Rawat Solidaritas dan Kepedulian Sosial, Bansos FDIKOM 2026 Sambangi Panti YPMS Kedaung
- account_circle Azkatia
- calendar_month 11 jam yang lalu

DEMA FDIKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar kegiatan Bakti Sosial (Bansos) FDIKOM 2026 di Panti YPMS Kedaung. (Foto: Dok/Ist).
Lens IDN, Banten – Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (DEMA FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar kegiatan Bakti Sosial (Bansos) FDIKOM 2026 di Panti YPMS Kedaung selama dua hari. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat sekaligus perwujudan pengabdian sosial yang berlandaskan nilai solidaritas dan kemanusiaan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tidak hanya diisi dengan penyaluran bantuan berupa baju siap pakai, buku, dan santunan, tetapi juga berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif yang melibatkan anak-anak di lingkungan panti.
Ketua Umum DEMA FDIKOM UIN Jakarta, Zidan Ramdani, menuturkan bahwa kegiatan bakti sosial menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperkuat kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat. Ia menilai bahwa tanggung jawab mahasiswa tidak berhenti pada aktivitas akademik dan organisasi, tetapi juga perlu diwujudkan melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan kemasyarakatan. “Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa solidaritas bukan hanya tentang memberikan sesuatu kepada orang lain, melainkan juga tentang kesediaan untuk hadir, berbagi, dan membangun hubungan yang setara. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa kepedulian sosial harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” ujar Zidan.
Selama dua hari pelaksanaan, Bansos FDIKOM 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan fun learning, perlombaan, dan pentas seni bersama anak-anak Panti YPMS Kedaung. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar sambil bermain, mengembangkan kreativitas, serta mengekspresikan diri dalam suasana yang menyenangkan. Selain memberikan bantuan material, rangkaian aktivitas ini juga bertujuan menciptakan pengalaman kebersamaan yang bermakna antara mahasiswa dan anak-anak. Interaksi yang terbangun selama kegiatan diharapkan dapat mempererat hubungan sosial sekaligus menumbuhkan semangat saling menghargai dan peduli terhadap sesama.
Ketua Pelaksana Bansos FDIKOM 2026, Raffi Pratama, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan dirancang untuk menghadirkan pengalaman pengabdian yang tidak terbatas pada pembagian bantuan. Menurutnya, keterlibatan langsung mahasiswa dalam kegiatan edukatif dan seni merupakan bagian penting untuk membangun kedekatan dengan anak-anak serta menciptakan suasana kebersamaan. “Kami berupaya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, belajar bersama, dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak. Kami berharap kegiatan seperti fun learning, perlombaan, dan pentas seni dapat memberikan kesan positif sekaligus memperkuat nilai kepedulian di antara mahasiswa dan masyarakat,” ungkap Raffi.
Melalui Bansos FDIKOM 2026, DEMA FDIKOM UIN Jakarta berharap budaya solidaritas dan pengabdian sosial dapat terus tumbuh di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui bantuan sosial, pendidikan, dan interaksi kemanusiaan. Lebih dari sekadar agenda organisasi, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran bahwa kepedulian sosial merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dirawat secara berkelanjutan. Dengan semangat tersebut, mahasiswa diharapkan terus mengambil peran dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
- Penulis: Azkatia

