Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » DPRD Kota Sukabumi Apresiasi Razia Miras Satpol PP Jelang Ramadan 2026, Dorong Penegakan Perda Secara Konsisten

DPRD Kota Sukabumi Apresiasi Razia Miras Satpol PP Jelang Ramadan 2026, Dorong Penegakan Perda Secara Konsisten

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month 8 jam yang lalu

Lens IDN, Sukabumi Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi NasDem, Taufik Muhammad Guntur, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menggandeng unsur TNI dan Polri dalam menggelar razia minuman keras (miras) menjelang Ramadan 2026.

Menurut Taufik, operasi gabungan tersebut mencerminkan kehadiran negara dalam menjamin ketertiban umum sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang akan menjalankan ibadah di bulan suci.

“Langkah cepat Satpol PP bersama TNI-Polri patut diapresiasi. Ini bukan semata penegakan peraturan daerah, tetapi juga bentuk perlindungan sosial bagi warga menjelang Ramadan,” ujarnya di Sukabumi, Senin (16/2/2026).

Penegakan Perda untuk Ketertiban Umum

Razia yang dilakukan di sejumlah titik rawan di wilayah Kota Sukabumi itu berhasil menyita sedikitnya 43 botol minuman beralkohol siap edar serta puluhan botol kosong yang diduga akan digunakan kembali untuk peredaran ilegal.

Penertiban tersebut dilaksanakan berdasarkan ketentuan peraturan daerah (Perda) yang mengatur larangan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol, sebagaimana diamanatkan dalam sistem hukum nasional dan kewenangan pemerintah daerah dalam menjaga ketenteraman serta ketertiban umum.

Dalam konteks hukum, tindakan Satpol PP sejalan dengan fungsi dan tugasnya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk menegakkan Perda dan menyelenggarakan ketertiban umum serta ketenteraman masyarakat.

Operasi Harus Dilakukan Secara Berkelanjutan

Taufik menilai, operasi serupa tidak boleh hanya bersifat insidental atau musiman menjelang Ramadan. Ia menegaskan perlunya pengawasan rutin sepanjang tahun guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Gangguan ketertiban seringkali berawal dari konsumsi miras. Karena itu, pengawasan harus konsisten dan berkelanjutan, tidak hanya ketika mendekati Ramadan,” tegasnya.

Komisi I DPRD Kota Sukabumi, lanjutnya, akan mendukung penguatan koordinasi lintas aparat, termasuk mendorong pengawasan terpadu dan pembinaan terhadap para pedagang agar tidak kembali melanggar ketentuan hukum.

Pendekatan Humanis dan Edukatif

Selain penindakan, Taufik juga mendorong Pemerintah Kota Sukabumi untuk mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif kepada masyarakat. Ia menilai pembinaan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran hukum dan perubahan perilaku.

“Penertiban memang penting, tetapi pembinaan jauh lebih strategis. Tujuan akhirnya bukan sekadar penyitaan barang bukti, melainkan menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan sehat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pendekatan humanis dinilai dapat memperkuat legitimasi penegakan hukum sekaligus mengurangi potensi pelanggaran berulang, terutama menjelang momentum keagamaan yang membutuhkan suasana kondusif.

Menjaga Kekhusyukan Ramadan 2026

Menjelang Ramadan 2026, DPRD Kota Sukabumi berharap sinergi antara Satpol PP, TNI, dan Polri terus dipertahankan sebagai model kolaborasi antar-institusi dalam menjaga stabilitas daerah.

“Kami ingin masyarakat Kota Sukabumi dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk. Sinergi antar-aparat ini adalah contoh kerja sama yang harus dijaga demi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.

Langkah preventif dan penegakan hukum yang konsisten diharapkan mampu menekan peredaran miras ilegal serta memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan ketertiban umum, khususnya di Kota Sukabumi, menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

  • Penulis: Azkatia
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG-20260108-WA0045

    Pastikan Kesiapan Kelistrikan Nataru 2025/2026, PLN Nusa Daya Unit Pelaksana Sulawesi II Melakukan Gelar Peralatan dan Personel Yantek

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Makassar – Dalam rangka memastikan keandalan pasokan listrik selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PLN Nusa Daya Unit Pelaksana Sulawesi II menggelar kegiatan Gelar Peralatan dan Personel Pelayanan Teknik (Yantek), sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi peningkatan beban listrik dan potensi gangguan sistem. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan kerja UP2D Sulselrabar ini […]

  • WhatsApp Image 2026-02-10 at 10.58.12

    UMKM Dessert dari Kudus Ini Manfaatkan AI untuk Naik Kelas

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, KUDUS — Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin meluas ke berbagai sektor usaha, termasuk industri kuliner. Perkembangan ini mendorong pelaku usaha untuk mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan efisiensi operasional dan pemasaran. PT Indoboga Makmur Pratama, perusahaan pengembang usaha kemitraan yang berbasis di Kudus, memperkenalkan integrasi tujuh asisten AI pada lini usaha dessert […]

  • Kementerian Agama Tugaskan 98 Guru PAI di Sekolah Rakyat, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

    Kementerian Agama Tugaskan 98 Guru PAI di Sekolah Rakyat, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) resmi menugaskan 98 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk mengajar di Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas yang menjadi implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang tercantum dalam Asta Cita ke-4. Program Sekolah Rakyat telah berjalan […]

  • IMG_0746

    Produktif atau Sekadar Lelah? Mitos Besar Budaya Hustle

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Dalam beberapa tahun terakhir, dunia kerja dihadapkan pada dua narasi besar yang saling berseberangan: budaya hustle dan work-life balance. Di satu sisi, budaya hustle memuja kerja keras tanpa henti, jam kerja panjang, dan pengorbanan waktu pribadi demi pencapaian karier. Di sisi lain, work-life balance menekankan keseimbangan antara pekerjaan, kehidupan pribadi, kesehatan mental, dan […]

  • SEVENTEEN UNESCO

    SEVENTEEN sebagai Soft Power Korea Selatan melalui Diplomasi Musik 

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Bisakah musik menjadi alat diplomasi negara? Pertanyaan ini mungkin terdengar aneh di tengah dunia politik global yang kini dipenuhi ketegangan dan persaingan militer. Tapi Korea Selatan berhasil membuktikan bahwa kekuatan budaya bisa jadi strategi nasional yang efektif. Lewat gelombang budaya atau Hallyu, negeri ginseng ini mengubah musik, drama, hingga fashion jadi […]

  • Abd. Wafi, S.H.

    Putusan MK soal Batas Usia Minimal Capres-Cawapres, Antara Penjaga Konstitusi dan Penentu Panggung Politik

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Abd. Wafi, S.H., Advokat Muda Perhimpunan Advokat Indonesia.
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menjadi sorotan publik setelah memutuskan untuk menolak permohonan uji materi terhadap Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yang mengatur batas usia minimal calon presiden dan wakil presiden pada angka 40 tahun. Putusan ini mengukuhkan bahwa, kecuali terdapat pengalaman sebagai kepala daerah […]

expand_less