Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Mahasiswa UMRI Kunjungi Panti Asuhan Hikmah, Sosialisasi Tolak Radikalisme Sambil Bagi Santunan

Mahasiswa UMRI Kunjungi Panti Asuhan Hikmah, Sosialisasi Tolak Radikalisme Sambil Bagi Santunan

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Ming, 11 Jan 2026

Lens IDN, Pekanbaru – Kelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar sosialisasi “Tolak Radikalisme” di Panti Asuhan Hikmah, Rumbai Pesisir, Pekanbaru, pada Minggu (4/1/2026). Kegiatan ini dihadiri puluhan anak asuh yang antusias menerima edukasi pencegahan radikalisme sekaligus bantuan sembako, bertujuan membangun pemahaman toleransi sejak dini di kalangan anak yatim piatu.

Kelompok mahasiswa tersebut terdiri dari Adelia Aulia Agustin, Refi Oktariani, Emanuel Lase, Nala Oktaviani Ashari, dan Denisa Natalia Banjarnohor, mengemas sosialisasi dengan metode interaktif seperti diskusi kelompok, pembagian leaflet sederhana, dan permainan edukatif. Mereka menekankan bahaya paham radikalisme yang sering menyasar anak-anak rentan melalui media sosial atau lingkungan, serta pentingnya toleransi beragama sesuai Profil Pancasila. Selain sosialisasi, mahasiswa membagikan nasi bungkus, air minum, dan kebutuhan rumah tangga, di mana anak-anak asuh Panti Asuhan Hikmah yang telah berdiri sejak 2016 tampak gembira berfoto bersama relawan.

Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) memiliki 8 fakultas dan 26 program studi, dengan akreditasi B, dan berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang bermarwah dan bermartabat.

UMRI juga memiliki sistem informasi terintegrasi untuk mendukung proses manajemen informasi yang cepat dan real-time.

Kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari upaya UMRI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan radikalisme.
Tujuan utama kegiatan ini adalah melindungi anak panti asuhan dari paparan radikalisme dengan menanamkan nilai moderasi beragama dan persatuan bangsa, sejalan dengan inisiatif serupa dari mahasiswa UMRI sebelumnya di panti asuhan lain. Emanuel Lase sebagai koordinator menyatakan, “Kami ingin anak-anak ini tumbuh dengan pemikiran terbuka, jauh dari ekstremisme, melalui edukasi yang menyenangkan”.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pengelola Panti Asuhan Hikmah dan diharapkan menjadi momentum berkelanjutan dalam pencegahan radikalisme di Pekanbaru. Mahasiswa UMRI berjanji akan melanjutkan program serupa untuk memperkuat ketahanan anak-anak terhadap ancaman ideologi ekstrem.

  • Penulis: Azkatia
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2025-10-15 at 14.41.24

    East Borneo International Folklore Festival 2025: Diplomasi Budaya Indonesia

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Diplomasi di era modern tidak lagi terbatas pada ruang negosiasi antar pejabat. Kini, pesan perdamaian dan kerja sama juga dapat disampaikan lewat film, musik, tarian dan berbagai ekspresi budaya. Salah satu bentuk strategi diplomasi budaya yaitu East Borneo International Folklore Festival (EBIFF) 2025 menjadi contoh menarik bagaimana Indonesia memanfaatkan seni dan […]

  • IMG-20260615-WA0029

    PSL Shop Bertahan Pasca Pandemi, Penjualan Produk Kesehatan Tetap Stabil

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Surabaya – Di tengah berakhirnya masa pandemi COVID-19 dan menurunnya kebutuhan masyarakat terhadap berbagai perlengkapan kesehatan, PSL Shop tetap mampu mempertahankan penjualan produknya secara stabil. Toko online yang berdiri sejak Januari 2020 tersebut terus melayani kebutuhan pelanggan dengan menyediakan berbagai produk kesehatan yang berkualitas. PSL Shop memulai usahanya pada awal pandemi COVID-19 dengan […]

  • Kemenkes

    Kemenkes Perkuat Ketahanan Kesehatan Nasional lewat Pelatihan TCK-EMT Tipe 2 Menuju Sertifikasi WHO

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bogor – Dalam rangka memperkuat sistem ketahanan kesehatan nasional sekaligus memenuhi standar klasifikasi dan sertifikasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan “Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas Tenaga Cadangan Kesehatan – Emergency Medical Team (TCK-EMT) Tipe 2 Indonesia”. Pelatihan ini berlangsung pada 4–8 Agustus 2025 di Sentul, […]

  • WhatsApp Image 2026-01-05 at 16.59.07

    Mahasiswa Akuntansi UMRI Membuat Video Edukasi Tentang Anti Radikalisme yang Terjadi di SMA Negeri 72 Jakarta

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) membuat video edukasi bertema anti radikalisme sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, menyusul peristiwa kekerasan yang terjadi di SMA Negeri 72 Jakarta beberapa waktu lalu. Kegiatan pembuatan video edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai bahaya paham […]

  • ChatGPT Image Jun 3, 2026, 11_38_52 AM

    Vitinha dan João Neves Pecahkan Rekor Cristiano Ronaldo, Jadi Pemain Portugal Termahal dalam Sejarah Transfermarkt

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Dua bintang muda Portugal, Vitinha dan João Neves, kembali mencuri perhatian dunia sepak bola setelah pembaruan nilai pasar terbaru Ligue 1 yang dirilis oleh Transfermarkt. Keduanya tercatat mengalami lonjakan nilai pasar yang sangat signifikan, masing-masing sebesar 30 juta euro, sehingga kini memiliki nilai pasar fantastis sebesar 140 juta euro. Pencapaian tersebut […]

  • 1789975901326WhatsAppImage2026-09-21at14.05.08

    Tomsi Tohir Minta Evaluasi Intervensi Harga Pangan di Daerah

    • calendar_month Sen, 21 Sep 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap daerah yang masih mengalami kenaikan harga pangan meski berbagai program stabilisasi telah dilakukan. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk mengetahui kendala yang terjadi di lapangan sekaligus memastikan berbagai intervensi pemerintah benar-benar memberikan dampak terhadap masyarakat, terutama dalam […]

expand_less