Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Prabowo–Macron Gelar Pertemuan Empat Mata di Istana Élysée, Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia–Prancis

Prabowo–Macron Gelar Pertemuan Empat Mata di Istana Élysée, Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia–Prancis

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2026

Lens IDN, Internasional – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan empat mata dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée pada Selasa (14/4/2026). Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan luar negeri Presiden Prabowo ke dua negara besar dunia, yakni Rusia dan Prancis, yang berlangsung pada 13–14 April 2026.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah menyelesaikan lawatan singkatnya dan kembali ke tanah air usai melakukan kunjungan ke dua negara dengan pengaruh besar di kancah global.

“Kedua negara tersebut merupakan bagian dari lima negara pemegang hak veto di Perserikatan Bangsa-Bangsa serta memiliki kekuatan signifikan dalam bidang ekonomi dan energi,” ujar Seskab Teddy.

Ia menjelaskan bahwa pertemuan antara kedua kepala negara berlangsung dalam suasana hangat dan produktif selama lebih dari dua jam. Dialog intensif tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral yang semakin strategis.

Dalam pembahasan, Presiden Prabowo dan Presiden Macron menitikberatkan pada penguatan kerja sama di berbagai sektor prioritas. Beberapa bidang utama yang menjadi fokus meliputi pengembangan energi berkelanjutan, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan komunikasi digital, serta perluasan investasi ekonomi jangka panjang yang saling menguntungkan.

Menurut Seskab Teddy, hubungan personal yang telah terjalin antara kedua pemimpin menjadi salah satu faktor penting dalam mempererat kemitraan Indonesia–Prancis. Kedekatan tersebut telah dibangun sejak Presiden Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan terus berlanjut hingga masa kepemimpinannya saat ini.

“Relasi yang kuat antara kedua pemimpin menjadi fondasi dalam mendorong kerja sama yang lebih luas dan konkret,” ungkapnya.

Pertemuan ini dinilai sebagai tonggak penting dalam memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Prancis, sekaligus membuka peluang kolaborasi baru di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global yang terus berkembang. Selain itu, hasil pertemuan diharapkan mampu mendorong peningkatan peran Indonesia dalam percaturan internasional, khususnya dalam menjalin hubungan dengan negara-negara berpengaruh dunia.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persik Kediri Bidik Kemenangan Lawan PSBS Biak, Ong Kim Swee Tekankan Konsistensi Tim

    Persik Kediri Bidik Kemenangan Lawan PSBS Biak, Ong Kim Swee Tekankan Konsistensi Tim

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kediri – Persik Kediri berambisi meraih poin penuh saat melakoni laga tandang menghadapi PSBS Biak pada lanjutan kompetisi Super League 2025/2026, yang akan digelar pada Jumat, 29 Agustus 2025. Kemenangan menjadi harga mati bagi Macan Putih demi menjaga persaingan dan tidak semakin tertinggal dari kontestan lainnya. Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee, menegaskan […]

  • IMG-20260421-WA0012

    Refleksi Hari Kartini di RRI Pro 1, Ketua KOHATI Banjarmasin Soroti Tantangan Struktural dan Kemandirian Ekonomi Perempuan

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Banjarmasin – Memperingati momentum Hari Kartini, Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Banjarmasin menekankan bahwa perjuangan perempuan masa kini telah bergeser dari sekadar akses pendidikan menuju tantangan kemandirian ekonomi dan penghapusan hambatan struktural. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum KOHATI Cabang Banjarmasin, Anisa Razak Khairina, dalam diskusi “NGOBRAS” di RRI Pro 1 Banjarmasin, Senin (20/04) […]

  • WhatsApp Image 2026-01-23 at 16.15.25

    Mahasiswa Film dan Televisi ISI Surakarta Jalani Magang sebagai Content Manager di Dayana Pictures

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Surakarta – Mahasiswa Program Studi Film dan Televisi Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Afrizal Mochammad Fernanda Putra, menjalani program magang atau Kuliah Kerja Profesi (KKP) di Dayana Pictures sebagai Content Manager dan Content Creator. Program magang ini berlangsung selama lebih dari dua bulan dan menjadi bagian dari pembelajaran langsung di lingkungan industri kreatif […]

  • IMG-20251016-WA0018

    Puspita Martha Luluskan Lebih dari 700 Insan Kreatif dalam Perayaan “A Journey Through Time”

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Puspita Martha International Beauty School kembali menorehkan prestasi dengan meluluskan lebih dari 700 siswa dari berbagai program unggulan: School of Makeup, School of Hairdressing, serta School of Beauty Aesthetic & Spa. Para wisudawan berasal dari empat cabang utama Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya yang tergabung dalam angkatan Januari 2019 hingga 2025. […]

  • Laundry Club

    Kesibukan Warga Kota Picu Ledakan Popularitas Laundry Digital

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bandung – Mobilitas tinggi, jadwal padat, dan rutinitas yang tak kenal henti kini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat perkotaan. Kondisi ini membuat layanan laundry modern berbasis antar-jemput semakin diminati. Salah satu brand yang tengah menjadi sorotan adalah Laundry Club, yang terus memperluas jangkauan layanannya di berbagai kota besar. Didirikan pada tahun 2020 dengan […]

  • WhatsApp Image 2026-01-11 at 17.38.31

    Refleksi Kritis Gerakan Eksklusif Atas Nama Madura sebagai Upaya Melawan Stigma dan Penunggangan Modal di Ruang Publik

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Menguatnya peran organisasi masyarakat (ormas) berbasis identitas lokal di ruang publik kembali menjadi sorotan dan perbincangan. Fenomena tersebut tidak hanya memunculkan solidaritas komunal, tetapi juga berpotensi melahirkan konflik horizontal dan stigma sosial ketika identitas digunakan secara eksklusif dan instrumental. Isu itu menjadi pokok bahasan dalam Seminar Nasional bertajuk “Ormas, Identitas Lokal […]

expand_less