Bangun Kampus Aman dan Inklusif, P2KBK Bekali FEB UPN “Veteran” Jatim dengan Strategi Pencegahan Kekerasan
- account_circle Azkatia
- calendar_month Sel, 12 Mei 2026

Tim P2KBK (Pusat Pencegahan dan Pananganan Kekerasan & Bimbingan Konseling) memberikan pengarahan kepada FEB UPN "Veteran" Jawa Timur. (Foto: Dok/Ist).
Lens IDN, Surabaya – Tim P2KBK (Pusat Pencegahan dan Pananganan Kekerasan & Bimbingan Konseling) memberikan pengarahan kepada sivitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPN “Veteran” Jawa Timur dalam kegiatan bertema “Pencegahan dan Penanganan Kekerasan serta Bimbingan Konseling”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa terkait pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Pengarahan ini menjadi bagian dari upaya preventif sekaligus kuratif dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan psikologis di lingkungan akademik. Dengan pendekatan edukatif, peserta diajak memahami peran masing-masing dalam mencegah terjadinya kekerasan. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Dalam sesi materi, Tim P2KBK menjelaskan berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan kampus, termasuk kekerasan verbal, psikologis, hingga kekerasan berbasis gender. Selain itu, disampaikan pula mekanisme pelaporan serta prosedur penanganan yang harus dilakukan apabila terjadi kasus kekerasan. Materi bimbingan konseling juga diberikan sebagai bekal untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental. Peserta dibimbing untuk memahami teknik dasar konseling serta cara memberikan dukungan kepada individu yang mengalami tekanan psikologis. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat sistem perlindungan dan dukungan di lingkungan kampus.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 3 (Good Health and Well-being) dan tujuan 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions). Melalui edukasi pencegahan kekerasan dan penguatan layanan konseling, kampus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang sehat secara mental dan sosial. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kampus yang berintegritas dan berkeadilan. Dengan demikian, peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial. Hal ini memperkuat posisi kampus dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Dari sisi kelembagaan, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya pada aspek peningkatan kualitas pembelajaran dan pengalaman mahasiswa di luar kelas. Keterlibatan aktif sivitas akademika dalam kegiatan ini mencerminkan implementasi IKU yang berorientasi pada pembelajaran kontekstual dan penguatan soft skills. Selain itu, sinergi antara Tim P2KBK dan FEB UPN “Veteran” Jawa Timur menunjukkan adanya kolaborasi internal yang kuat dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan kampus yang semakin aman, sehat, dan suportif.
(Putri Dwi Aprilia Nur Khasanah).
- Penulis: Azkatia

