UMKM Dessert dari Kudus Ini Manfaatkan AI untuk Naik Kelas
- account_circle Azkatia
- calendar_month 17 jam yang lalu

PT Indoboga Makmur Pratama, perusahaan pengembang usaha kemitraan yang berbasis di Kudus. (Foto: Dok/Ist).
Lens IDN, KUDUS — Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin meluas ke berbagai sektor usaha, termasuk industri kuliner. Perkembangan ini mendorong pelaku usaha untuk mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan efisiensi operasional dan pemasaran.
PT Indoboga Makmur Pratama, perusahaan pengembang usaha kemitraan yang berbasis di Kudus, memperkenalkan integrasi tujuh asisten AI pada lini usaha dessert Sundae Everydae. Sistem tersebut dirancang agar dapat diakses melalui aplikasi pesan WhatsApp, sehingga mitra usaha dapat memanfaatkan fitur pendukung operasional melalui percakapan digital tanpa memerlukan aplikasi tambahan.
Menurut keterangan manajemen perusahaan, langkah ini dilakukan untuk mempermudah penggunaan teknologi bagi pelaku usaha, khususnya mitra yang menjalankan usaha skala kecil dan menengah. Melalui sistem tersebut, mitra dapat memperoleh dukungan terkait analisis lokasi usaha, pembuatan materi visual, hingga strategi pemasaran digital.
Dyah Ayu, perwakilan manajemen PT Indoboga Makmur Pratama, menyampaikan bahwa pengembangan sistem ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menyesuaikan model kemitraan dengan perkembangan teknologi digital. “Pendekatan berbasis percakapan dipilih karena dinilai lebih mudah diakses oleh mitra usaha dalam menjalankan operasional sehari-hari,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (10/2).
Satu Akses WhatsApp dengan Beragam Fungsi AI
Melalui satu akses percakapan WhatsApp, mitra Sundae Everydae dapat berinteraksi dengan tujuh asisten AI yang memiliki fungsi berbeda. Zavira digunakan untuk analisis potensi dan kelayakan lokasi usaha, ANa untuk pembuatan materi visual promosi, serta Aurell untuk penyusunan caption dan materi komunikasi pemasaran. Selain itu, Sherly berfokus pada strategi promosi dan kampanye, Aletta pada pengelolaan iklan digital, Callysta sebagai asisten konsultasi operasional, dan Melody untuk optimalisasi penjualan melalui marketplace.
Pengamat industri menilai bahwa integrasi teknologi berbasis AI dalam usaha makanan dan minuman mulai berkembang seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi dan standarisasi operasional, terutama pada usaha berbasis kemitraan yang tersebar di berbagai daerah.
Hingga awal tahun 2026, PT Indoboga Makmur Pratama terus mengembangkan jangkauan operasionalnya dari Kudus ke berbagai wilayah di Indonesia. Penggunaan teknologi berbasis percakapan ini menjadi salah satu pendekatan yang digunakan perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan pola bisnis yang semakin digital.
Informasi mengenai profil perusahaan dan pengembangan brand Sundae Everydae tersedia melalui situs resmi perusahaan ibmp.co.id.
- Penulis: Azkatia
