Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Thrifting Merajarela : Dampak Pertumbuhan Bisnis Thrifting terhadap Industri Fashion Lokal di Indonesia

Thrifting Merajarela : Dampak Pertumbuhan Bisnis Thrifting terhadap Industri Fashion Lokal di Indonesia

  • account_circle Devina
  • calendar_month Sen, 15 Des 2025

Lens IDN, Kolom – Dalam tren fashion bisnis thrifting atau pakaian bekas ini sudah mulai memasuki Indonesia pada tahun 90-an. Bisnis yang dimulai dari kota Bandung ini terus merambah hingga menjangkau seluruh Indonesia tepatnya ketika pandemi COVID-19 melanda. Pertumbuhan bisnis thrifting membuat banyak anak muda hingga pengusaha menengah yang mulai melirik pertumbuhan bisnis tersebut.

Namun, seperti dua mata pisau pertumbuhan bisnis thrifting ini berlangsung di Indonesia. Bisnis tersebut dapat membuat banyak anak muda mendapatkan penghasilan tambahan bahkan hingga dapat berkembang bisnisnya dari teras rumah menjadi ruko besar di pinggir jalan. Tetapi dengan perkembangan bisnis thrifting juga berdampak terhadap kehancuran industri fashion lokal. Mirisnya beberapa negara lebih senang untuk menggunakan produk fashion buatan Indonesia namun sebagian warga negara Indonesia justru menginginkan penggunaan brand ternama melalui pembelian baju thrifting.

Dalam mencegah semakin terpuruknya fashion lokal, Pemerintah melalui beberapa Kementerian terkait seperti Kementerian Keuangan, Kementerian UMKM dan Kementerian Perdagangan memiliki tekad untuk melarang impor produk thrifting masuk ke Indonesia. Hal ini sesuai dengan Permendag No. 40 Tahun 2022 yang merupakan peraturan untuk melarang produk impor thrifting. Sejalan dengan peraturan tersebut, Menteri UMKM juga menekankan pelarangan industri thrifting ilegal yang berasal dari luar negeri, hal ini untuk mendukung ekosistem UMKM terutama di bidang fashion untuk semakin berkembang dan menjadi raja di tanah sendiri. Beberapa produk lokal bahkan sudah mendunia seperti Erigo, Eiger, Compass, Roughneck dan masih banyak produk lokal yang dapat bersaing dengan produk dari negara lain.

Pelarangan ini akan menjadi suatu titik balik dalam meningkatkan gairah fashion dalam negeri yang sudah meredup dalam beberapa tahun terakhir. Dengan adanya pelarangan menjadikan beberapa penjual thrifting impor ilegal beralih untuk menjual produk dalam negeri. Sebagai warga negara kecintaan akan produk dalam negeri harus ditekankan dalam diri setiap warga. Pertumbuhan ekonomi dari penjualan produk dalam negeri dapat berdampak positif terhadap perputaran ekonomi nasional sehingga semakin banyak masyarakat yang mengalami peningkatan kesejahteraan.

 

*) Penulis adalah Michelle Jovana Soedarto, Mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya.

  • Penulis: Devina

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2026-06-05 at 20.02.58 (1)

    Demo Serentak di Kejagung, Mabes Polri, dan KPK, Mahasiswa Tuntut Pengusutan Dana Reses Agung Bagus Pratiksa Linggih

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta –  Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Bali melakukan aksi unjuk rasa di tiga instansi sekaligus yakni Kejaksaan Agung RI, Mabes Polri, dan KPK (5/6/2026). aksi ini menuntut agar dilakukannya penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan dana reses yang dilakukan oleh ketua komisi II DPRD Provinsi Bali, yakni Agung Bagus Pratiksa Linggih. Aksi ini dilakukan atas […]

  • WhatsApp Image 2026-02-16 at 18.09.47

    DPRD Kota Sukabumi Apresiasi Razia Miras Satpol PP Jelang Ramadan 2026, Dorong Penegakan Perda Secara Konsisten

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Sukabumi — Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi NasDem, Taufik Muhammad Guntur, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menggandeng unsur TNI dan Polri dalam menggelar razia minuman keras (miras) menjelang Ramadan 2026. Menurut Taufik, operasi gabungan tersebut mencerminkan kehadiran negara dalam menjamin ketertiban umum […]

  • IMG_0746

    Produktif atau Sekadar Lelah? Mitos Besar Budaya Hustle

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Dalam beberapa tahun terakhir, dunia kerja dihadapkan pada dua narasi besar yang saling berseberangan: budaya hustle dan work-life balance. Di satu sisi, budaya hustle memuja kerja keras tanpa henti, jam kerja panjang, dan pengorbanan waktu pribadi demi pencapaian karier. Di sisi lain, work-life balance menekankan keseimbangan antara pekerjaan, kehidupan pribadi, kesehatan mental, dan […]

  • WhatsApp Image 2026-02-22 at 20.12.01

    “Alhamdulillah Wasyukurillah” – Sunnah band Siap Menuju Panggung Indosiar

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Tanggerang — Sunnah band kembali merilis single terbaru bertajuk “Alhamdulillah Wasyukurillah”, sebuah karya yang sarat pesan syukur, semangat perjuangan, dan energi positif. Lagu ini menjadi langkah besar Sunnah band dalam menatap industri musik nasional, termasuk kesiapan tampil di panggung bergengsi seperti Indosiar. Dengan aransemen modern yang dipadukan nuansa religi yang kuat, single ini […]

  • kkkkm

    Cegah Perundungan Sejak Dini, Tim KKN Untidar Gelar Edukasi Karakter di SDN Tidar 3

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Magelang – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar (Untidar) Kelurahan Tidar Selatan Periode Januari-Februari 2026 menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai Pendidikan Karakter dan Bahaya Bullying (perundungan) di SDN Tidar 3, Kota Magelang, pada Jumat (9/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah mulai pukul 07.00 hingga 09.30 WIB ini diikuti dengan antusias […]

  • Kemal Abda’u Dorong Masyarakat Kuasai Ekspor-Impor Mandiri yang Aman

    Kemal Abda’u Dorong Masyarakat Kuasai Ekspor-Impor Mandiri yang Aman

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Peluang perdagangan global terus terbuka lebar seiring meningkatnya kebutuhan pasar internasional. Menyikapi tren ini, praktisi ekspor-impor Kemal Abda’u aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih percaya diri terjun ke bisnis lintas negara, baik dalam impor maupun ekspor produk lokal. Kemal, yang juga dikenal sebagai pendiri komunitas Berani Export Import, menegaskan bahwa […]

expand_less