Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 99 Pengurus Daerah Se-Indonesia Siap Dukung Amri Akbar, Harapan Baru KAMMI Pusat

99 Pengurus Daerah Se-Indonesia Siap Dukung Amri Akbar, Harapan Baru KAMMI Pusat

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Jum, 29 Agu 2025

Lens IDN, Jakarta – Penanggung Jawab (PJ) Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI), M. Amri Akbar, disebut sebagai harapan baru bagi kader KAMMI di seluruh Indonesia. Dukungan itu datang dari puluhan Ketua Pengurus Daerah (PD) di berbagai wilayah.

Muhammad Imran, anggota Pengurus Pusat KAMMI, saat dihubungi media menyampaikan bahwa sudah ada sebanyak 99 Ketua Pengurus Daerah KAMMI menyatakan dukungan terhadap Amri Akbar.

“Di tengah krisis gerakan KAMMI dan lemahnya perawatan kader, hadirnya PJ Ketua Umum PP KAMMI yang baru menjawab keresahan kader akar rumput. Hingga kini, sudah ada 99 Ketua Pengurus Daerah yang siap membersamai, dan kami yakin dukungan akan terus mengalir.” ujar Imran.

Dukungan tersebut salah satunya datang dari Muhammad Arifutajjal, Ketua PD KAMMI Pekanbaru. Ia menyebut penunjukan Amri Akbar sebagai langkah tepat.

“Di KAMMI dibutuhkan sosok ketua yang visioner agar organisasi tidak jalan di tempat, seorang pemimpin yang membawa perubahan sekaligus menjadi panutan. Menurut saya, Amri Akbar adalah pilihan yang tepat,” ucap Arifutajjal.

Andre, Ketua PD KAMMI Jakarta Pusat, juga menegaskan dukungannya. Menurutnya, organisasi akan sehat bila dipimpin oleh ketua yang memiliki terobosan.

“Dengan hadirnya PJ Ketua Umum KAMMI Pusat, Amri Akbar, organisasi ini akan memulai langkah baru menuju perubahan. Kita percaya pada terobosannya, dan tugas kita adalah memberikan kepercayaan penuh kepadanya,” kata Andre.

Senada dengan itu, Hamzan Watoni, Ketua PD KAMMI Mataram, turut memberikan apresiasi.

“Saya sudah lama mengenal Bang Amri Akbar. Setiap langkahnya selalu meninggalkan legacy yang baik. Kini, dengan beliau memimpin sebagai PJ Ketua Umum, saya yakin akan ada banyak terobosan yang bermanfaat untuk kader di seluruh Indonesia,” ungkap Hamzan.

Ia menambahkan, “Hari ini KAMMI memiliki wajah baru dan harapan baru. Mari kita tetap solid mendukung setiap langkah dan keputusan beliau. Saatnya kita berlayar bersama menuju perubahan.”

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2025-12-18 at 10.05.41

    Senja dalam Cahaya Al-Qur’an: “Langkah Lembut Penuh Kedamaian” Menanamkan Nilai Moderasi Beragama Sejak Dini di TPQ Miftahul Ulum

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Surabaya – Moderasi beragama merupakan sikap penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini agar anak-anak mampu memahami ajaran agama secara seimbang, toleran, dan penuh rasa hormat terhadap sesama. Dalam rangka pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari Mata Kuliah Umum (MKU) Agama Islam yang diampu oleh Bu Rohmatul Faizah, S.Pd.I., M.Pd.I., kami […]

  • Purbaya-Yudhi-Sadewa-1

    PMK 81/2025 Terbit, Pemerintah Perketat Tata Kelola Dana Desa untuk Dukung Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Keuangan resmi memperketat tata kelola dana desa melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025. Aturan ini menjadi landasan baru dalam pengelolaan dan penyaluran dana desa agar lebih akuntabel, tepat sasaran, serta sejalan dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi kerakyatan yang dicanangkan Presiden dan menjadi pedoman pada […]

  • WhatsApp Image 2025-10-22 at 08.33.55

    Hari Santri Nasional: Refleksi Peran dan Nilai Santri dalam Kehidupan Berbangsa

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Santri secara umum dapat diartikan sebagai seseorang yang sedang belajar secara langsung atau pernah belajar di lembaga pendidikan berbasis asrama seperti pondok pesantren. Berdasarkan realitas lingkungan pendidikan di Indonesia, jumlah pondok pesantren sangat melimpah, yang sekaligus menunjukkan bahwa komunitas santri memiliki jumlah yang dominan di dunia pendidikan nasional. Kondisi ini tentu […]

  • IMG-20260425-WA0013

    Tanamkan Cinta Tanah Air, Siswa SIP 55 Gelar Penyuluhan di SMK Muhammadiyah 3 Cisaat

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Sukabumi – Semangat cinta tanah air ditanamkan kepada para siswa SMK Muhammadiyah 3 Cisaat melalui kegiatan penyuluhan Kamtibmas yang digelar oleh siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-55 Tahun Ajaran 2026 Resimen Desaka Dhira Pradipha, Jumat (24 April 2026). Kegiatan yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, para guru, serta puluhan siswa yang […]

  • 4025WhatsApp_Image_2026-06-02_at_9.56.54_PM__1_

    Atas Arahan Presiden Prabowo, Wamensesneg Juri Ardiantoro Tinjau Korban Kebakaran Kemayoran dan Salurkan Bantuan

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Melaksanakan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro meninjau langsung posko pengungsian korban kebakaran di kawasan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026) malam. Kunjungan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Selain memastikan penanganan […]

  • IMG-20260311-WA0006

    Longsor Sampah Bantar Gebang Jadi Alarm Pengelolaan Sampah Jakarta, PMII DKI: Bukti Kegagalan Sistem

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) DKI Jakarta mengkritik keras peristiwa longsor sampah yang terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. Kejadian ini dinilai sebagai bukti nyata buruknya tata kelola sampah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang hingga hari ini masih mengandalkan metode penumpukan konvensional yang berisiko […]

expand_less