Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Sukabumi Tekankan Objektivitas Panja Wakaf dan Jaga Manfaat Wakaf untuk Umat

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Sukabumi Tekankan Objektivitas Panja Wakaf dan Jaga Manfaat Wakaf untuk Umat

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025

Lens IDN, Sukabumi – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Sukabumi, Taufik Muhammad Guntur, menegaskan pentingnya menjaga objektivitas dalam pembahasan dan rekomendasi Panitia Kerja (Panja) Wakaf. Ia mengingatkan agar proses pengawasan legislatif tidak bergeser menjadi narasi politis yang berpotensi mengaburkan tujuan utama wakaf sebagai instrumen kemaslahatan umat.

Menurut Taufik, kerja Panja Wakaf sebagai bagian dari fungsi pengawasan patut dihormati. Namun, ia menilai rekomendasi yang terlalu tendensius dan sarat muatan politik justru berisiko menurunkan kepercayaan publik serta menggeser fokus dari substansi program wakaf itu sendiri.

Ia menegaskan bahwa wakaf uang merupakan instrumen keuangan sosial-keagamaan yang sah, baik secara syariat Islam maupun dalam kerangka hukum positif di Indonesia. Program wakaf yang digulirkan Pemerintah Kota Sukabumi, kata dia, pada dasarnya bertujuan mulia untuk membentuk dana abadi umat yang dimanfaatkan bagi sektor pendidikan, sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.

“Program wakaf telah membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat untuk berbagi dan beramal jariyah. Capaian moral dan sosial ini semestinya diapresiasi, bukan didegradasi oleh narasi yang terlalu politis,” ujarnya.

Terkait Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan aspek teknis kelembagaan, Taufik berpandangan bahwa ruang diskusi dan penyempurnaan tetap terbuka. Menurutnya, PKS bukan dokumen yang bersifat absolut dan tertutup. Apabila terdapat kekurangan administratif, prosedural, atau kelembagaan, langkah yang tepat adalah perbaikan melalui dialog konstruktif, bukan penghentian total program yang manfaatnya telah dirasakan masyarakat.

Ia juga menolak keras upaya menarik isu wakaf ke dalam polarisasi politik antara legislatif dan eksekutif. Wakaf, tegasnya, bukan milik kelompok tertentu, bukan milik pemerintah, dan bukan pula milik DPRD. “Wakaf adalah milik umat. Kita semua berkewajiban menjaga agar niat baik ini tidak tercederai oleh kepentingan politik jangka pendek,” katanya.

Sebagai pimpinan di Komisi I, Taufik mendorong sejumlah langkah strategis, antara lain memastikan program wakaf tetap berjalan dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik, melakukan evaluasi PKS secara objektif dan proporsional tanpa prasangka, serta mengedepankan dialog antara DPRD dan Pemerintah Daerah alih-alih tekanan politik.

Ia menegaskan bahwa orientasi utama kebijakan haruslah manfaat wakaf bagi masyarakat, bukan kepentingan institusional atau personal. “Kita harus dewasa dalam berpolitik dan arif dalam mengelola kebijakan publik. Jangan sampai program yang bernilai ibadah dan maslahat umat justru menjadi korban tarik-menarik kepentingan,” ucapnya.

Menutup pernyataannya, Taufik mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengedepankan kolaborasi. “Sukabumi membutuhkan solusi, bukan sensasi. Sukabumi membutuhkan kolaborasi, bukan polarisasi,” pungkasnya.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garnacho Selebrasi Berlebihan, Kesalahan di Akhir Laga Bikin Brentford Samakan Kedudukan

    Garnacho Selebrasi Berlebihan, Kesalahan di Akhir Laga Bikin Brentford Samakan Kedudukan

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Alejandro Garnacho sempat menjadi sorotan setelah melakukan selebrasi penuh emosi di depan suporter Chelsea, seakan Chelsea telah mengunci kemenangan. Namun, momen euforia itu berbalik menjadi sorotan negatif ketika sang winger asal Argentina justru melakukan kesalahan krusial di menit-menit akhir pertandingan. Dalam laga sengit Premier League melawan Brentford, Garnacho tampak begitu percaya […]

  • DPD IPHI 1987 DIY

    DPD IPHI 1987 DIY Gelar Penyuluhan Hukum di SDN Depok 2

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Yogyakarta – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (DPD IPHI 1987) Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak melalui kegiatan penyuluhan hukum bertema “Pencegahan Tindak Kekerasan dan Bullying” yang diselenggarakan di SDN Depok 2. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu 29 Juli 2025, di SDN […]

  • IMG-20260424-WA0019

    Vibes Jepang Banget, Debby Peony Dibilang The Next Mayumi Itsuwa!

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Entertainment – Musisi senior Kohar Kahler kembali meramaikan industri musik Indonesia pada 2026 melalui peluncuran single terbarunya berjudul “Watashi No Subete”. Dalam proyek ini, ia menggandeng penyanyi asal Solo, Debby Peony, yang memberikan warna vokal berbeda pada karya tersebut. Lagu ini menawarkan konsep yang tidak umum dengan memadukan lirik berbahasa Indonesia dan Jepang. […]

  • IMG_0746

    Produktif atau Sekadar Lelah? Mitos Besar Budaya Hustle

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Dalam beberapa tahun terakhir, dunia kerja dihadapkan pada dua narasi besar yang saling berseberangan: budaya hustle dan work-life balance. Di satu sisi, budaya hustle memuja kerja keras tanpa henti, jam kerja panjang, dan pengorbanan waktu pribadi demi pencapaian karier. Di sisi lain, work-life balance menekankan keseimbangan antara pekerjaan, kehidupan pribadi, kesehatan mental, dan […]

  • 20251018_153942

    Strategi Korea Selatan dalam Pemanfaatan Industri Hiburan dan Kecantikan sebagai Instrumen Soft Power Global

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Di era global saat ini, kekuatan sebuah negara tidak lagi hanya diukur dari seberapa besar militernya atau sekuat apa ekonominya. Ada kekuatan lain yang jauh lebih efektif, yaitu budaya. Melalui budaya, sebuah negara dapat memengaruhi cara dunia memandangnya tanpa harus menekan atau memaksa. Inilah yang disebut soft power, yakni kekuatan untuk […]

  • WhatsApp Image 2026-01-29 at 15.49.46

    Jelang Aksi Ojol, Intelkam PMJ Dorong Koalisi Ojol Nasional Tempuh Jalur Audiensi

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Metro Jaya (PMJ) melakukan silaturahmi dengan Komunitas Ojek Online yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional (KON). Kegiatan tersebut bertujuan membangun komunikasi serta menjaga stabilitas keamanan menjelang rencana aksi unjuk rasa yang akan dilakukan komunitas pengemudi ojek online. Dalam pertemuan tersebut, pihak Dit Intelkam PMJ memberikan sejumlah […]

expand_less