Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kementerian Kehutanan Verifikasi KUPS Kopi Kompak Menuju Kelas Platinum

Kementerian Kehutanan Verifikasi KUPS Kopi Kompak Menuju Kelas Platinum

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month 13 jam yang lalu
Lens IDN, Lebak – Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial melakukan verifikasi peningkatan kelas Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Pemuda Adat Kasepuhan Pasir Eurih (KOMPAK) di Kabupaten Lebak, Banten, Senin (12/10/2026). Verifikasi ini menjadi bagian dari penilaian kesiapan kelompok untuk naik dari kelas Gold menuju Platinum.

KUPS KOMPAK mengembangkan produk Kopi Kompak dengan memanfaatkan potensi wilayah adat. Usaha tersebut menggabungkan penguatan ekonomi masyarakat dengan komitmen menjaga kelestarian hutan melalui penerapan aturan adat.

Ketua KUPS KOMPAK Lebak, Jazuli, menjelaskan bahwa pengembangan kopi menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar hutan adat. Menurutnya, potensi lokal perlu dikelola secara produktif tanpa mengabaikan prinsip konservasi dan ketentuan adat yang berlaku.

“Saya berharap produk kopi semakin dikenal, memiliki jangkauan pasar yang lebih luas, dan memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat,” kata Jazuli.

Kopi Robusta Dikembangkan dengan Sistem Agroforestri

KUPS KOMPAK berada di bawah Masyarakat Hukum Adat (MHA) Kasepuhan Pasir Eurih, Desa Sindanglaya, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak. Kelompok ini menjalankan usaha melalui skema Hutan Adat dengan mengembangkan kopi robusta yang ditanam pada ketinggian sekitar 600–700 meter di atas permukaan laut.

Budidaya kopi dilakukan menggunakan pola agroforestri, yakni sistem pengelolaan lahan yang memadukan tanaman kehutanan dengan komoditas pertanian. Pendekatan ini membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan fungsi lingkungan.

Pengembangan Kopi Kompak turut didukung melalui pelatihan agroforestri, pemasaran digital, bantuan peralatan pengolahan kopi, serta program Bang PeSoNa. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas produksi dan meningkatkan kemampuan kelompok dalam memasarkan produknya.

Saat ini, produk Kopi Kompak telah menjangkau pembeli di sejumlah wilayah, termasuk Lebak, Bogor, Bandung, dan daerah lainnya. Perluasan pasar menjadi salah satu peluang bagi kelompok untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal yang dikelola masyarakat adat.

Lima Aspek Menjadi Dasar Penilaian KUPS

Verifikasi yang dilakukan Kementerian Kehutanan tidak hanya menilai perkembangan penjualan, tetapi juga mengevaluasi kesiapan kelompok dalam mengelola usaha secara berkelanjutan.

Terdapat lima aspek utama yang menjadi perhatian, yaitu kelembagaan, usaha dan ekonomi, sumber daya manusia, dampak sosial dan lingkungan, serta kemitraan dan jaringan usaha.

Proses verifikasi dilaksanakan melalui pemeriksaan administrasi, wawancara dengan pengurus dan anggota, serta peninjauan langsung terhadap kegiatan usaha di lapangan. Tahapan tersebut bertujuan mencocokkan dokumen dengan kondisi aktual sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penguatan kelompok.

Hasil penilaian akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pengembangan berikutnya, termasuk peningkatan tata kelola, kapasitas anggota, akses pasar, dan penerapan prinsip kelestarian lingkungan.

Melalui verifikasi peningkatan kelas KUPS, Kementerian Kehutanan mendorong usaha berbasis perhutanan sosial agar semakin mandiri, profesional, dan memiliki daya saing. Bagi KUPS KOMPAK, pengembangan Kopi Kompak diharapkan tidak hanya memperluas pasar produk kopi lokal, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat adat tanpa mengesampingkan kelestarian hutan.

Rekomendasi Untuk Anda

  • GPT-5

    Sam Altman Akui Penurunan Kinerja GPT-5, Janji Perbaikan dan Pertimbangkan Kembalikan GPT-4o untuk Pengguna Plus

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – CEO OpenAI, Sam Altman, bersama tim pengembang kecerdasan buatan (AI) menanggapi keluhan publik terkait performa model terbaru mereka, GPT-5, yang dinilai menurun dibandingkan pendahulunya, GPT-4o. Dalam pernyataan yang dikutip dari TechCrunch, Altman mengakui bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh kendala teknis pada fitur baru GPT-5, yakni real-time router. Fitur ini berfungsi menentukan […]

  • KNPI

    Estafet Kepemimpinan KNPI Kota Sukabumi: Momentum Konsolidasi dan Kematangan Gerakan Pemuda

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    ‎Lens IDN, Kolom – Pergantian kepemimpinan dalam tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Sukabumi merupakan proses alamiah dalam organisasi kepemudaan. Estafet kepemimpinan bukan sekadar pergantian figur, tetapi momentum evaluasi arah gerakan serta penyegaran energi perjuangan pemuda di daerah. Saya memandang munculnya Saudara Sudar Fauzi sebagai figur yang berpotensi melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan KNPI Kota […]

  • publikasi_1776249202_69df6972f0082

    Indonesia–Jepang Perkuat Ketahanan Energi Lewat AZEC Plus Summit 2026 di Tengah Krisis Timur Tengah

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada ketidakpastian pasokan energi global, Pemerintah Indonesia bersama Jepang dan negara-negara mitra dalam kerangka Asia Zero Emission Community (AZEC) mengambil langkah strategis melalui penyelenggaraan AZEC Plus Online Summit Meeting, Rabu (15/04). Pertemuan virtual ini dipimpin langsung oleh Perdana Menteri Jepang, Takaichi […]

  • WhatsApp Image 2025-12-18 at 10.21.42

    Menjaga Rupiah di Tengah Guncangan Global Strategi Indonesia Hadapi Tekanan Nilai Tukar

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Ketidakpastian ekonomi global terus menjadi faktor dominan yang memengaruhi stabilitas nilai tukar negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Penguatan dolar Amerika Serikat, dinamika kebijakan moneter global, serta ketegangan geopolitik internasional mendorong meningkatnya volatilitas di pasar keuangan dunia. Dalam situasi tersebut, nilai tukar rupiah menghadapi tekanan yang cukup signifikan, sehingga upaya menjaga stabilitas kurs […]

  • WhatsApp Image 2026-05-18 at 18.19.56

    Kans Indonesia dan UNS Dorong Pertanian Organik di Glagahwangi Melalui Penyuluhan PHT

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Glagah Wangi — CV Kans Indonesia bersama Tim Hibah Jarpak Membangun Desa Universitas Sebelas Maret menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pertanian organik serta pengendalian hama terpadu (PHT) bagi petani di Desa Glagahwangi, Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas budidaya padi sekaligus menjawab persoalan degradasi lahan dan serangan hama yang semakin […]

  • Presiden Prabowo Lantik Pimpinan BP BUMN: Langkah Baru Reformasi Tata Kelola Badan Usaha Milik Negara

    Presiden Prabowo Lantik Pimpinan BP BUMN: Langkah Baru Reformasi Tata Kelola Badan Usaha Milik Negara

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik jajaran pimpinan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (8/10/2025). Pelantikan ini menandai babak baru dalam penguatan tata kelola dan efisiensi sektor BUMN di Tanah Air. Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Dony Oskaria dilantik sebagai Kepala BP […]

expand_less