Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Usulan Gelar Pahlawan Nasional untuk A.M. Sangadji Kembali Menguat, Maluku Desak Pemerintah Segera Bertindak

Usulan Gelar Pahlawan Nasional untuk A.M. Sangadji Kembali Menguat, Maluku Desak Pemerintah Segera Bertindak

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Sel, 11 Nov 2025

Lens IDN, Jakarta — Harapan masyarakat Maluku agar Abdoel Moethalib Sangadji atau A.M. Sangadji diakui sebagai Pahlawan Nasional kembali mencuat ke permukaan. Selama lebih dari dua dekade, nama tokoh pergerakan nasional itu tertahan di meja administrasi pemerintah tanpa kepastian, meski berkas dan rekomendasi resmi telah lengkap disampaikan.

Di seluruh penjuru Maluku, nama A.M. Sangadji tetap bergema sebagai simbol perjuangan dan keteguhan melawan kolonialisme. Namun, hingga kini, pemerintah pusat belum menetapkan sang dokter rakyat tersebut sebagai Pahlawan Nasional, memicu kekecewaan masyarakat dan pejabat publik dari daerah itu.

Anggota DPR RI asal Maluku, Saadiah Uluputty, kembali menyuarakan kritik terhadap lambannya pemerintah dalam menindaklanjuti usulan gelar tersebut. Menurutnya, penantian masyarakat sudah terlalu panjang dan menimbulkan ketidakadilan dalam penghargaan sejarah bangsa.

“Sudah terlalu lama Maluku menunggu. A.M. Sangadji bukan hanya pejuang Maluku, tetapi pejuang bangsa. Beliau berjuang bersama tokoh-tokoh nasional, namun hingga kini seolah dilupakan. Ini bukan sekadar soal gelar, ini soal penghargaan terhadap sejarah dan keadilan,” ujar Saadiah di Jakarta, Selasa (11/11).

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku telah menyerahkan seluruh dokumen pendukung, mulai dari kajian akademik, seminar nasional, hingga rekomendasi resmi Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD). Namun, proses penetapan di tingkat pusat belum menunjukkan perkembangan.

“Semua berkas sudah diserahkan. Apa lagi yang ditunggu? Jangan sampai perjuangan tokoh dari Timur selalu dinomorduakan,” kritiknya.

A.M. Sangadji dikenal sebagai dokter rakyat yang mengabdikan diri untuk masyarakat kecil pada masa penjajahan. Ia aktif dalam Indische Partij dan Sarekat Islam, serta berperan sebagai salah satu pelopor pergerakan nasional bersama tokoh seperti H.O.S. Cokroaminoto dan Haji Agus Salim. Kiprahnya menanamkan semangat kemerdekaan menjadikannya figur penting dalam sejarah perjuangan bangsa.

Namun, meskipun rekam jejaknya telah diakui dalam berbagai kajian, namanya belum juga masuk dalam daftar resmi Pahlawan Nasional.

“Ini ironis. Kita sering berbicara tentang persatuan, tetapi ketika tokoh dari Timur berjasa besar, pengakuan itu begitu sulit datang. Apakah nilai perjuangan harus diukur dari letak geografis?” ujar Saadiah.

Ia menegaskan bahwa penetapan A.M. Sangadji bukan sekadar proses administratif, tetapi bagian dari pemulihan keadilan sejarah yang mencerminkan prinsip kesetaraan dalam penghargaan bagi pejuang bangsa.

“Kita bukan bangsa besar kalau kita lupa pada mereka yang telah berjuang. A.M. Sangadji sudah menorehkan jejak dalam darah perjuangan bangsa. Sudah saatnya negara menorehkan namanya melalui gelar Pahlawan Nasional,” katanya.

Bagi masyarakat Maluku, desakan ini bukan sekadar tuntutan formal, tetapi bentuk protes moral terhadap ketimpangan pengakuan sejarah. Walaupun namanya belum tercantum dalam Keputusan Presiden, A.M. Sangadji telah lama hidup di hati rakyat sebagai simbol pengorbanan dan cinta tanah air yang tak tergoyahkan.

Dengan meningkatnya tekanan publik dan dukungan akademis, masyarakat Maluku berharap pemerintah pusat segera menindaklanjuti usulan tersebut sesuai amanat peraturan perundang-undangan, termasuk Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Harapan mereka sederhana: negara memberikan tempat yang layak bagi pejuang yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan Indonesia.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • FB_IMG_1781701098272

    Juctice Collaborator dalam Kasus Dugaan Korupsi BGN

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Pengajuan Justice Collaborator (JC) dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak dapat dilihat semata-mata sebagai hak tersangka, melainkan sebagai instrumen hukum luar biasa (extraordinary measure) untuk mengungkap tindak pidana korupsi yang bersifat sistemik dan melibatkan lebih dari satu pelaku. Oleh karena itu, pertanyaan utama yang harus dijawab […]

  • Gemini_Generated_Image_ha0930ha0930ha09

    Optimalisasi Islamic Social Fund System (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf) terhadap Pengembangan Sektor Usaha Kecil dalam Pemanfaatan The window of opportunity Tahun 2020-2030 di Indonesia

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – The Windows Of Opportunity atau Demografic Dividend adalah Keuntungan ekonomis yang disebabkan oleh menurunnya Rasio Ketergantungan sebagai hasil penurunan fertilitas jangka panjang (Wongboonsin, dkk. 2003). Selain itu Dampak transisi demografi yang menurunkan proporsi umur penduduk muda danmeningkatkan proporsi penduduk usia kerja. Menjelaskan hubungan pertumbuhan penduduk dan ekonomi (Mason, 2001). Menurut John […]

  • fj

    Youngpreneurs Thailand: Membangun Entrepreneurial Mindset untuk Sukses Berwirausaha

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berhasil melaksanakan pelatihan kewirausahaan di Thai Global Business Administration Technological College (TGBC), Thailand, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan dan mindset kewirausahaan mahasiswa. Program yang dijalankan oleh tim dosen Unesa ini melibatkan para ahli dalam Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manajemen Keuangan. […]

  • Antoine Semenyo

    Premier League Investigasi Dugaan Rasisme Terhadap Antoine Semenyo, Laga Sempat Dihentikan

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Premier League resmi mengonfirmasi akan membuka investigasi mendalam terkait dugaan insiden rasisme yang dialami pemain Bournemouth, Antoine Semenyo, dalam laga pekan terbaru kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris. Insiden tersebut terjadi pada menit ke-30 ketika wasit Anthony Taylor menghentikan jalannya pertandingan. Mengikuti protokol resmi anti-diskriminasi Premier League, Taylor memanggil kapten serta manajer […]

  • WhatsApp Image 2025-12-18 at 18.44.58

    Aksi Nyata Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur melalui Gerakan Edukasi Remaja Moderat dan Amanah pada Siswa SMPN 19 Surabaya

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Surabaya – Kelompok Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan “Edukasi Moderasi Islam dan Nilai Amanah dalam Kehidupan Remaja” di SMPN 19 Surabaya. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa dalam mendukung penguatan karakter keagamaan dan moral peserta didik di tingkat sekolah menengah pertama. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 11 Desember 2025, […]

  • IMG-20251202-WA0000

    Krisis Lingkungan sebagai Cermin Melemahnya Implementasi Pancasila

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Pulau Sumatra, atau dijuluki sebagai Pulau Emas, dikenal sebagai salah satu wilayah di Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam paling melimpah. Dengan luas sekitar 473.481 km², masyarakat memanfaatkan berbagai hasil bumi seperti emas, minyak dan gas alam, batu bara, timah, kelapa sawit, tembakau, hingga komoditas perkebunan lainnya. Kekayaan ini menjadikan sumber […]

expand_less