Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Edukasi Warga Ngagel Rejo, Perkuat Keadilan Konsumen Lewat UUPK

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Edukasi Warga Ngagel Rejo, Perkuat Keadilan Konsumen Lewat UUPK

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Sen, 8 Des 2025

Lens IDN, Surabaya– Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 kembali melaksanakan program penyuluhan masyarakat dengan fokus pada penguatan literasi hukum. Kegiatan penyuluhan yang dipimpin oleh Ketua Pelasana Alfi Hendartama ini berlangsung di RW 4 Kelurahan Ngagel Rejo, Surabaya, 06 Desember 2025, dengan mengangkat tema penting: Hukum Perlindungan Konsumen.

Program ini didasari oleh temuan bahwa pengembangan pesat dalam sektor perdagangan modern, terutama melalui digitalisasi, secara simultan meningkatkan potensi risiko dan kerentanan yang dihadapi oleh konsumen. Konsumen sering kali berada pada posisi lemah, sehingga dibutuhkan kepastian hukum.

Penyuluhan ini menekankan bahwa dasar hukum utama untuk menjamin kepastian, keadilan, dan keseimbangan dalam hubungan konsumen–pelaku usaha adalah Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Hukum ini berfungsi melindungi hak konsumen, mencegah praktik merugikan, dan meningkatkan tanggung jawab pelaku usaha.

Secara filosofis, hukum perlindungan konsumen berakar pada Nilai Pancasila tentang kemanusiaan dan keadilan. Penyuluhan Hukum Perlindungan Konsumen oleh mahasiswa Fakultas Hukum UNTAG Surabaya di Ngagel Rejo telah menegaskan satu hal: hukum bukan lagi menara gading yang jauh, melainkan tameng vital dalam setiap transaksi harian kita. Dengan memahami UUPK 1999, warga kini tahu bahwa mereka tidak lagi berada pada posisi lemah.

Inilah inti dari keadilan konsumen: setiap warga negara memiliki hak fundamental atas keamanan, kenyamanan, dan informasi yang benar, sebagaimana dijamin Pasal 4 UUPK. Lebih dari sekadar daftar hak, sosialisasi ini membuka mata bahwa pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga korporasi besar, wajib beritikad baik, menjamin mutu produk, dan bertanggung jawab penuh.

Program ini adalah langkah krusial untuk mengatasi tantangan rendahnya kesadaran hukum masyarakat dan merupakan fondasi kuat untuk menciptakan keadilan dan kepastian hukum dalam setiap sendi transaksi ekonomi di Surabaya.” Penyelesaian sengketa dapat ditempuh melalui jalur Litigasi (Pengadilan) atau Non-Litigasi melalui BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen), termasuk melalui Mediasi, Konsiliasi, dan Arbitrase.

“Tujuan kami adalah membantu Warga Kelurahan Ngagel Rejo Kota Surabaya menghadapi tantangan seperti rendahnya kesadaran konsumen dan lemahnya efek jera bagi pelaku usaha.” jelas Alfi Hendartama Selaku Ketua Pelaksana.

Melalui program ini, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya sekali lagi membuktikan bahwa keberadaan mereka dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, memastikan hak-hak konsumen dan kewajiban pelaku usaha terpenuhi.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2025-12-21 at 16.06.06

    Kepala Staf Kepresidenan M Qodari: Akad Massal FLPP Jadi Tonggak Penting Target Perumahan Nasional

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Banten — Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menilai pelaksanaan akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebagai tonggak penting dalam percepatan pencapaian target perumahan nasional. Akad massal sebanyak 50.030 unit FLPP yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan […]

  • KUHP Nasional

    Integrasi Core Crimes Dalam KUHP Nasional: Analisis De Minimis Tindak Pidana Khusus dan Implikasinya terhadap Sistem Hukum Pidana Indonesia

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Bintoro Wisnu Prasojo, Hakim PN Serui.
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Sistem hukum pidana Indonesia saat ini merupakan perpaduan antara hukum pidana warisan kolonial dan berbagai undang-undang pidana khusus (lex specialis) yang lahir setelah kemerdekaan. Keberadaan undang-undang pidana khusus ini, meskipun diperlukan untuk mengatasi perkembangan tindak pidana yang semakin kompleks dan spesifik, telah menimbulkan berbagai permasalahan, seperti disharmoni norma, tumpang tindih kewenangan […]

  • Amorim Ungkap Alasan Perekrutan Sesko: Sosok Penyerang Baru dengan Profil Unik untuk Tingkatkan Daya Serang Tim

    Amorim Ungkap Alasan Perekrutan Sesko: Sosok Penyerang Baru dengan Profil Unik untuk Tingkatkan Daya Serang Tim

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Pelatih kepala Manchester United, Amorim akhirnya mengungkap alasan di balik kedatangan striker anyar, Benjamin Sesko, yang resmi bergabung untuk memperkuat lini depan timnya musim ini. Menurut Amorim, kehadiran Sesko bukan hanya untuk menambah daya gedor, tetapi juga menghadirkan dinamika baru dalam pola permainan tim. “Sesko datang untuk mencetak gol dan membawa […]

  • IMG-20251201-WA0012

    Mencari Keseimbangan dalam Era Digital

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Era digital telah mengubah wajah peradaban manusia secara fundamental. Teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang pesat membawa dampak transformatif dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari cara kita bekerja, berkomunikasi, belajar, hingga bersosialisasi. Di Indonesia, penetrasi internet yang mencapai lebih dari 200 juta pengguna menunjukkan betapa teknologi digital telah menjadi bagian tak […]

  • IMG-20251112-WA0022

    Indonesia Tawarkan Model Kerukunan Dunia Lewat Program Indonesian Interfaith Scholarship 2025

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Indonesia kembali memperkuat perannya sebagai pusat inspirasi kerukunan dunia melalui program Indonesian Interfaith Scholarship (IIS) 2025 yang digelar oleh Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI. Program ini menghadirkan sepuluh tokoh lintas agama dan kebudayaan dari Austria untuk mempelajari langsung praktik hidup rukun di tengah keberagaman Indonesia. Mengusung […]

  • Deli Serdang

    Warga Keluhkan Maraknya Tempat Hiburan Malam Ilegal di Deli Serdang

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Deli Serdang – Masyarakat di Kabupaten Deli Serdang semakin resah menyusul dugaan munculnya tempat hiburan malam (THM) ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi. Keluhan warga ini menjadi sorotan setelah viral di media sosial, terutama melalui sebuah unggahan video di Facebook yang menarik perhatian publik. Dalam video tersebut, masyarakat menyampaikan keprihatinan atas operasional tempat hiburan […]

expand_less