Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Tingkat Penggunaan Internet Kian Tinggi, UICI dan PAD Perkuat Kolaborasi Pendidikan Digital

Tingkat Penggunaan Internet Kian Tinggi, UICI dan PAD Perkuat Kolaborasi Pendidikan Digital

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Jum, 13 Feb 2026

Lens IDN, Jakarta – Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keniscayaan. Di tengah lonjakan penggunaan internet dan masifnya konsumsi media sosial, dunia pendidikan dituntut beradaptasi agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

Hal tersebut mengemuka dalam webinar bertajuk “Dari PAD untuk Indonesia” yang diselenggarakan oleh Universitas Insan Cita Indonesia (UICI), Selasa (10/02/2026), menghadirkan Rektor UICI Prof. Asep Saefuddin dan Presiden Paguyuban Asep Dunia (PAD) Asep Jaelani sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Prof. Asep menjelaskan bahwa tingkat penggunaan internet di Indonesia terus meningkat secara signifikan.

Indonesia bahkan tercatat sebagai negara dengan jumlah pengguna internet terbesar keempat di dunia. Selain itu, durasi akses internet masyarakat juga semakin panjang, dengan 35,75 persen pengguna mengakses internet selama 4–6 jam per hari.

“Artinya ruang digital sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Pendidikan tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama,” ujarnya.

Ia memaparkan, sebanyak 97,4 persen pengguna internet mengakses media sosial, 96,8 persen untuk hiburan, dan 96,4 persen untuk berita. Menariknya, 93,8 persen juga memanfaatkan internet untuk kebutuhan pendidikan.

Menurut Prof. Asep, data tersebut menjadi dasar mengapa UICI sejak awal memilih model pembelajaran berbasis digital. Sistem ini memungkinkan mahasiswa belajar secara fleksibel dari mana saja tanpa harus hadir secara fisik di Jakarta.

“Kami memberikan kesempatan kepada anak bangsa untuk melanjutkan pendidikan tinggi secara fleksibel, dari mana saja dan kapan saja. Mahasiswa tidak perlu datang ke Jakarta,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Asep juga membuka peluang beasiswa khusus bagi calon mahasiswa yang bernama Asep atau memiliki keterkaitan keluarga dengan nama tersebut melalui rekomendasi PAD. Melalui skema tersebut, biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang semula Rp2,5 juta per semester menjadi Rp1,5 juta per semester.

Sementara itu, Presiden PAD Asep Jaelani menegaskan bahwa pendidikan merupakan bagian penting dari visi organisasi. Ia menyampaikan bahwa PAD memiliki visi terwujudnya paguyuban yang berdaya, bermanfaat, dan berintegritas.

“Kita itu sebetulnya berkaitan dengan masalah pendidikan luar biasa. PAD ini punya visi terwujudnya Paguyuban Asep Dunia yang berdaya, bermanfaat, dan berintegritas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, visi tersebut diwujudkan melalui empat pilar utama, yakni penguatan agama, optimalisasi kesalehan sosial dan budaya, peningkatan kemandirian ekonomi berbasis potensi anggota, serta penguatan sumber daya manusia yang cerdas dan sehat.

“Barangkali misi yang keempat ini berhubungan dan juga nyambung sekali kalau berkaitan dengan UICI,” tambahnya.

Asep Jaelani juga menyambut baik sistem perkuliahan berbasis teknologi yang diperkenalkan UICI. Menurutnya, transformasi digital membuka peluang besar untuk memperluas akses pendidikan, sekaligus menuntut pendekatan yang holistik dalam pengelolaannya.

“Mengenai digital ini, pertama harus bicara holistik. Artinya semua punya peran masing-masing. Pemerintah harus memiliki regulasi yang melindungi rakyatnya, jangan sampai membuat aturan-aturan yang mengakibatkan teknologi ini menjadi terjerat, apalagi dengan adanya AI,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadirkan inovasi, sementara masyarakat—khususnya anggota PAD—perlu membangun pola pikir yang kritis, kreatif, dan beretika dalam menghadapi perkembangan teknologi. (*)

  • Penulis: Azkatia
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • SEVENTEEN UNESCO

    SEVENTEEN sebagai Soft Power Korea Selatan melalui Diplomasi Musik 

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Bisakah musik menjadi alat diplomasi negara? Pertanyaan ini mungkin terdengar aneh di tengah dunia politik global yang kini dipenuhi ketegangan dan persaingan militer. Tapi Korea Selatan berhasil membuktikan bahwa kekuatan budaya bisa jadi strategi nasional yang efektif. Lewat gelombang budaya atau Hallyu, negeri ginseng ini mengubah musik, drama, hingga fashion jadi […]

  • WhatsApp Image 2025-12-21 at 18.30.04

    Negara Hadir di Wilayah Terdampak Bencana, TNI Antar Bantuan Beras ke Bener Meriah dan Aceh Utara

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, ACEH – Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Irjen Kementan) Letjen TNI (Purn) Irham Waroihan meninjau langsung pelepasan distribusi bantuan beras Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) ke Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara dari Posko Korem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe, Sabtu (21/12/2025). Irham menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Pemerintah […]

  • 1786330261983WhatsAppImage2026-07-31at19.30.40

    Mendagri Tito Karnavian Dorong Integrasi E-Government untuk Percepat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran di Biak Numfor

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Papua — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong percepatan integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau e-government di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat akurasi data sekaligus memastikan bantuan sosial (bansos) disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak. Dorongan tersebut disampaikan Tito Karnavian saat memberikan pengarahan kepada Pemerintah […]

  • Presiden Prabowo Prihatin atas Insiden Demo 28 Agustus, Janjikan Keadilan untuk Keluarga Ojol yang Meninggal

    Presiden Prabowo Prihatin atas Insiden Demo 28 Agustus, Janjikan Keadilan untuk Keluarga Ojol yang Meninggal

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bogor – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan keprihatinan mendalam terkait insiden yang terjadi dalam demonstrasi pada Kamis malam (28/08/2025). Peristiwa itu merenggut nyawa seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan. Pernyataan duka tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Jumat (29/08/2025). “Atas nama pribadi dan atas […]

  • Riset Anti-Pembajakan Film Lanjut ke Bandung, Bertepatan Peringatan 80 Tahun Kemerdekaan

    Riset Anti-Pembajakan Film Lanjut ke Bandung, Bertepatan Peringatan 80 Tahun Kemerdekaan

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bandung – Bertepatan dengan perayaan 80 tahun kemerdekaan Indonesia, riset nasional untuk memerangi pembajakan film kembali digelar, kali ini di Kota Bandung. Kegiatan bertajuk “Literasi Digital Anti Pembajakan” ini berlangsung di CWS BRIN, Komplek LIPI, dipimpin oleh Dr. Daniel Susilo, Associate Professor dan Peneliti Tamu di INTI International University Malaysia, dengan dukungan penuh […]

  • WhatsApp-Image-2026-07-10-at-16.41.23

    Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan Sekaligus dari NTB, Perkuat Ketahanan Air dan Swasembada Pangan Nasional

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Lombok Barat – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026), untuk meresmikan lima bendungan yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Prosesi peresmian dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Selain Bendungan Meninting, empat bendungan lain yang diresmikan secara bersamaan yakni Bendungan Keureuto […]

expand_less