Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Estafet Kepemimpinan KNPI Kota Sukabumi: Momentum Konsolidasi dan Kematangan Gerakan Pemuda

Estafet Kepemimpinan KNPI Kota Sukabumi: Momentum Konsolidasi dan Kematangan Gerakan Pemuda

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Ming, 22 Feb 2026

Lens IDN, Kolom – Pergantian kepemimpinan dalam tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Sukabumi merupakan proses alamiah dalam organisasi kepemudaan. Estafet kepemimpinan bukan sekadar pergantian figur, tetapi momentum evaluasi arah gerakan serta penyegaran energi perjuangan pemuda di daerah.

Saya memandang munculnya Saudara Sudar Fauzi sebagai figur yang berpotensi melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan KNPI Kota Sukabumi adalah bagian dari dinamika sehat organisasi. Pengalaman beliau sebagai Sekretaris KNPI sekaligus Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Sukabumi menunjukkan adanya rekam jejak kepemimpinan, pengelolaan organisasi, serta kemampuan membangun jaringan sosial kemasyarakatan yang kuat.

‎KNPI hari ini tidak hanya dituntut menjadi organisasi seremonial, tetapi harus hadir sebagai rumah besar pemuda lintas latar belakang. Tantangan pemuda Kota Sukabumi semakin kompleks: pengangguran usia muda, literasi digital, ekonomi kreatif, serta degradasi partisipasi politik generasi muda.

Karena itu, kepemimpinan KNPI ke depan harus mampu:

  • ‎Mengkonsolidasikan seluruh OKP tanpa sekat kepentingan kelompok.
  • ‎Mengembalikan KNPI sebagai mitra kritis sekaligus solutif bagi pemerintah daerah.
  • ‎Mengarahkan gerakan pemuda pada produktivitas ekonomi dan kewirausahaan.
  • ‎Menjadi ruang kaderisasi kepemimpinan masa depan Kota Sukabumi.

‎Saya berharap kepemimpinan baru KNPI nantinya tidak terjebak dalam konflik dualisme maupun perebutan legitimasi, melainkan fokus pada substansi gerakan. Energi pemuda harus diarahkan untuk membangun kota, bukan habis dalam kompetisi internal.

‎Apabila Saudara Sudar Fauzi dipercaya memimpin KNPI Kota Sukabumi, maka harapan besar masyarakat adalah lahirnya KNPI yang inklusif, progresif, dan mampu menjawab kebutuhan generasi muda hari ini bukan hanya representasi organisasi, tetapi representasi harapan pemuda Kota Sukabumi.

Pada akhirnya, keberhasilan KNPI bukan diukur dari siapa yang memimpin, melainkan seberapa besar dampak yang dirasakan pemuda dan masyarakat.

*) Penulis adalah ‎Taufik Muhammad Guntur, S.E., M.M, Anggota DPRD Kota Sukabumi Fraksi NasDem.

  • Penulis: Tim Redaksi
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG-20251201-WA0012

    Mencari Keseimbangan dalam Era Digital

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Era digital telah mengubah wajah peradaban manusia secara fundamental. Teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang pesat membawa dampak transformatif dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari cara kita bekerja, berkomunikasi, belajar, hingga bersosialisasi. Di Indonesia, penetrasi internet yang mencapai lebih dari 200 juta pengguna menunjukkan betapa teknologi digital telah menjadi bagian tak […]

  • IMG-20251126-WA0006

    Workshop Hipnoterapi dan Peace EFT Power di Tasikmalaya, Gaungkan Hidup Lebih Damai

    • calendar_month Ming, 17 Feb 2019
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Tasikmalaya — Upaya meningkatkan kualitas kesehatan mental dan ketenangan jiwa terus mendapat perhatian masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan “Workshop Hipnoterapi dan Peace EFT Power: Menuju Hidup Lebih Damai” yang digelar di Fave Hotel Tasikmalaya, pada 17 Februari 2019. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Coach Yayat Pale, seorang praktisi pengembangan diri dan terapi pikiran. […]

  • Mahfud MD Minta Polemik Ijazah Jokowi Segera Diakhiri, Ingatkan Jangan Hina Sesama

    Mahfud MD Minta Polemik Ijazah Jokowi Segera Diakhiri, Ingatkan Jangan Hina Sesama

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara mengenai polemik ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut sebaiknya segera dituntaskan melalui jalur hukum tanpa perlu disertai narasi yang bersifat merendahkan. “Serahkan prosesnya pada hukum, apapun hasilnya. Tidak perlu ribut-ribut lagi menurut […]

  • IMG-20251102-WA0024

    NasDem Jatim Gelar Rakerwil untuk Konsolidasi dan Pemantapan Arah Juang Menuju 2029

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Surabaya – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Tahun 2025 sebagai langkah awal konsolidasi dan penetapan arah juang partai menuju kemenangan pada Pemilu 2029. Acara yang berlangsung di Dyandra Surabaya, Minggu (2/11/2025) ini dihadiri oleh seluruh pengurus DPW, DPD, serta para anggota legislatif dari tingkat […]

  • WhatsApp Image 2025-12-14 at 19.32.20

    Mahasiswa UPN Veteran Jatim Gaungkan Modernisasi Beragama di CFD Taman Bungkul Surabaya

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Surabaya — Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur dari Kelompok 4 kelas G746 melaksanakan aksi nyata bertema Modernisasi Beragama di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul Surabaya, pada 7 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan tugas mata kuliah Pendidikan Agama yang diampu oleh Rohmatul Faizah, S.Pd.I., M.Pd.I., dan bertujuan mengajak masyarakat memahami pentingnya toleransi […]

  • WhatsApp Image 2026-05-12 at 19.14.28

    Gubernur BEM FEB UTM Soroti Arah Kampus Usai Wacana Kelola MBG

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bangkalan – Pernyataan Rektor Universitas Trunojoyo Madura terkait kesiapan kampus dalam mengelola program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat penolakan keras dari Ahmad Tohir selaku Gubernur BEM FEB UTM. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan arah kebijakan kampus yang semakin jauh dari fungsi utama perguruan tinggi sebagai institusi akademik. […]

expand_less