Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Airlangga Dorong Target Pembiayaan UMKM Naik Jadi Rp2.000 Triliun

Airlangga Dorong Target Pembiayaan UMKM Naik Jadi Rp2.000 Triliun

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Sel, 11 Agu 2026

Lens IDN, Jakarta — Pemerintah mendorong peningkatan signifikan terhadap akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan agar total pembiayaan UMKM ditingkatkan hingga mencapai Rp2.000 triliun.

Usulan tersebut disampaikan Airlangga dalam UMKM Finance Summit 2026, Selasa (11/8/2026). Menurutnya, peningkatan pembiayaan diperlukan untuk memperluas akses modal bagi pelaku UMKM yang memiliki potensi berkembang, tetapi belum memperoleh pembiayaan dalam skala yang memadai.

Saat ini, posisi pembiayaan atau kredit UMKM telah berada di kisaran Rp1.500 triliun. Berdasarkan data Juni 2026, kredit UMKM tercatat sebesar Rp1.519,1 triliun, tumbuh 1,05 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan tersebut meningkat dibandingkan Mei 2026 yang berada di level 0,60 persen.

“Target total pembiayaan UMKM kita dorong menjadi Rp2.000 triliun,” ujar Airlangga dalam kesempatan tersebut.

Menurut Airlangga, peningkatan target pembiayaan bukan semata-mata untuk menambah jumlah kredit yang disalurkan, tetapi juga untuk mengisi kesenjangan pembiayaan yang masih dihadapi pelaku UMKM.

Sebagian pelaku usaha masih berada pada posisi di tengah, yakni memiliki prospek pertumbuhan tetapi belum sepenuhnya mendapatkan akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian agar UMKM dapat meningkatkan kapasitas produksi dan naik kelas.

Ekonomi Indonesia Tetap Solid

Dorongan terhadap pembiayaan UMKM dilakukan di tengah kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat. Pada semester I 2026, perekonomian Indonesia tumbuh 5,45 persen secara kumulatif (c-to-c).

Sementara itu, inflasi Juli 2026 tercatat terkendali pada level 2,28 persen. Indeks Keyakinan Konsumen juga masih berada pada zona optimistis dengan angka 116,8.

Dari sisi industri, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia kembali masuk zona ekspansif dengan level 50,2. Cadangan devisa nasional juga mencapai USD145,3 miliar.

Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi pemerintah dalam memperkuat pembiayaan sektor produktif, termasuk UMKM.

Inklusi Keuangan Terus Meningkat

Selain pembiayaan, pemerintah juga mencermati perkembangan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks inklusi keuangan nasional meningkat dari 92,74 persen pada 2025 menjadi 93,61 persen pada 2026. Sementara itu, indeks literasi keuangan nasional telah mencapai 69,57 persen.

Airlangga menilai peningkatan tersebut merupakan perkembangan positif. Namun, menurutnya, peningkatan akses terhadap layanan keuangan harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengapresiasi terkait dengan inklusi, angkanya, literasi sudah naik, inklusi naik, tinggal kesejahteraannya bisa dikejar,” ungkap Airlangga.

Ia menambahkan, masyarakat tidak cukup hanya memiliki rekening atau akses terhadap layanan keuangan. Kemampuan untuk memahami produk keuangan, melakukan investasi, serta mengambil keputusan finansial secara tepat juga harus diperkuat.

Digitalisasi Jadi Pengungkit UMKM

Pemerintah juga mendorong digitalisasi sebagai instrumen untuk memperluas akses pembiayaan UMKM.

Hingga kini, pengguna QRIS telah mencapai 66 juta, dengan sekitar 44 juta gerai merchant. Menurut pemerintah, aktivitas transaksi digital dapat menghasilkan rekam jejak usaha yang kemudian dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam proses credit scoring.

Dengan adanya rekam transaksi tersebut, pelaku UMKM yang sebelumnya masuk kategori unbankable berpeluang menjadi bankable.

Pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), juga didorong untuk meningkatkan produktivitas UMKM. Teknologi dinilai dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan.

Pemerintah turut mendorong pelaku UMKM memanfaatkan Program Magang Nasional untuk memperkuat kapasitas dan pengembangan usaha.

Airlangga menegaskan bahwa UMKM Indonesia perlu terus meningkatkan kapasitas produksi serta kemampuan mempertahankan dan memperluas pasar. Pengalaman negara lain, menurutnya, dapat menjadi pembelajaran dalam membangun ekosistem UMKM yang mampu tumbuh berdampingan dengan pelaku usaha berskala besar.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menambahkan bahwa akses pembiayaan dan peningkatan kapasitas menjadi dua faktor penting agar UMKM dapat naik kelas.

“Pemerintah terus mendorong ekosistem pembiayaan yang inklusif agar semakin banyak UMKM yang dapat mengakses pembiayaan, meningkatkan produktivitas, dan naik kelas secara berkelanjutan,” kata Haryo.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG-20251016-WA0018

    Puspita Martha Luluskan Lebih dari 700 Insan Kreatif dalam Perayaan “A Journey Through Time”

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Puspita Martha International Beauty School kembali menorehkan prestasi dengan meluluskan lebih dari 700 siswa dari berbagai program unggulan: School of Makeup, School of Hairdressing, serta School of Beauty Aesthetic & Spa. Para wisudawan berasal dari empat cabang utama Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya yang tergabung dalam angkatan Januari 2019 hingga 2025. […]

  • Son Heung-min

    Jersey Son Heung-min Pecahkan Rekor Dunia Penjualan Usai Gabung LAFC

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Kepindahan bintang sepak bola asal Korea Selatan, Son Heung-min, dari Tottenham Hotspur ke Los Angeles FC (LAFC) pada Agustus 2025 langsung mencatatkan sejarah baru. Jersey resmi milik Son diklaim sebagai jersey olahraga terlaris di dunia, mengalahkan rekor penjualan yang sebelumnya dipegang ikon olahraga global seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga LeBron James. […]

  • Presiden-Serahkan-MRCA-Rafale-dan-Sistem-Pertahanan-Modern-1024x687

    Presiden Prabowo Serahkan Rafale hingga Radar Canggih, Perkuat Pertahanan Udara Indonesia Secara Menyeluruh

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara Nasional Indonesia untuk memperkuat kemampuan pertahanan udara nasional. Penyerahan dilakukan dalam upacara militer di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Senin (18/5/2026). Alutsista yang diserahkan meliputi enam pesawat tempur multirole Dassault Rafale, empat pesawat Dassault Falcon […]

  • IMG-20260526-WA0030

    Idul Adha dan Etika Konstitusional: Menafsirkan Pengorbanan di Tengah Krisis Kepercayaan terhadap Hukum

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Di tengah riuh perkara korupsi, tajamnya ketimpangan hukum, serta menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum, Idul Adha hadir bukan sekadar sebagai perayaan ritual keagamaan, melainkan sebagai ruang kontemplasi etik bagi kehidupan bernegara. Takbir yang bergema sejatinya tidak hanya memanggil umat untuk berkurban, tetapi juga mengetuk kesadaran moral tentang arti pengorbanan […]

  • WhatsApp Image 2026-01-11 at 17.38.31

    Refleksi Kritis Gerakan Eksklusif Atas Nama Madura sebagai Upaya Melawan Stigma dan Penunggangan Modal di Ruang Publik

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Menguatnya peran organisasi masyarakat (ormas) berbasis identitas lokal di ruang publik kembali menjadi sorotan dan perbincangan. Fenomena tersebut tidak hanya memunculkan solidaritas komunal, tetapi juga berpotensi melahirkan konflik horizontal dan stigma sosial ketika identitas digunakan secara eksklusif dan instrumental. Isu itu menjadi pokok bahasan dalam Seminar Nasional bertajuk “Ormas, Identitas Lokal […]

  • Bakamla RI

    Bakamla RI Dorong Peran Blue Economy dan Perkuat Keamanan Laut

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) terus menegaskan perannya dalam mendukung penguatan blue economy Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Wawan Gunawan dari Bakamla RI dalam sesi materi Sekolah Duta Maritim Indonesia (SDMI). Dalam pemaparannya, Wawan menjelaskan sejarah singkat Bakamla yang hadir sebagai garda terdepan menjaga keamanan laut Nusantara. Menurutnya, laut […]

expand_less