Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Emas atau Saham? Menimbang Pilihan Investasi Anak Muda di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Emas atau Saham? Menimbang Pilihan Investasi Anak Muda di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026

Lens IDN, Kolom – Minat generasi muda terhadap investasi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kemudahan akses informasi dan platform digital membuat investasi tidak lagi identik dengan kelompok tertentu, tetapi mulai menjadi bagian dari gaya hidup finansial anak muda, termasuk mahasiswa. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, perdebatan mengenai pilihan investasi antara emas atau saham kembali mengemuka.

Emas selama ini dikenal sebagai instrumen investasi yang relatif aman. Nilainya cenderung stabil dan sering dijadikan aset lindung nilai ketika terjadi inflasi atau ketidakpastian ekonomi global. Dalam situasi seperti saat ini, emas menjadi pilihan menarik bagi investor yang mengutamakan keamanan aset dibandingkan keuntungan besar dalam waktu singkat. Bagi anak muda yang baru mulai berinvestasi, emas menawarkan rasa aman karena risikonya lebih rendah dan pergerakan harganya tidak terlalu fluktuatif.

Di sisi lain, saham menawarkan potensi keuntungan yang lebih tinggi. Investasi saham memungkinkan investor memperoleh imbal hasil dari kenaikan harga saham dan pembagian dividen perusahaan. Ketika perekonomian membaik dan kinerja perusahaan meningkat, saham dapat memberikan keuntungan yang signifikan. Namun, potensi tersebut tidak terlepas dari risiko yang besar. Pergerakan harga saham sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar, sentimen global, serta kebijakan ekonomi, sehingga fluktuasinya sulit diprediksi.

Bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, memilih antara emas atau saham seharusnya tidak semata-mata didasarkan pada tren atau janji keuntungan. Pemahaman terhadap tujuan investasi dan kemampuan mengelola risiko menjadi hal yang jauh lebih penting. Investasi bukan hanya soal mencari keuntungan jangka pendek, tetapi juga tentang membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bertanggung jawab.

Alih-alih mempertentangkan emas dan saham, pendekatan yang lebih rasional adalah memahami karakter masing-masing instrumen dan menyesuaikannya dengan kondisi finansial pribadi. Strategi diversifikasi dengan mengombinasikan emas dan saham dapat menjadi pilihan yang bijak untuk menyeimbangkan keamanan aset dan peluang pertumbuhan nilai investasi.

Pada akhirnya, meningkatnya minat investasi di kalangan anak muda perlu diiringi dengan literasi keuangan yang memadai. Dengan pemahaman yang baik, generasi muda tidak hanya menjadi investor yang ikut-ikutan, tetapi mampu mengambil keputusan finansial yang cerdas dan berkelanjutan.

*) Penulis adalah Meviliyana Reza Juwita Mahanani, Mahasiswa Pascasarjana Manajemen di Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Referensi:

CNN Indonesia. (2026). Pilih Emas atau Saham: Mana yang Lebih Cuan Tahun Ini.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2951WhatsApp_Image_2025-12-18_at_11.23.20_AM

    Presiden Tinjau Huntara dan Pengungsi Bencana di Agam, Targetkan Hunian Sementara Rampung Sebulan

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Sumatera Barat — Presiden Prabowo Subianto mengunjungi lokasi terdampak bencana di Posko Pengungsian yang berlokasi di SD Negeri 05 Kayu Pasak Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis (18/12/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal sekaligus meninjau progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak. Setibanya di Agam, Kepala Negara mendarat di helipad […]

  • Wamenaker Immanuel Ebenezer Minta Amnesti ke Presiden Prabowo Usai Jadi Tersangka Kasus Korupsi K3

    Wamenaker Immanuel Ebenezer Minta Amnesti ke Presiden Prabowo Usai Jadi Tersangka Kasus Korupsi K3

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengurusan sertifikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan. Usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Immanuel berharap Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti atas kasus yang menjeratnya. “Semoga saya mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo,” ujar Immanuel […]

  • WhatsApp Image 2026-01-23 at 16.15.25

    Mahasiswa Film dan Televisi ISI Surakarta Jalani Magang sebagai Content Manager di Dayana Pictures

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Surakarta – Mahasiswa Program Studi Film dan Televisi Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Afrizal Mochammad Fernanda Putra, menjalani program magang atau Kuliah Kerja Profesi (KKP) di Dayana Pictures sebagai Content Manager dan Content Creator. Program magang ini berlangsung selama lebih dari dua bulan dan menjadi bagian dari pembelajaran langsung di lingkungan industri kreatif […]

  • fgh

    Penguatan Identitas Budaya Lokal melalui Program Sekolah Sehari Berbahasa dan Berbusana Adat Jawa Timur di SDN 260 Gresik

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Gresik – Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Merdeka Belajar Kampus Merdeka dari Univeristas Negeri Surabaya yang saat ini mengabdi di wilayah Kabupaten Gresik, sukses besar menggelar program unggulan mereka, ‘Sekolah Sehari Berbahasa dan Berbusana Adat Jawa Timur’, di SDN 260 Gresik. Kegiatan ini bukan sekadar formalitas KKN, melainkan sebuah inisiatif serius mahasiswa […]

  • KUHP Nasional

    Integrasi Core Crimes Dalam KUHP Nasional: Analisis De Minimis Tindak Pidana Khusus dan Implikasinya terhadap Sistem Hukum Pidana Indonesia

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Bintoro Wisnu Prasojo, Hakim PN Serui.
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Sistem hukum pidana Indonesia saat ini merupakan perpaduan antara hukum pidana warisan kolonial dan berbagai undang-undang pidana khusus (lex specialis) yang lahir setelah kemerdekaan. Keberadaan undang-undang pidana khusus ini, meskipun diperlukan untuk mengatasi perkembangan tindak pidana yang semakin kompleks dan spesifik, telah menimbulkan berbagai permasalahan, seperti disharmoni norma, tumpang tindih kewenangan […]

  • Dr. Daniel Susilo

    Riset Anti-Pembajakan Film Berlanjut, Tim Dr. Daniel Susilo Lakukan Uji Coba di Medan

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Medan – Penelitian nasional untuk memerangi pembajakan film kembali berlanjut di Medan. Tim riset yang dipimpin pakar komunikasi Dr. Daniel Susilo menggelar uji coba modul literasi digital di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU). Kegiatan ini menjadi bagian dari Penelitian Terapan Kompetitif Nasional yang didanai DPPM Kemdiktisaintek dan […]

expand_less