Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Lewat Otak-Otak Ikan Asap, Mahasiswa Untag Surabaya Dongkrak Nilai Jual UMKM di Gresik

Lewat Otak-Otak Ikan Asap, Mahasiswa Untag Surabaya Dongkrak Nilai Jual UMKM di Gresik

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sen, 13 Jul 2026

Lens IDN, Gresik Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat, mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG) melaksanakan program inovasi produk olahan ikan asap menjadi otak-otak ikan asap di rumah produksi UMKM Bakul Ikan Asap milik Ibu Yeni, Desa Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Program ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk olahan ikan asap melalui diversifikasi produk sehingga mampu meningkatkan daya saing UMKM dan memperluas peluang pemasaran.

Kegiatan yang dilaksanakan bersama mitra UMKM Ibu Yeni selaku pelaku usaha bakul ikan asap ini berada di bawah supervisi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rizki Dwi Bakhtiar Surin, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Program pengabdian ini melibatkan mahasiswa lintas program studi, yaitu Mokhamad Rafi Febrianto, Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik), Ismail Nabhan, Program Studi Teknologi Rekayasa Manufaktur Fakultas Vokasi), serta Adeline Rara W, Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis).

Metode pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan mitra, observasi proses produksi ikan asap, diskusi mengenai potensi pengembangan produk, formulasi resep otak-otak ikan asap, praktik pembuatan produk bersama mitra, evaluasi rasa, tekstur, dan kualitas produk, hingga pemberian pendampingan mengenai pengemasan serta strategi pemasaran. Selain itu, tim juga memberikan edukasi mengenai pentingnya inovasi produk sebagai salah satu strategi meningkatkan daya saing UMKM di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Menurut Ibu Yeni selaku mitra UMKM Bakul Ikan Asap, “Sebelumnya kami hanya menjual ikan asap dalam bentuk utuh sehingga pilihan produk masih terbatas. Dengan adanya inovasi otak-otak ikan asap ini, kami memiliki produk baru yang lebih menarik bagi konsumen. Saya berharap produk ini dapat dipasarkan lebih luas sehingga mampu meningkatkan pendapatan usaha kami.”

Kehadiran inovasi sambal ikan asap ini membawa perubahan besar bagi bisnisnya. Sebelumnya, ia hanya memasarkan ikan asap utuh dengan keuntungan yang tipis.
Rizky Dwi Bakhtiar Surin, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku Dosen Pembimbing Lapangan mengatakan, “Pengabdian masyarakat bukan hanya sekadar memberikan solusi kepada mitra, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam menyelesaikan permasalahan nyata di masyarakat.

Inovasi otak-otak ikan asap ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperkuat daya saing UMKM Desa Sukorejo.”. Inti dari program ini bukan hanya mengenalkan inovasi produk baru, melainkan juga mengubah cara pandang warga dalam mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.

Mokhamad Rafi Febrianto menjelaskan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa karena dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan secara langsung kepada masyarakat. Kolaborasi lintas disiplin ilmu antara bidang sistem dan teknologi informasi, teknologi rekayasa manufaktur, dan manajemen menjadi kekuatan utama dalam menghasilkan inovasi produk yang tidak hanya layak diproduksi, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan secara komersial.

Berdasarkan hasil wawancara dengan ibu Laras selaku Sekretaris Desa Sukorejo, beliau menyampaikan bahwa, “Saya sangat mendukung inovasi otak-otak ikan asap yang dikembangkan oleh mahasiswa. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan nilai jual ikan asap, tetapi juga dapat memanfaatkan sisa hasil penjualan ikan yang sebelumnya kurang termanfaatkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah.

Harapannya, inovasi seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga mampu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM di Desa Sukorejo.”

Selain proses pembuatan, program ini juga mengedukasi mitra mengenai peluang ragam olahan ikan, teknik pengemasan, dan pemasaran praktis. Mokhamad Rafi Febrianto menyampaikan bahwa terjun langsung ke desa memberikan pengalaman berharga dalam mengurai masalah nyata.

Aktivitas ini sukses menjadi jembatan antara teori kuliah dengan realitas, sekaligus efektif dalam mengasah kepedulian sosial mereka.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berhasil menghasilkan inovasi produk berupa otak-otak ikan asap yang diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil olahan ikan asap milik UMKM Bakul Ikan Asap Desa Sukorejo.

Kedepannya, inovasi ini diharapkan dapat terus dikembangkan, diproduksi secara berkelanjutan, serta menjadi salah satu produk unggulan desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

*) Penulis adalah Mokhamad Rafi Febrianto, Mahasiswa Sistem dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknologi Elektrodan Informatika Cerdas, Universitas 17 Agustus Surabaya. 

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2026-01-06 at 20.50.01

    Diprediksi Sebelum Memilih, Ketika Algoritma Tahu Kita Lebih Dari Diri Sendiri

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Algoritma pemasaran modern tidak hanya memantau apa yang Anda klik atau beli. Mereka mengumpulkan data dari setiap interaksi digital Anda, durasi Anda menatap suatu gambar, kecepatan scrolling, bahkan pola napas saat menggunakan perangkat yang terhubung dengan sensor. Di balik layar, perusahaan teknologi dan pemasar membangun citra digital yang begitu akurat tentang […]

  • Masa Depan Akuntansi di Indonesia 2025

    Tantangan Ekonomi dan Masa Depan Akuntansi di Indonesia 2025

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Memasuki pertengahan tahun 2025, perekonomian Indonesia berada pada fase yang penuh tantangan. Gelombang ketidakpastian global, perubahan kebijakan fiskal, hingga fluktuasi nilai tukar rupiah menjadi latar belakang yang memengaruhi hampir seluruh sektor industri. Namun, di tengah riuhnya isu makroekonomi, ada satu aspek penting yang kerap terabaikan, padahal menjadi tulang punggung kepercayaan pasar […]

  • kkkkm

    Cegah Perundungan Sejak Dini, Tim KKN Untidar Gelar Edukasi Karakter di SDN Tidar 3

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Magelang – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar (Untidar) Kelurahan Tidar Selatan Periode Januari-Februari 2026 menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai Pendidikan Karakter dan Bahaya Bullying (perundungan) di SDN Tidar 3, Kota Magelang, pada Jumat (9/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah mulai pukul 07.00 hingga 09.30 WIB ini diikuti dengan antusias […]

  • IMG-20260302-WA0039

    Ibu Dina Lorenza Sidak Puskesmas Sobo Banyuwangi, Temuan Penting Terkait Layanan Kesehatan Warga

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Banyuwangi- Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan dan menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, Ibu Dina Lorenza melakukan kunjungan kerja dengan meninjau langsung Puskesmas Sobo di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas pelayanan kesehatan, kualitas layanan medis, serta kesiapan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada […]

  • IMG_4633

    Aliya Salma Abadikan Kejujuran Perasaan Remaja Lewat Single Debut “Polaroid”

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Entertainment – Industri musik tanah air kembali kedatangan talenta muda berbakat. Aliya Salma, penyanyi muda berusia 13 tahun, resmi memperkenalkan diri melalui single debutnya yang bertajuk “Polaroid”. Dirilis di bawah label Bluemoon dan diproduseri oleh Jerrico Ev , lagu ini menawarkan perspektif segar mengenai kemurnian perasaan pertama di masa remaja. Simbolisme Kenangan yang […]

  • BPR Fianka Rezalina Fatma Meraih 2 Penghargaan Bergengsi Pada Event Info Bank Award 2025

    BPR Fianka Rezalina Fatma Meraih 2 Penghargaan Bergengsi Pada Event Info Bank Award 2025

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – PT BPR Fianka Rezalina Fatma kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah perbankan nasional. Pada ajang Infobank Award 2025 yang diselenggarakan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, pada tanggal 29 Agustus 2025 . BPR Fianka berhasil meraih penghargaan dengan predikat “Sangat Bagus” dalam kategori BPR Aset Rp100 Miliar – < Rp250 Miliar. Tidak […]

expand_less