Pergantian Pimpinan BGN, Pemerintah Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Optimal
- account_circle Azkatia
- calendar_month 12 jam yang lalu

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan pers yang berlangsung di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. (Foto: Setneg).
Lens IDN, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari langkah penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan program prioritas nasional. Meski terjadi perubahan di jajaran pimpinan, pemerintah memastikan seluruh program dan layanan BGN, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetap berjalan optimal tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan pers yang berlangsung di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Dalam keterangannya, Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah secara berkelanjutan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan berbagai program strategis nasional, termasuk program yang berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional. Namun, proses evaluasi tersebut tidak boleh berdampak pada kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
“Pemerintah akan terus memastikan bahwa selama proses evaluasi yang terus kita laksanakan, seluruh program Badan Gizi Nasional tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali, dan setiap unit kerja di lingkungan Badan Gizi Nasional diharapkan tetap menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing,” ujar Prasetyo.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari upaya perbaikan dan penguatan organisasi agar pelaksanaan program-program BGN dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo.
Prasetyo menegaskan bahwa perubahan kepemimpinan tersebut tidak akan mengurangi komitmen pemerintah dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis yang selama ini menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo Subianto.
“Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita di dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mensesneg berharap langkah penguatan kelembagaan yang dilakukan dapat menjadi momentum positif untuk meningkatkan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis kepada masyarakat. Program tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang lebih baik bagi generasi muda.
Selain mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat, Program MBG juga diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional melalui peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
“Semoga langkah ini menjadi awal yang baik bagi penguatan pelayanan program Makan Bergizi Gratis agar dapat berjalan dengan sebaik-baiknya, sebagai bagian dari investasi pendidikan dan sumber daya manusia kita,” pungkas Prasetyo.
Pemerintah optimistis bahwa dengan penguatan organisasi dan keberlanjutan program yang tetap terjaga, Program Makan Bergizi Gratis akan semakin efektif dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul. Upaya tersebut diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, melalui generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
- Penulis: Azkatia

