Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Belum Ada Payung Hukum Ojol Roda Dua, Komdigi Akui Keterbatasan Tindakan terhadap Aplikator

Belum Ada Payung Hukum Ojol Roda Dua, Komdigi Akui Keterbatasan Tindakan terhadap Aplikator

  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lens IDN, Jakarta– Koalisi Ojol Nasional (KON) menggelar audiensi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia guna membahas kepastian regulasi transportasi online roda dua. Pertemuan tersebut berlangsung pada Jumat (24/1/2026) dan dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi RI, Alexsander Sabar.

Audiensi ini turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) serta salah satu aplikator transportasi daring, Grab Indonesia, sebagai bagian dari pemangku kepentingan utama dalam ekosistem transportasi digital nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Komdigi secara terbuka menyampaikan bahwa hingga saat ini belum terdapat regulasi khusus yang mengatur kendaraan roda dua sebagai moda jasa transportasi umum. Kondisi tersebut menyebabkan pemerintah, khususnya Komdigi, tidak memiliki dasar hukum yang kuat untuk mengambil tindakan tegas terhadap aplikator transportasi online.

“Sampai hari ini belum ada aturan yang secara eksplisit menetapkan kendaraan roda dua sebagai jasa transportasi. Dengan kondisi tersebut, Komdigi tidak bisa melakukan penindakan tegas kepada aplikator karena tidak ada payung hukum yang mengatur,” ujar Alexsander Sabar dalam audiensi tersebut.

Koalisi Ojol Nasional menilai kekosongan regulasi ini berdampak langsung pada perlindungan hukum pengemudi ojek online, terutama terkait kebijakan aplikator yang menyangkut tarif, sistem kemitraan, hingga sanksi sepihak.

KON menegaskan bahwa selama bertahun-tahun ojek online roda dua telah menjadi tulang punggung transportasi masyarakat, namun belum mendapatkan pengakuan hukum yang setara sebagai angkutan umum.

Sementara itu, Komdigi menegaskan bahwa kewenangan pengaturan teknis transportasi berada di ranah Kementerian Perhubungan. Namun demikian, Komdigi tetap memiliki peran strategis dalam pengawasan platform digital, khususnya terkait ekosistem aplikasi dan perlindungan konsumen di ruang digital.

Perwakilan Kementerian Perhubungan yang hadir dalam audiensi tersebut menyampaikan pentingnya sinkronisasi kebijakan lintas kementerian guna menjawab dinamika transportasi berbasis aplikasi. Menurut Kemenhub, perkembangan teknologi menuntut adanya penyesuaian regulasi agar tidak tertinggal dari realitas di lapangan.

Di sisi lain, pihak Grab Indonesia menyatakan komitmennya untuk mengikuti seluruh kebijakan pemerintah serta mendukung dialog terbuka antara pemerintah dan mitra pengemudi guna menciptakan ekosistem transportasi digital yang berkeadilan.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pemerintah untuk segera menyusun regulasi nasional yang komprehensif terkait transportasi online roda dua. Regulasi tersebut dinilai penting tidak hanya untuk memberikan kepastian hukum bagi aplikator, tetapi juga untuk menjamin hak, keselamatan, dan kesejahteraan pengemudi.

Koalisi Ojol Nasional menegaskan akan terus mengawal proses dialog dengan pemerintah hingga lahir kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial dan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

Tags
  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • gk

    Saat Industri Interior Bertemu Fashion, Limbah Saffier Decor Berubah Jadi Karya Mahasiswa Universitas Ciputra

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Surabaya – Siapa menyangka material dari dunia interior dapat bertransformasi menjadi busana fashion? Kain korden yang tidak lagi digunakan dari Saffier Decor menjadi medium eksplorasi bagi mahasiswa Universitas Ciputra, Jovita Vimala Hermawan dan Jerrica Idelia. Pertemuan dua bidang berbeda tersebut membuka kemungkinan baru bagi material yang sebelumnya kehilangan fungsi utamanya. Kain yang awalnya […]

  • 1638WhatsApp_Image_2026-06-02_at_9.00.32_PM

    Pergantian Pimpinan BGN, Pemerintah Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Optimal

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari langkah penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan program prioritas nasional. Meski terjadi perubahan di jajaran pimpinan, pemerintah memastikan seluruh program dan layanan BGN, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetap berjalan optimal tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat. […]

  • Budi Arie

    Relawan We Love Jokowi Gusar Usai Budi Arie Dicopot, Yanes Yosua Frans Ingatkan Prabowo Tak Arogan

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Ketua Umum Relawan We Love Jokowi, Yanes Yosua Frans, menyuarakan kekecewaannya setelah Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Budi Arie Setiadi dari jabatan Menteri Koperasi dan UKM (Menkop). Keputusan itu diumumkan pada Senin (8/9/2025) bersamaan dengan pelantikan Ferry Juliantono sebagai Menkop yang baru. Ferry Juliantono sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Koperasi, mendampingi […]

  • IMG_8915.JPG

    Ardana Pranasta Masuki Ekosistem Konten Gaming, Ikuti Perkembangan Hiburan Digital

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Surabaya — Ardana Pranasta mulai menapaki ruang hiburan digital melalui konten gaming dan livestreaming. Langkah ini menjadi perkembangan baru bagi sosok yang sebelumnya dikenal luas melalui konten “siram-siram love” yang viral pada September 2021. Konten khas tersebut membuat Ardana memperoleh julukan “CEO of Lope-Lope”. Seiring perjalanan waktunya di media sosial, ia kini mulai […]

  • SEVENTEEN UNESCO

    SEVENTEEN sebagai Soft Power Korea Selatan melalui Diplomasi Musik 

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Lukyta Rahmadanti, Mahasiswi Universitas Sriwijaya. 
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Bisakah musik menjadi alat diplomasi negara? Pertanyaan ini mungkin terdengar aneh di tengah dunia politik global yang kini dipenuhi ketegangan dan persaingan militer. Tapi Korea Selatan berhasil membuktikan bahwa kekuatan budaya bisa jadi strategi nasional yang efektif. Lewat gelombang budaya atau Hallyu, negeri ginseng ini mengubah musik, drama, hingga fashion jadi […]

  • WhatsApp-Image-2026-08-09-at-9.33.43-PM

    Wamenhan Donny Ermawan Taufanto Tinjau SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Bogor, Soroti Pendidikan Berbasis IB

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bogor— Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto yang juga menjabat sebagai Gubernur Universitas Pertahanan Republik Indonesia (URI) mengunjungi SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung salah satu sekolah unggulan yang menerapkan kurikulum pendidikan International Baccalaureate (IB). Peninjauan […]

expand_less