Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Saat Industri Interior Bertemu Fashion, Limbah Saffier Decor Berubah Jadi Karya Mahasiswa Universitas Ciputra

Saat Industri Interior Bertemu Fashion, Limbah Saffier Decor Berubah Jadi Karya Mahasiswa Universitas Ciputra

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Sen, 28 Sep 2026

Lens IDN, Surabaya – Siapa menyangka material dari dunia interior dapat bertransformasi menjadi busana fashion? Kain korden yang tidak lagi digunakan dari Saffier Decor menjadi medium eksplorasi bagi mahasiswa Universitas Ciputra, Jovita Vimala Hermawan dan Jerrica Idelia.

Pertemuan dua bidang berbeda tersebut membuka kemungkinan baru bagi material yang sebelumnya kehilangan fungsi utamanya. Kain yang awalnya digunakan untuk kebutuhan interior kini diolah melalui teknik tekstil menjadi busana dengan karakter artistik.

Dalam karya “Fractured Elegance”, Jerrica mengombinasikan slashing, patchwork, dan fabric origami. Detail berbentuk bunga merepresentasikan pertumbuhan, sementara tutup botol daur ulang digunakan sebagai simbol transformasi.

Berbeda dengan Jerrica, Jovita lewat “Palimpsest of Renewal” mengangkat gagasan tentang masa lalu yang tetap meninggalkan jejak meskipun mengalami perubahan. Ia menggabungkan vertical origami, Sashiko bermotif Kawung, serta sequins dari limbah plastik untuk memberikan identitas baru pada material.

“Sesuatu yang lama atau tidak digunakan lagi bukan berarti sudah tidak memiliki nilai,” ujar Jovita. Menurutnya, material dapat hadir dalam bentuk baru tanpa harus menghilangkan cerita sebelumnya.

Kolaborasi pemanfaatan material tersebut mendapat respons positif dari Kurniawan Limanto, owner Saffier Decor.

“Menarik sekali melihat bahan kain korden dapat diolah menjadi fashion yang begitu estetik, apresiasi untuk kreativitas dan sentuhan desainnya, mengubah material biasa menjadi sesuatu yang bernilai,” kata Kurniawan.

Dosen Universitas Ciputra Fabio Ricardo Toreh menilai eksplorasi lintas bidang seperti ini memberi ruang kepada mahasiswa untuk melihat material dengan cara berbeda.

“Material tidak harus berhenti pada fungsi awalnya. Justru keterbatasan material dapat menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk bereksperimen dan menghasilkan gagasan desain yang lebih kreatif,” ungkap Fabio.

Eksperimen Jovita dan Jerrica memperlihatkan potensi hubungan antara industri interior dan fashion. Material sisa dari satu industri dapat menjadi sumber kreativitas bagi industri lain, sekaligus membuka peluang penerapan desain yang lebih berkelanjutan.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa batas antara interior dan fashion semakin terbuka untuk dieksplorasi. Di tangan generasi muda, material yang sebelumnya dianggap tidak lagi terpakai dapat memperoleh fungsi, makna, dan nilai baru.

Lebih dari sekadar menghasilkan busana, karya Jovita dan Jerrica memperlihatkan bagaimana kreativitas dapat menjadi jembatan antara industri, pendidikan, dan isu keberlanjutan. Dari kain korden yang tersisa, lahir sebuah cerita baru tentang desain yang tidak hanya mengejar estetika, tetapi juga lebih peka terhadap material dan lingkungan.

Pada akhirnya, “Fractured Elegance” dan “Palimpsest of Renewal” membawa satu pesan sederhana: akhir dari sebuah fungsi tidak selalu berarti akhir dari sebuah material. Bisa jadi, justru dari sanalah karya baru dimulai.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laundry Club

    Kesibukan Warga Kota Picu Ledakan Popularitas Laundry Digital

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bandung – Mobilitas tinggi, jadwal padat, dan rutinitas yang tak kenal henti kini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat perkotaan. Kondisi ini membuat layanan laundry modern berbasis antar-jemput semakin diminati. Salah satu brand yang tengah menjadi sorotan adalah Laundry Club, yang terus memperluas jangkauan layanannya di berbagai kota besar. Didirikan pada tahun 2020 dengan […]

  • Diaspora Indonesia Tegaskan Dukungan Penuh untuk Kemerdekaan Palestina di Panggung Internasional

    Diaspora Indonesia Tegaskan Dukungan Penuh untuk Kemerdekaan Palestina di Panggung Internasional

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina tidak hanya datang dari pemerintah dan masyarakat di Tanah Air, tetapi juga dari warga negara Indonesia yang tinggal di berbagai belahan dunia. Diaspora Indonesia terus menggaungkan perjuangan rakyat Palestina melalui diplomasi, advokasi, dan kerja sama internasional. Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam acara virtual talk show bertajuk “Konstelasi […]

  • Ikhfan Haris

    Akhiri Masa Tugas, Atdikbud KBRI Dili Ikhfan Haris Raih Penghargaan Tertinggi dari Pemerintah Timor-Leste

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Timor-Leste – Mengakhiri masa baktinya sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili, Ikhfan Haris menorehkan prestasi membanggakan. Ia menerima dua penghargaan bergengsi dari Pemerintah Republik Demokratik Timor-Leste sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia–Timor-Leste di bidang pendidikan, budaya, bahasa, sosial, dan seni. Penghargaan pertama […]

  • Mendes PDTT, Yandri Susanto Gaet LPQQ Indonesia untuk Berantas Buta Huruf Al-Qur’an di Desa

    Mendes PDTT, Yandri Susanto Gaet LPQQ Indonesia untuk Berantas Buta Huruf Al-Qur’an di Desa

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto menegaskan komitmennya memberantas buta huruf Al-Qur’an di desa-desa seluruh Indonesia. Upaya ini diwujudkan melalui kolaborasi dengan Dewan Pengurus Pusat Lembaga Pembelajaran Qiroatil Qur’an Indonesia (DPP LPQQ Indonesia) sebagai mitra strategis dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) desa yang berkualitas. Menurut […]

  • Sampoerna University

    Dari Dana Pemerintah ke Dampak Nyata: Sampoerna University & Masyarakat Pancoran Wujudkan Ekonomi Mandiri

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta- Balai Pertemuan Kelurahan Pancoran pada 30 Juli 2025 menjadi saksi lahirnya gelombang perubahan. Di ruang yang dipenuhi antusiasme warga, Sampoerna University bersama pemerintah kelurahan dan berbagai instansi terkait menggelar urung rembuk – forum dialog terbuka yang mempertemukan pelaku UMKM dan anggota Pokdatan Lele Pancoran. Sebanyak 30 peserta hadir, tak sekadar mendengarkan, tetapi […]

  • Transisi Energi Harus Adil: Jangan Biarkan Rakyat Hanya Jadi Penonton

    Transisi Energi Harus Adil: Jangan Biarkan Rakyat Hanya Jadi Penonton

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Transisi energi kerap dibicarakan dalam forum internasional, konferensi iklim, atau seminar akademis. Namun, sering kali pembicaraan itu berhenti pada ruang elite, tanpa menjelaskan bagaimana rakyat akan terlibat secara nyata. Padahal, energi bukan sekadar komoditas bisnis; energi adalah hak dasar warga negara. Akses terhadap energi bersih dan terjangkau adalah bagian dari keadilan […]

expand_less