Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » FABEM Jawa Timur Kecam Polri: Kasus Tewasnya Driver Ojol Jadi Bukti Kekerasan Negara Masih Hidup

FABEM Jawa Timur Kecam Polri: Kasus Tewasnya Driver Ojol Jadi Bukti Kekerasan Negara Masih Hidup

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Jum, 29 Agu 2025

Lens IDN, Surabaya Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) Jawa Timur melontarkan kritik keras terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pasca peristiwa tragis yang menimpa seorang driver ojek online (Ojol), Moh. Umar Amirudin. Kejadian ini disebut sebagai bukti nyata bahwa praktik kekerasan negara terhadap rakyat masih terus berlangsung dan mencederai prinsip demokrasi.

Menurut FABEM Jatim, Polri yang seharusnya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat justru berubah menjadi sosok menakutkan bagi rakyat. “Polri kini lebih sering tampil sebagai alat kekerasan, bukan sebagai pengayom masyarakat. Peristiwa ini menunjukkan bahwa demokrasi kita masih jauh dari cita-cita awal,” tegas Ketua FABEM Jatim, Doni, dalam keterangannya.

Kematian Driver Ojol Jadi Potret Buram Aparat

FABEM Jatim menilai tindakan aparat kepolisian yang menyebabkan gugurnya Moh. Umar Amirudin adalah bentuk nyata hilangnya jati diri Polri. Kekerasan demi kekerasan yang dilakukan oleh oknum aparat, kata Doni, semakin menjauhkan kepolisian dari nilai kemanusiaan dan konstitusi.

“Gugurnya saudara Moh. Umar Amirudin adalah duka yang mendalam sekaligus tamparan keras bagi demokrasi Indonesia. Nyawa yang hilang hari ini adalah representasi kegagalan negara dalam melindungi rakyatnya,” ujarnya.

Demokrasi yang Terkoyak

FABEM Jatim mengingatkan bahwa demokrasi seharusnya memberikan ruang kebebasan berpendapat, kebebasan berkumpul, serta jaminan keselamatan bagi warga negara yang menyampaikan aspirasi di ruang publik. Namun, realitas yang terjadi justru sebaliknya.

“Insiden ini membuktikan bahwa kebebasan sipil masih terancam. Aparat yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga hak-hak rakyat justru berperan sebagai pelanggar,” tambah Doni.

Tuntutan Perubahan

Melalui pernyataannya, FABEM Jatim mendesak agar Polri segera melakukan introspeksi serta menindak tegas oknum aparat yang terlibat. Mereka juga menuntut adanya reformasi institusi kepolisian agar tidak lagi menimbulkan korban di masa depan.

“Reformasi Polri adalah keharusan. Tanpa itu, demokrasi akan terus berada di ujung tanduk, dan rakyat tidak akan lagi percaya kepada aparat yang seharusnya melindungi mereka,” tegasnya.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • PW Persis Jakarta Desak Penuntasan Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024: Hapus Kekebalan Hukum, Kembalikan Hak Umat

    PW Persis Jakarta Desak Penuntasan Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024: Hapus Kekebalan Hukum, Kembalikan Hak Umat

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PW Persis) Jakarta menegaskan sikap tegas terkait mencuatnya dugaan korupsi kuota haji 2024. Ketua PW Persis Jakarta, Ustaz Sofyan Munawar, mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas praktik manipulasi distribusi kuota haji dan memastikan para pelaku tidak mendapatkan kekebalan hukum. “Tidak boleh ada kekebalan hukum bagi siapa […]

  • jdh

    Wujudkan UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN Untidar Periode Januari 2026 Gelar Pendampingan Legalitas Usaha di Desa Mangunrejo

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Magelang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar Desa Mangunrejo Periode Januari 2026 mengadakan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), Pengajuan Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), dan Pembuatan Merek Dagang beserta Logo Produk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mangunrejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten […]

  • WhatsApp Image 2026-02-03 at 12.06.08

    PT Dahana Ikut Berperan dalam Hearing Session Revisi Perkap Nomor 17 Tahun 2017 di Bali

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bandung – Direktorat Keamanan Negara Baintelkam Mabes Polri bersama Asosiasi Jasa Angkutan Bahan Peledak menggelar Hearing Session dalam rangka menghimpun masukan terkait rencana revisi Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perkap) Nomor 17 Tahun 2017 tentang perizinan, pengamanan, pengawasan, dan pengendalian bahan peledak. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan regulasi dengan perkembangan kebutuhan industri […]

  • IMG-20260509-WA0016

    Dapur SPPG dan Keracunan Siswa: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Kasus keracunan siswa akibat makanan dari dapur SPPG tidak boleh dipandang sebagai insiden biasa. Peristiwa ini adalah alarm keras bahwa ada persoalan serius dalam tata kelola, pengawasan, dan tanggung jawab hukum penyedia makanan di lingkungan sekolah. Ketika siswa menjadi korban, maka pertanyaannya bukan lagi sekadar siapa yang mengelola dapur, melainkan siapa […]

  • Iqbal Agus Tira

    Iqbal Agus Tira Rilis Single “Sesalkan Saja”, Pop Indo Penuh Penyesalan dan Kerinduan

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Penyanyi sekaligus penulis lagu Iqbal Agus Tira, yang dikenal publik sebagai Iqbal LIDA 2018, kembali meramaikan industri musik Tanah Air dengan merilis single terbarunya berjudul “Sesalkan Saja”. Lagu ini menjadi karya ketiga Iqbal setelah dua single sebelumnya berhasil mencuri perhatian pecinta musik Indonesia. Mengusung genre Pop Indo, “Sesalkan Saja” menghadirkan melodi […]

  • 68b02c8eeaf6f

    Ridwan Kamil Resmi Angkat Arkana Aidan Misbach sebagai Anak, Permohonan Dikabulkan Pengadilan Agama Bandung

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bandung – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, secara resmi mengumumkan bahwa permohonannya untuk mengangkat Arkana Aidan Misbach sebagai anak telah dikabulkan oleh Pengadilan Agama Bandung. Penetapan tersebut menjadi dasar hukum yang mengesahkan proses pengangkatan anak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sidang penetapan berlangsung di Pengadilan Agama Bandung pada Rabu, 8 Juli 2026. […]

expand_less