorang mahasiswa yang kehilangan nyawanya akibat perundungan, telah mengguncang nurani bangsa. Tragedi ini bukan hanya tentang hilangnya satu nyawa muda yang penuh potensi, melainkan juga potret buram dari kegagalan sistem hukum dan dunia pendidikan dalam memberikan perlindungan terhadap warganya. Peristiwa ini menegaskan bahwa kekerasan […]

  • SKIES

    Debut Pertama SKIES, Live Show di Broadway Flavorbliss Alam Sutera, Membawakan Lagu dari EP Heartfelt

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Tangerang – Duo pop alternatif SKIES resmi menandai debut live show perdananya di panggung Broadway Flavorbliss Alam Sutera, membawakan dua lagu baru dari EP terbaru mereka bertajuk Heartfelt. Dibentuk oleh Yusuf Abdul Rozak dan Akmal Fattan Amanullah, mereka tampil untuk pertama kalinya di hadapan publik dengan energi yang hangat dan aransemen penuh emosi. […]

  • Jack Grealish Dipinjamkan ke Everton, David Moyes Yakin Bisa Jadi Jalan Kembali ke Timnas Inggris

    Jack Grealish Dipinjamkan ke Everton, David Moyes Yakin Bisa Jadi Jalan Kembali ke Timnas Inggris

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Jack Grealish tidak masuk dalam skuad Inggris pada turnamen internasional terakhir, namun manajer kawakan David Moyes menilai kepindahannya ke Everton bisa menjadi momentum kebangkitan sang gelandang. Moyes bahkan meyakini Grealish mampu meniru kisah sukses Jesse Lingard yang kembali ke panggung internasional setelah menjalani masa pinjaman. Grealish resmi bergabung dengan Everton dengan […]

  • Persik Kediri Bidik Kemenangan Lawan PSBS Biak, Ong Kim Swee Tekankan Konsistensi Tim

    Persik Kediri Bidik Kemenangan Lawan PSBS Biak, Ong Kim Swee Tekankan Konsistensi Tim

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kediri – Persik Kediri berambisi meraih poin penuh saat melakoni laga tandang menghadapi PSBS Biak pada lanjutan kompetisi Super League 2025/2026, yang akan digelar pada Jumat, 29 Agustus 2025. Kemenangan menjadi harga mati bagi Macan Putih demi menjaga persaingan dan tidak semakin tertinggal dari kontestan lainnya. Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee, menegaskan […]

  • WhatsApp Image 2025-10-15 at 14.41.24

    East Borneo International Folklore Festival 2025: Diplomasi Budaya Indonesia

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Diplomasi di era modern tidak lagi terbatas pada ruang negosiasi antar pejabat. Kini, pesan perdamaian dan kerja sama juga dapat disampaikan lewat film, musik, tarian dan berbagai ekspresi budaya. Salah satu bentuk strategi diplomasi budaya yaitu East Borneo International Folklore Festival (EBIFF) 2025 menjadi contoh menarik bagaimana Indonesia memanfaatkan seni dan […]

  • WhatsApp Image 2026-01-15 at 07.48.47

    Perda Pekerja Migran Dinilai Jadi Solusi Strategis Tekan Pengangguran di Kota Sukabumi

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Sukabumi – Persoalan pengangguran di Kota Sukabumi tidak lagi dapat dipandang sebatas data statistik, melainkan realitas sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari lulusan baru yang belum terserap dunia kerja, anak muda yang bertahan di sektor informal, hingga pencari kerja yang terpaksa merantau ke luar daerah karena keterbatasan lapangan pekerjaan lokal. Wakil […]

expand_less