Presiden Prabowo Subianto Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Kerja Strategis ke Eropa
- account_circle Azkatia
- calendar_month 2 jam yang lalu

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 13.55 WIB. (Foto: Setkab).
Lens IDN, Jakarta– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba kembali di Tanah Air setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah negara di kawasan Eropa. Pesawat kepresidenan yang membawa Presiden beserta rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 13.55 WIB.
Kedatangan Presiden disambut oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara Mohammad Herindra.
Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Eropa kali ini menitikberatkan pada penguatan hubungan bilateral serta pembahasan isu strategis global. Salah satu agenda utama berlangsung di Moskow, di mana Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin. Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih lima jam tersebut membahas peluang kerja sama di sektor energi, pengelolaan sumber daya mineral, serta perkembangan geopolitik internasional.
Selanjutnya, di Paris, Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron, di Istana Élysée. Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara membahas peningkatan kerja sama di berbagai sektor prioritas, termasuk ekonomi, pertahanan, dan teknologi. Selain itu, kedua pemimpin juga bertukar pandangan terkait dinamika global serta upaya menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Rangkaian kunjungan ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam memperkuat diplomasi luar negeri yang aktif dan berimbang. Pemerintah Indonesia terus mendorong kemitraan strategis dengan negara-negara sahabat guna menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Kehadiran Indonesia dalam berbagai forum dan pertemuan bilateral internasional diharapkan mampu memperkuat posisi negara sebagai aktor penting dalam mendorong kerja sama global yang inklusif, konstruktif, dan berkelanjutan, sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas dan aktif.
- Penulis: Azkatia
