Ramadhan Sorea by Lost and Found: Ruang Kolaborasi UMKM di Bulan Penuh Makna
- account_circle Azkatia
- calendar_month 23 jam yang lalu

Karina Soeyono sebagai Founder dan Catherine Claudia Oendoen sebagai Co-Founder. (Foto: Dok/Ist).
Lens IDN, Jakarta — Lost and Found kembali menghadirkan inovasi melalui “Ramadhan
Sorea by Lost and Found”, bazaar tematik Ramadhan yang berlangsung pada 23 Februari–1
Maret 2026 di Bidakara A Point.
Didirikan oleh Karina Soeyono dan Catherine Claudia Oendoen, Lost and Found awalnya
merupakan bisnis jasa titip kecil ke Thailand pada 2017–2018. Perjalanan tersebut berkembang
saat pandemi, ketika model bisnis beralih sepenuhnya ke online dan kemudian berevolusi menjadi
platform preloved yang lebih terstruktur.
Bazaar perdana mereka digelar pada Desember 2024 di Lobi-Lobi SCBD, menjadi titik awal
lahirnya ekosistem kolaboratif. Sejak saat itu, Lost and Found konsisten menghadirkan garage
sale di berbagai lokasi strategis seperti Kopi Kalyan Wijaya, Mardin Baklava, dan Billy’s Block.
Ramadhan Sorea tahun ini menghadirkan 50 tenant dari berbagai kategori: fashion, preloved
items, aksesoris, hingga kuliner. Mengusung semangat keberlanjutan dan pemberdayaan, acara
ini membuka ruang bagi pelaku UMKM dan seller online untuk merasakan pengalaman berjualan
offline secara langsung.
Lebih dari sekadar bazaar, Ramadhan Sorea menjadi wadah silaturahmi, kolaborasi, dan perayaan
kreativitas di bulan suci
- Penulis: Azkatia
