Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Puspita Martha Luluskan Lebih dari 700 Insan Kreatif dalam Perayaan “A Journey Through Time”

Puspita Martha Luluskan Lebih dari 700 Insan Kreatif dalam Perayaan “A Journey Through Time”

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Kam, 16 Okt 2025

Lens IDN, Jakarta – Puspita Martha International Beauty School kembali menorehkan prestasi dengan meluluskan lebih dari 700 siswa dari berbagai program unggulan: School of Makeup, School of Hairdressing, serta School of Beauty Aesthetic & Spa. Para wisudawan berasal dari empat cabang utama Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya yang tergabung dalam angkatan Januari 2019 hingga 2025.

Tahun ini, prosesi wisuda digelar secara istimewa di ajang industri kecantikan terbesar, Cosmobeauté Indonesia, yang berlangsung di ICE BSD City. Acara ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Dr. (HC) Martha Tilaar, pendiri Martha Tilaar Group, Wulan Maharani Tilaar, Direktur PT Martha Beauty Gallery – Puspita Martha International Beauty School, dan jajaran komisaris.

Tema: “A Journey Through Time” Merayakan Kecantikan dalam Dua Dimensi

Mengusung konsep “A Journey Through Time”, perayaan tahun ini menghadirkan dua tema artistik yang kontras namun saling melengkapi: “Vienna Society” dan “Darkness”.

Vienna Society mengajak pengunjung menyelami kemewahan dan keanggunan masyarakat kelas atas Wina pada masa Belle Époque. Terinspirasi dari gerakan artistik Vienna Secession, karya-karya dalam segmen ini memancarkan estetika klasik yang tak lekang oleh waktu.

Darkness mengeksplorasi sisi misterius dan dramatis dari kecantikan. Dengan nuansa gotik, romantisme kelam, dan _dark feminine modern trend_, segmen ini menampilkan kreasi yang berani, ekspresif, dan penuh teka-teki.

Menurut Wulan Tilaar, pemilihan tema ini mencerminkan luasnya cakupan dunia kecantikan yang tak hanya terbatas pada rias wajah dan rambut, tetapi juga menyentuh ranah seni pertunjukan, fashion, dan perfilman. “Kami ingin menunjukkan bahwa beauty is a form of art dan para siswa kami adalah senimannya,” ujarnya.

Sebagai bagian dari perayaan, para siswa dan instruktur Puspita Martha mempersembahkan pertunjukan live bertajuk “A Journey Through Time”, yang memadukan teknik tata rias dan tata rambut dengan elemen teater modern. Pertunjukan ini menjadi panggung bagi talenta masa depan untuk menunjukkan keahlian mereka secara langsung maupun melalui karya video.

Dalam kedua proyek utama. Photoshoot Exhibition dan Students Performance on Stage 1st Agency berperan penting sebagai tim MUA dan Hair Stylist. Dikenal sebagai penyedia jasa profesional di bidang kecantikan sejak 2016, 1st Agency menggabungkan seni dan keahlian tata rias wajah serta rambut dengan filosofi kecantikan yang autentik dan memberdayakan. Mereka juga bertindak sebagai ahli troubleshooting siap menghadapi tantangan seperti reaksi kulit model terhadap produk, perubahan konsep mendadak, hingga kerusakan riasan akibat wardrobe. Kolaborasi ini menegaskan pentingnya komunikasi, adaptabilitas, dan kerja tim dalam menciptakan pengalaman kecantikan yang mulus dan bermakna.

Exhibition: Kanvas Hidup Kreativitas Tanpa Batas

Selain wisuda, rangkaian acara juga menghadirkan Exhibition yang menampilkan karya siswa aktif dan alumni. Pameran ini menjadi bukti nyata evolusi dan kreativitas dalam dunia tata rias dan rambut. Kontras antara dua tema utama mendorong para seniman untuk keluar dari zona nyaman mereka, menciptakan pengalaman visual yang kaya dan menggugah emosi.

Setiap helai rambut dan sapuan kuas dalam pameran ini bukan sekadar teknik, melainkan narasi artistik yang menghidupkan dua dunia: yang anggun dan yang misterius.

Pameran ini juga menggambarkan sinergi antara institusi pendidikan dan dunia industri. Salah satu mitra yang terlibat adalah 1st Agency Puspita Martha, yang memiliki misi meningkatkan kualitas pelayanan, menjunjung tinggi integritas, dan menjadikan kepuasan pelanggan sebagai tolak ukur keberhasilan SDM siswa dalam menghadapi Dunia Usaha dan Dunia Industri. Dengan layanan yang mencakup riasan pernikahan, editorial, fashion show, hingga konsultasi perawatan kulit,1st Agency menawarkan pendekatan personal dan profesional yang selaras dengan semangat kreatif para siswa.

Komitmen terhadap Profesionalisme Global

Didirikan di Jakarta pada tahun 1970, Puspita Martha International Beauty School merupakan pelopor pendidikan kecantikan di Indonesia. Selama lebih dari lima dekade, sekolah ini telah meluluskan lebih dari 400.000 profesional kecantikan yang berkiprah di dalam dan luar negeri.

Dengan tiga program utama—Makeup, Hairdressing, dan Beauty Aesthetic & Spa—Puspita Martha menawarkan pendidikan berbasis praktik, kreatif, dan berstandar internasional. Keunggulannya meliputi :

  • Sertifikasi nasional dan internasional dari CIBTAC (UK) dan CIDESCO (Swiss)
  • Kurikulum lintas disiplin: estetika, seni, dan teknologi kecantikan
  • Peluang karier luas di industri fashion, film, media, dan gaya hidup
  • Koneksi dengan beragam sektor industri kreatif

Puspita Martha terus berkomitmen mencetak talenta yang kompeten, inovatif, dan visioner—siap mengharumkan nama Indonesia di panggung global.

“Harapan kami, para lulusan tidak hanya menjadi pelaku industri kecantikan, tetapi juga pembawa perubahan dan inspirasi,” tutup Wulan Tilaar.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garnacho Selebrasi Berlebihan, Kesalahan di Akhir Laga Bikin Brentford Samakan Kedudukan

    Garnacho Selebrasi Berlebihan, Kesalahan di Akhir Laga Bikin Brentford Samakan Kedudukan

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Alejandro Garnacho sempat menjadi sorotan setelah melakukan selebrasi penuh emosi di depan suporter Chelsea, seakan Chelsea telah mengunci kemenangan. Namun, momen euforia itu berbalik menjadi sorotan negatif ketika sang winger asal Argentina justru melakukan kesalahan krusial di menit-menit akhir pertandingan. Dalam laga sengit Premier League melawan Brentford, Garnacho tampak begitu percaya […]

  • UICI

    Tekankan SDM Berkualitas, Helmi Hasan Nilai UICI Berbeda dari Perguruan Tinggi Lain

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) merupakan kampus masa depan yang layak menjadi pilihan utama anak muda Indonesia. Hal ini disampaikan usai kunjungannya ke kampus UICI, Kamis (25/9/2025), di mana ia diterima oleh Rektor Prof. Laode Masihu Kamaluddin dan Wakil Rektor Bidang Administrasi, Keuangan, Sumber Daya Insani, […]

  • IMG-20251112-WA0022

    Indonesia Tawarkan Model Kerukunan Dunia Lewat Program Indonesian Interfaith Scholarship 2025

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Indonesia kembali memperkuat perannya sebagai pusat inspirasi kerukunan dunia melalui program Indonesian Interfaith Scholarship (IIS) 2025 yang digelar oleh Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI. Program ini menghadirkan sepuluh tokoh lintas agama dan kebudayaan dari Austria untuk mempelajari langsung praktik hidup rukun di tengah keberagaman Indonesia. Mengusung […]

  • 681936634_1553363793460118_6714514346149256781_n

    Patrick Vieira Kritik Keras Kandidat PFA: Bruno Fernandes Dinilai Tak Layak Menang

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Legenda Arsenal, Patrick Vieira, melontarkan kritik tajam terhadap dukungan yang mengarah kepada Bruno Fernandes dalam perburuan penghargaan PFA Player of the Year. Vieira menilai, gelandang Manchester United tersebut tidak pantas menjadi pemenang jika melihat kontribusi secara lebih mendalam. Dalam pernyataannya, Vieira menyoroti statistik assist Bruno Fernandes yang kerap dijadikan alasan utama […]

  • IMG_4883.JPG

    Harry Mulya dan Ralinka Hadirkan Kolaborasi Emosional Lewat Single “Dimataku Dunia Sudah Tak Sederhana”

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Entertainment – Sebuah karya penuh makna dan kejujuran hadir dari penyanyi Harry Mulya melalui single terbarunya berjudul “Dimataku Dunia Sudah Tak Sederhana”. Lagu ini menjadi momen yang sangat spesial, karena untuk pertama kalinya ia berkolaborasi dengan putri kesayangannya, Ralinka. Lebih dari sekadar lagu, karya ini adalah potret perasaan seorang ayah—tentang cinta yang begitu […]

  • Sadio Mané

    Kisah Sadio Mané: Dari Senegal ke Eropa, Perjalanan Mimpi yang Awalnya Tak Dipercaya Sang Ibu

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Bintang sepak bola asal Senegal, Sadio Mané, membagikan kisah inspiratif tentang awal perjalanannya meniti karier di Eropa. Mantan pemain Liverpool yang kini berkarier di Liga Pro Saudi itu mengenang momen ketika ia pertama kali meninggalkan tanah kelahirannya untuk bergabung dengan klub Prancis, FC Metz. Mané mengungkapkan bahwa kepindahannya ke Prancis menjadi […]

expand_less