Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pelantikan JKSN DIY Tegaskan Visi Besar Kemajuan Pesantren dan Persaudaraan Umat

Pelantikan JKSN DIY Tegaskan Visi Besar Kemajuan Pesantren dan Persaudaraan Umat

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025

Lens IDN, Sleman – Aula Pondok Pesantren Diponegoro, Sleman, pada Minggu malam (10/8/2025) menjadi saksi lahirnya kepengurusan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara yang dihadiri ratusan kiai, gus, ning, dan penggiat pesantren ini berlangsung hangat sekaligus penuh khidmat, menjadi ajang silaturahim bersama Ketua Umum JKSN, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim.

Dalam sambutannya, KH. M. Syakir Ali, Pengasuh Ponpes Diponegoro sekaligus Dewan Pembina JKSN, menegaskan bahwa organisasi ini harus menjadi cerminan perjuangan Ahlussunah wal Jamaah, dengan fokus pada pemberdayaan pesantren dan masyarakat.

“Panjenengan semua memiliki kewajiban menjaga eksistensi pesantren, dengan pembenahan-pembenahan yang positif,” ujarnya, memberi penekanan pada arah perjuangan yang jelas.

Sementara itu, KH. Asep Saifuddin Chalim memotivasi hadirin untuk memiliki tekad dan semangat juang yang konsisten. Ia memaparkan kisah sukses Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto yang kini menaungi lebih dari 12 ribu santri sebagai contoh nyata bahwa kemajuan pesantren membutuhkan visi besar, manajemen yang kuat, dan kerja sama yang solid.

“JKSN harus fokus pada pemberdayaan pesantren, membantu meningkatkan mutu dan kualitasnya agar semakin baik dan merata. Dan yang tak kalah penting, JKSN wajib menjadi penjaga perdamaian serta kesatuan umat,” tegasnya.

Prosesi pelantikan pengurus dipimpin langsung oleh Gus M. Ghofirin, Sekjen JKSN. Para pengurus yang dilantik mengikuti jalannya prosesi dengan khidmat. Dengan terbentuknya JKSN DIY, jaringan konsolidasi organisasi ini semakin menguat, diikuti mandat untuk segera merapatkan barisan dan membentuk kantor kesekretariatan.

Di DIY, JKSN dinakhodai oleh Gus Rofiq Anwar, seorang pengusaha sekaligus wali santri Amanatul Ummah, yang pernah menimba ilmu di Guyangan, Pati, dan kini tengah merintis lembaga pendidikan unggulan di Yogyakarta. Sementara posisi Ketua Dewan Pengawas diamanahkan kepada KH. Aguk Iriawan dari Ponpes Baitul Hilmah.

Pelantikan ini tidak sekadar menandai terbentuknya struktur organisasi, tetapi juga menjadi peneguhan komitmen bersama: menjadikan pesantren sebagai pusat kemajuan ilmu, akhlak, dan kesejahteraan umat, sekaligus merawat harmoni di tengah masyarakat. JKSN DIY Resmi Dilantik, Teguhkan Komitmen Pemberdayaan Pesantren dan Persatuan Umat

Sleman – Aula Pondok Pesantren Diponegoro, Sleman, pada Minggu malam (10/8/2025) menjadi saksi lahirnya kepengurusan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara yang dihadiri ratusan kiai, gus, ning, dan penggiat pesantren ini berlangsung hangat sekaligus penuh khidmat, menjadi ajang silaturahim bersama Ketua Umum JKSN, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim.

Dalam sambutannya, KH. M. Syakir Ali, Pengasuh Ponpes Diponegoro sekaligus Dewan Pembina JKSN, menegaskan bahwa organisasi ini harus menjadi cerminan perjuangan Ahlussunah wal Jamaah, dengan fokus pada pemberdayaan pesantren dan masyarakat.

“Panjenengan semua memiliki kewajiban menjaga eksistensi pesantren, dengan pembenahan-pembenahan yang positif,” ujarnya, memberi penekanan pada arah perjuangan yang jelas.

Sementara itu, KH. Asep Saifuddin Chalim memotivasi hadirin untuk memiliki tekad dan semangat juang yang konsisten. Ia memaparkan kisah sukses Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto yang kini menaungi lebih dari 12 ribu santri sebagai contoh nyata bahwa kemajuan pesantren membutuhkan visi besar, manajemen yang kuat, dan kerja sama yang solid.

“JKSN harus fokus pada pemberdayaan pesantren, membantu meningkatkan mutu dan kualitasnya agar semakin baik dan merata. Dan yang tak kalah penting, JKSN wajib menjadi penjaga perdamaian serta kesatuan umat,” tegasnya.

Prosesi pelantikan pengurus dipimpin langsung oleh Gus M. Ghofirin, Sekjen JKSN. Para pengurus yang dilantik mengikuti jalannya prosesi dengan khidmat. Dengan terbentuknya JKSN DIY, jaringan konsolidasi organisasi ini semakin menguat, diikuti mandat untuk segera merapatkan barisan dan membentuk kantor kesekretariatan.

Di DIY, JKSN dinakhodai oleh Gus Rofiq Anwar, seorang pengusaha sekaligus wali santri Amanatul Ummah, yang pernah menimba ilmu di Guyangan, Pati, dan kini tengah merintis lembaga pendidikan unggulan di Yogyakarta. Sementara posisi Ketua Dewan Pengawas diamanahkan kepada KH. Aguk Iriawan dari Ponpes Baitul Hilmah.

Pelantikan ini tidak sekadar menandai terbentuknya struktur organisasi, tetapi juga menjadi peneguhan komitmen bersama: menjadikan pesantren sebagai pusat kemajuan ilmu, akhlak, dan kesejahteraan umat, sekaligus merawat harmoni di tengah masyarakat.

Untuk diketahui, pengurus JKSN DI Yogyakarta sudah merepresentasikan dari perwakilan kiai dan santri dari semua Kabupaten/Kota di Provinsi tersebut.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Triyaningsih

    Triyaningsih Raih Emas di Nomor 5K Pornas Korpri XVII 2025, Bukti Ketangguhan Atlet Kemenpora

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Palembang — Atlet kebanggaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Triyaningsih, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas pada nomor lari 5 kilometer (5K) kategori usia di bawah 45 tahun dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII Tahun 2025 yang berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (11/10). Dalam perlombaan yang berlangsung sengit […]

  • WhatsApp Image 2025-10-15 at 14.41.24

    East Borneo International Folklore Festival 2025: Diplomasi Budaya Indonesia

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Diplomasi di era modern tidak lagi terbatas pada ruang negosiasi antar pejabat. Kini, pesan perdamaian dan kerja sama juga dapat disampaikan lewat film, musik, tarian dan berbagai ekspresi budaya. Salah satu bentuk strategi diplomasi budaya yaitu East Borneo International Folklore Festival (EBIFF) 2025 menjadi contoh menarik bagaimana Indonesia memanfaatkan seni dan […]

  • IMG-20251110-WA0005

    Logo MUNAS VI APKLI-P Diluncurkan: Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8% dan Penguatan UMKM Nasional

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Menjelang peringatan Hari Pahlawan, Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI-P) menggelar silaturahmi nasional sekaligus meluncurkan logo MUNAS VI APKLI-P yang akan digelar di Jakarta pada 6–8 Februari 2025. Acara yang berlangsung di Jakarta Barat, Minggu (9/11/2025), menjadi momentum penting bagi organisasi ini untuk menegaskan komitmen dalam berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi […]

  • kenm

    Tips Memilih Bus Malam yang Aman dan Tepat untuk Kebutuhanmu

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Pariwisata – Perjalanan jarak jauh sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang, terutama jika harus ditempuh dalam waktu yang cukup lama dan melelahkan. Tidak sedikit orang yang merasa bingung dalam menentukan moda transportasi yang paling tepat, paling aman, dan paling sesuai dengan kebutuhan serta anggaran yang dimiliki. Di antara berbagai pilihan yang […]

  • publikasi_1776258318_69df8d0ed4287 (1)

    Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global, Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Konsumsi Nasional

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Ketidakpastian global yang dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik serta gangguan rantai pasok masih menjadi tantangan serius bagi perekonomian dunia. Namun di tengah tekanan tersebut, Indonesia dinilai tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional berkat kuatnya konsumsi domestik, terutama yang ditopang oleh peran strategis kelas menengah. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyampaikan […]

  • download (3)

    SNT 13 Bolaang Mongondow Jadi Harapan Baru bagi Murid Berprestasi Sulawesi Utara

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Sulawesi Utara — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di 17 titik di Indonesia. Salah satu sekolah tersebut hadir di wilayah utara Indonesia, yakni SNT 13 Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Kehadiran SNT 13 Bolaang Mongondow menjadi harapan baru bagi para murid untuk mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi, sekaligus […]

expand_less