Desakan Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Sri Mulyani Jadi Sorotan Utama
- account_circle Azkatia
- calendar_month Rab, 27 Agu 2025

Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Dok/Ist).
Lens IDN, Jakarta – Suasana politik nasional kian dinamis di awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Isu perombakan kabinet atau reshuffle kembali mengemuka setelah pengamat politik sekaligus Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Menurut Syahganda, langkah fiskal yang dijalankan Sri Mulyani dianggap tidak sejalan dengan janji politik Prabowo yang menekankan keberpihakan pada rakyat kecil. Ia menyoroti rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen serta kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang berpotensi membebani masyarakat. “Kebijakan ini berpotensi menimbulkan keresahan publik dan mengganggu stabilitas pemerintahan. Presiden sebaiknya segera melakukan reshuffle sebelum situasi semakin panas,” ujarnya.
Meski demikian, pihak Istana menepis kabar adanya rencana perombakan kabinet dalam waktu dekat. Presiden Prabowo menegaskan isu reshuffle bukan berasal dari lingkaran internal pemerintah, melainkan lebih banyak digulirkan oleh pihak luar yang berkepentingan masuk ke kabinet. “Kabinet ini tetap solid, tidak ada rencana reshuffle,” tegasnya.
Pernyataan serupa juga disampaikan Menteri Sekretaris Negara yang menilai rumor tersebut tidak berdasar. Dukungan terhadap stabilitas kabinet juga datang dari sejumlah menteri, termasuk Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono, yang menegaskan bahwa kinerja kolektif pemerintahan saat ini berjalan cukup baik.
Di sisi lain, laporan DPR hingga saat ini tidak menunjukkan adanya desakan resmi untuk mengganti menteri. Hal ini memperkuat sinyal bahwa Presiden Prabowo masih akan mempertahankan komposisi kabinetnya.
Dengan memanasnya wacana reshuffle, publik kini menunggu langkah politik Prabowo: apakah ia akan tetap mempertahankan tim yang ada, atau mengambil keputusan strategis demi meredam kritik dan menjaga stabilitas politik.
- Penulis: Azkatia