Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Jelang Aksi Ojol, Intelkam PMJ Dorong Koalisi Ojol Nasional Tempuh Jalur Audiensi

Jelang Aksi Ojol, Intelkam PMJ Dorong Koalisi Ojol Nasional Tempuh Jalur Audiensi

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Jum, 23 Jan 2026

Lens IDN, Jakarta — Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Metro Jaya (PMJ) melakukan silaturahmi dengan Komunitas Ojek Online yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional (KON). Kegiatan tersebut bertujuan membangun komunikasi serta menjaga stabilitas keamanan menjelang rencana aksi unjuk rasa yang akan dilakukan komunitas pengemudi ojek online.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Dit Intelkam PMJ memberikan sejumlah saran dan masukan kepada perwakilan KON agar mengutamakan jalur audiensi dan dialog dengan pihak terkait, khususnya aplikator dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), sebelum menempuh langkah aksi di ruang publik.

Perwakilan kepolisian menekankan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak konstitusional warga negara sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Namun demikian, hak tersebut diharapkan dijalankan secara tertib, damai, serta mengedepankan solusi konstruktif melalui mekanisme dialog.

Rencana Aksi Unjuk Rasa di Kantor Komdigi

Diketahui, Koalisi Ojol Nasional berencana menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Aksi tersebut direncanakan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait tuntutan pemberian sanksi terhadap salah satu perusahaan aplikator transportasi daring, yakni Grab.

KON menilai bahwa aplikator tersebut diduga melanggar ketentuan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 1001 Tahun 2022, khususnya terkait penerapan fitur atau layanan aplikasi hemat berbayar. Kebijakan tersebut dinilai merugikan sebagian pengemudi ojek online karena berpotensi memengaruhi pendapatan dan sistem kerja mitra pengemudi.

Kepolisian Dorong Penyelesaian Sesuai Regulasi

Dalam silaturahmi tersebut, Dit Intelkam PMJ mengimbau agar setiap persoalan yang muncul antara mitra pengemudi dan aplikator dapat diselesaikan melalui mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, dengan melibatkan kementerian atau lembaga yang memiliki kewenangan pengawasan dan penindakan.

Pendekatan dialog dinilai penting guna mencegah potensi gangguan ketertiban umum, sekaligus memastikan aspirasi para pengemudi dapat tersampaikan secara efektif dan proporsional kepada pemangku kebijakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Grab maupun Komdigi terkait tuntutan yang disampaikan oleh Koalisi Ojol Nasional. Media ini akan terus berupaya meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait demi menjaga prinsip keberimbangan informasi.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2026-02-07 at 21.32.55

    GP Ansor Jakarta Timur Kutuk Keras Premanisme dan Kekerasan terhadap Anggota Banser

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jakarta Timur menyatakan sikap tegas dengan mengutuk keras segala bentuk tindakan kekerasan dan premanisme yang diduga dilakukan oleh Bahar bin Smith terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Ketua GP Ansor Jakarta Timur, Taufik Muhammad Guntur, menegaskan bahwa tindakan kekerasan tersebut merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan secara […]

  • IMG-20260418-WA0002

    Transformasi Pendidikan Menuju Sistem Humanis

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Pendidikan di Indonesia masih menghadapi persoalan serius terkait pemerataan akses dan kualitas layanan. Kesenjangan fasilitas antara wilayah perkotaan dan pedesaan menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok. Banyak sekolah di daerah tertinggal belum memiliki sarana dasar yang memadai untuk pembelajaran. Partisipasi siswa pada jenjang menengah juga masih berbeda antar wilayah di berbagai provinsi. […]

  • Sampoerna University

    Dari Dana Pemerintah ke Dampak Nyata: Sampoerna University & Masyarakat Pancoran Wujudkan Ekonomi Mandiri

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta- Balai Pertemuan Kelurahan Pancoran pada 30 Juli 2025 menjadi saksi lahirnya gelombang perubahan. Di ruang yang dipenuhi antusiasme warga, Sampoerna University bersama pemerintah kelurahan dan berbagai instansi terkait menggelar urung rembuk – forum dialog terbuka yang mempertemukan pelaku UMKM dan anggota Pokdatan Lele Pancoran. Sebanyak 30 peserta hadir, tak sekadar mendengarkan, tetapi […]

  • IMG-20260407-WA0013

    Dukung Sinergi dengan Dekanat, Ketua Umum DEMA FDIKOM Ingatkan, “Ormawa Tulang Punggung Fakultas”

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta- Ketua Umum DEMA FDIKOM UIN Jakarta Masa Bakti 2026, Muhammad Zidan Ramdani, menegaskan bahwa sudah saatnya fakultas menerapkan pola kerja yang lebih terbuka dengan melibatkan organisasi kemahasiswaan secara aktif dalam setiap agenda. Dalam wawancara yang dilakukan, ia menyoroti bahwa pembangunan lingkungan kampus yang inovatif dan berkelanjutan tidak dapat berjalan tanpa partisipasi penuh […]

  • WhatsApp Image 2026-02-17 at 20.14.56

    UICI dan KSPSI Teken MoU, Perluas Akses Pendidikan Tinggi Digital bagi Pekerja Indonesia

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) resmi menjalin nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Rektor UICI, Prof. Asep Saefuddin, dan Ketua Umum KSPSI, Moh Jumhur Hidayat, pada penutupan Rakornas II dan Rakernas IV KSPSI di Hotel Sultan, Jumat […]

  • Gemini_Generated_Image_cv2usjcv2usjcv2u

    Air Bersih dan Martabat Desa: Pelajaran dari PAMSIMAS

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Air bersih sering dianggap persoalan teknis: soal pipa, sumber mata air, atau jaringan distribusi. Namun bagi masyarakat desa, air bersih jauh lebih dari itu. Ia berkaitan langsung dengan martabat manusia, kesehatan keluarga, produktivitas ekonomi, dan kualitas hidup sehari-hari. Di banyak wilayah pedesaan Indonesia, akses air bersih masih menjadi PR sekaligus perjuangan […]

expand_less