Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Menko Airlangga Ajak Lulusan PTIQ Jadi Inovator Ekonomi Berkeadilan Berbasis Nilai Qur’ani

Menko Airlangga Ajak Lulusan PTIQ Jadi Inovator Ekonomi Berkeadilan Berbasis Nilai Qur’ani

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month 16 jam yang lalu

Lens IDN, Jakarta— Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak para lulusan Universitas PTIQ Jakarta untuk menjadi inovator dan problem solver yang mampu menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam pembangunan ekonomi nasional.

Pesan tersebut disampaikan Airlangga saat memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Menurut Airlangga, nilai-nilai Al-Qur’an memiliki relevansi penting dalam menghadapi tantangan ekonomi, khususnya ketika dunia masih dihadapkan pada ketidakpastian global. Pembangunan ekonomi, kata dia, tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga harus memastikan terciptanya keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Al-Qur’an sebagai pedoman hidup telah memberikan asas-asas fundamental dalam tata kelola perekonomian yaitu Prinsip Keadilan (‘Adl) dan Keseimbangan (Mizan),” ujar Airlangga.

Ia kemudian mengutip firman Allah dalam QS An-Nahl ayat 90 yang menekankan perintah untuk berlaku adil dan berbuat kebajikan serta larangan melakukan perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan.

Pertumbuhan Ekonomi Diiringi Perbaikan Indikator Sosial

Airlangga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional juga perlu dilihat dari dampaknya terhadap kondisi sosial masyarakat.

Pada Maret 2026, tingkat kemiskinan tercatat sebesar 8,07 persen. Sementara itu, rasio Gini berada pada level 0,368, yang disebut sebagai angka terendah dalam satu dekade. Tingkat pengangguran terbuka juga tercatat sebesar 4,65 persen.

Dibandingkan Maret 2025, jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 926 ribu orang. Perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator yang menunjukkan adanya upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Untuk memperluas pemerataan manfaat pembangunan, pemerintah juga menyiapkan 28 program perlindungan sosial yang mencakup berbagai tahapan kehidupan masyarakat.

Sejumlah program tersebut antara lain Program Indonesia Pintar yang menyasar 22 juta siswa, Sekolah Rakyat bagi masyarakat miskin, Makan Bergizi Gratis dengan target 74 juta penerima, Cek Kesehatan Gratis, Program Keluarga Harapan bagi 10 juta keluarga penerima manfaat, serta pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi 96,8 juta masyarakat.

Selain itu, berbagai subsidi dan kompensasi energi juga terus diberikan sebagai bagian dari kebijakan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.

Inklusi Keuangan Syariah Masih Perlu Diperkuat

Dalam orasi ilmiahnya, Airlangga juga menyoroti perkembangan inklusi dan literasi keuangan di Indonesia.

Indeks inklusi keuangan telah mencapai 93,61 persen, sedangkan tingkat literasi keuangan berada pada angka 69,57 persen. Angka literasi tersebut disebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara OECD yang berada di level 63 persen.

Meski demikian, Airlangga menilai masih terdapat ruang untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah. Saat ini, tingkat inklusi keuangan syariah tercatat 13,14 persen.

Pemerintah, lanjutnya, terus mendorong penguatan pemahaman masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap produk keuangan syariah. Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas kepemilikan rekening masyarakat melalui BRI dan Bank Syariah Indonesia.

Ekonomi Syariah dan Industri Halal Terus Dikembangkan

Pengembangan ekonomi syariah dan industri halal juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat perekonomian nasional.

Airlangga menyebut aset keuangan syariah Indonesia telah mencapai sekitar Rp3.131 triliun. Indonesia juga disebut berada di posisi keempat dunia bersama Malaysia dalam indikator yang disampaikan pemerintah tersebut.

Di sektor Muslim modest fashion, Indonesia menempati peringkat pertama dunia. Sementara pada industri halal, telah diterbitkan sekitar 4,4 juta sertifikat halal bagi 3,4 juta pelaku usaha yang mencakup 14,68 juta produk.

Indonesia juga telah memiliki mutual recognition arrangement untuk produk halal dengan 39 negara. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses produk halal Indonesia ke pasar internasional.

Airlangga Titip Tiga Pesan untuk Wisudawan PTIQ

Di hadapan para wisudawan sarjana, magister, dan doktor Universitas PTIQ Jakarta, Airlangga menyampaikan tiga pesan yang berkaitan dengan peran lulusan perguruan tinggi dalam menghadapi perkembangan zaman.

Pesan pertama adalah agar para lulusan menjadi problem solver dan inovator dengan membawa nilai-nilai Qur’ani ke dalam ruang kebijakan maupun kehidupan masyarakat.

“Kedua, kuasai teknologi dan literasi digital, jangan gagap terhadap perkembangan zaman seperti Artificial Intelligence (AI) dan perkembangan teknologi lainnya,” kata Airlangga.

Pesan ketiga, para lulusan diminta memanfaatkan berbagai program pemerintah untuk meningkatkan kompetensi, pengalaman, maupun akses pembiayaan.

Beberapa program yang disebut Airlangga antara lain MagangHub, pelatihan GIG Economy dan Digital Talent Scholarship, pembiayaan bersubsidi untuk wirausaha termasuk KUR syariah, serta program LPDP untuk melanjutkan pendidikan.

“Saya ingin menitipkan tiga pesan utama kepada para wisudawan S1, S2, dan S3 PTIQ Jakarta. Pertama, jadilah problem solver dan inovator, bawa nilai-nilai Qur’ani ke dalam ruang-ruang kebijakan,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Agama RI sekaligus Rektor Universitas PTIQ Jakarta Nasaruddin Umar, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Al-Qur’an (YPA) Ponco Sutowo, Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Al-Quran Achmad Zacky Siraj, pimpinan dan Senat Akademik Universitas PTIQ Jakarta, para Guru Besar, perwakilan kementerian/lembaga, serta para wisudawan bersama orang tua atau wali.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menparekraf

    Menparekraf Apresiasi Kolaborasi Sulut dan Tomohon, Perkuat Pariwisata Berbasis Budaya dan Bunga

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Tomohon – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Tomohon, dan masyarakat atas suksesnya Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025. Ia menilai festival ini menjadi bukti kekuatan kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pariwisata daerah. “Semangat gotong royong ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk mengembangkan event daerah […]

  • WhatsApp Image 2025-11-28 at 10.09.56

    Habib Aboe Apresiasi Korlantas Polri, Tekankan Pendekatan Humanis Jelang Nataru 2025–2026

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, memberikan apresiasi terhadap kinerja Direktorat Lalu Lintas Polri dalam menghadapi tantangan pelayanan publik, khususnya menjelang arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan lalu lintas harus diukur dari implementasi nyata di lapangan, bukan semata paparan konsep di forum […]

  • ISI Surakarta

    Eksplorasi Kreativitas: Mahasiswa Desain Interior FSRD ISI Surakarta Jalani Kuliah Kerja Profesi di PT KAMU Concepts Studio & Design

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bali – Mahasiswa Program Studi Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta mengikuti program Kuliah Kerja Profesi (KKP) di PT KAMU Concepts Studio & Design, 30 Desember 2025. Program ini bertujuan unttuk memberikan pengalaman kerja nyata serta memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang desain interior. Selama mengikuti KKP, mahasiswa ISI Surakarta terlibat […]

  • WhatsApp Image 2026-06-06 at 13.00.40

    Mengubah Gameplay Menjadi Pendapatan: Kisah Sukses Finansial Kreator Game ‘7 APRIL FF’

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Pontianak – Komoditas ekonomi digital kini merambah ke sektor yang sebelumnya dianggap sebelah mata, yaitu dunia game. Falintino, wirausahawan muda sekaligus konten kreator di balik merek 7 APRIL FF, sukses membuktikan bahwa industri game Free Fire merupakan sektor kreatif yang sangat produktif. Dari sebuah kamar di Kalimantan Barat, ia berhasil memutar roda ekonomi […]

  • IMG_3549

    Gandeng Alit Sinyo, Satria Abdi Tampilkan Warna Musik Lebih Segar dalam “Aku Baru”

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Entertainment – Solois berbakat tanah air, Satria Abdi, kembali mewarnai industri musik Indonesia dengan merilis single terbarunya yang bertajuk “Aku Baru”. Karya ini bukan sekadar rilisan rutin, melainkan sebuah representasi dari fase refleksi mendalam dan keberanian untuk melangkah maju. Setelah melewati berbagai proses pendewasaan, Satria mencoba menuangkan esensi kejujuran diri ke dalam sebuah […]

  • CTO Digital Edu Indonesia

    CTO Digital Edu Indonesia Resmi Nikahi Tenaga Medis Banyuwangi, Kisah Cinta Berawal dari Aplikasi Bumble

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Banyuwangi – Cinta yang tumbuh di era digital kini berujung manis di pelaminan. Aditya Roman Asyhari, Chief Technology Officer (CTO) PT Digital Edu Indonesia, resmi mempersunting Faridatul Khasanah, tenaga medis Rumah Sakit Graha Medika Banyuwangi, dalam prosesi pernikahan yang hangat dan penuh makna. Menariknya, kisah cinta pasangan ini tidak berawal dari kampus atau […]

expand_less