Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta Soroti Ketimpangan Pusat-Daerah, Wacanakan Federalisme

Mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta Soroti Ketimpangan Pusat-Daerah, Wacanakan Federalisme

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month 10 jam yang lalu

Lens IDN, Yogyakarta — Keresahan terhadap hubungan pemerintah pusat dan daerah yang dinilai belum sepenuhnya menghadirkan keadilan mendorong mahasiswa asal Maluku Utara di Yogyakarta menggelar forum diskusi terbuka. Forum bertajuk “Menuju Negara Federal atau Tetap Dijajah Sentralistik” tersebut berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Forum yang diikuti kalangan intelektual muda Maluku Utara itu menjadi ruang untuk membicarakan berbagai persoalan pembangunan, distribusi sumber daya, hingga posisi daerah dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

Mahasiswa menegaskan bahwa gagasan yang dibahas dalam forum bukan merupakan ajakan untuk memisahkan Maluku Utara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebaliknya, wacana tersebut disebut sebagai bentuk kritik dan evaluasi terhadap pola hubungan pusat dan daerah yang selama ini dianggap belum memberikan manfaat pembangunan secara proporsional.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah pengelolaan sumber daya alam Maluku Utara. Daerah tersebut dinilai memiliki kekayaan alam strategis, tetapi manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat lokal masih dianggap belum sebanding dengan besarnya eksploitasi sumber daya.

Maluku Utara bahkan digambarkan sebagai daerah yang lebih banyak berperan sebagai pemasok kebutuhan sumber daya nasional dibandingkan sebagai mitra pembangunan yang memiliki posisi tawar setara.

Federalisme Jadi Bahan Diskusi

Koordinator Forum, Abdul Haris Nepe, mengatakan pihaknya sedang menyiapkan kajian yang membahas persoalan Maluku Utara dari berbagai perspektif.

Kajian tersebut akan mencakup sejarah hubungan pusat dan daerah, kondisi ketimpangan pembangunan saat ini, persoalan lingkungan, hingga proyeksi posisi politik dan ekonomi Maluku Utara pada masa mendatang.

“Hasil kajian ini akan kami rumuskan menjadi naskah konsensus politik anak muda Maluku Utara. Dokumen ini menjadi ikhtiar politik bersama yang akan diperjuangkan lintas generasi tanpa kompromi,” ujar Abdul Haris.

Menurutnya, gagasan federalisme maupun referendum yang muncul dalam forum tidak serta-merta menjadi keputusan politik. Keduanya ditempatkan sebagai bahan diskursus untuk menguji sejauh mana sistem pemerintahan yang berjalan mampu menjawab persoalan ketimpangan daerah.

Kritik Juga Ditujukan kepada Elite Lokal

Mahasiswa juga menyampaikan kritik kepada elite politik di Maluku Utara. Mereka meminta persoalan ketimpangan pembangunan tidak hanya dibicarakan ketika muncul momentum politik.

Abdul Haris mengajak para elite lokal membuka ruang dialog bersama mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil untuk membicarakan arah pembangunan Maluku Utara.

“Kami mendesak elite lokal untuk tidak bersikap setengah hati dalam memperjuangkan hak rakyat, sekaligus mengajak mereka membuka ruang dialog bersama mahasiswa, khususnya yang berada di Yogyakarta untuk bersama-sama merumuskan arah masa depan Maluku Utara,” katanya.

Forum tersebut pada akhirnya diharapkan menjadi ruang intelektual bagi generasi muda Maluku Utara untuk mengkaji kembali hubungan daerah dengan pemerintah pusat sekaligus merumuskan gagasan pembangunan yang lebih berkeadilan.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG-20260526-WA0030

    Idul Adha dan Etika Konstitusional: Menafsirkan Pengorbanan di Tengah Krisis Kepercayaan terhadap Hukum

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Di tengah riuh perkara korupsi, tajamnya ketimpangan hukum, serta menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum, Idul Adha hadir bukan sekadar sebagai perayaan ritual keagamaan, melainkan sebagai ruang kontemplasi etik bagi kehidupan bernegara. Takbir yang bergema sejatinya tidak hanya memanggil umat untuk berkurban, tetapi juga mengetuk kesadaran moral tentang arti pengorbanan […]

  • IMG-20251029-WA0000

    TR 3 Serahkan Bantuan TJSL untuk SMP–SM AL Amin Sidoarjo

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Sidoarjo – Komitmen PT Telkom Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan kembali diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, Telkom Regional 3 menyerahkan bantuan perangkat digital kepada SMP–SM AL Amin, Desa Legok, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (24/9). Bantuan berupa dua unit komputer lengkap dengan dukungan akses internet Indibiz […]

  • Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2025 Disambut Presiden Prabowo di Istana Negara, Siap Tampil di GP Mandalika

    Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2025 Disambut Presiden Prabowo di Istana Negara, Siap Tampil di GP Mandalika

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, mendapat sambutan hangat dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (30/9). Kedatangan pembalap Ducati Lenovo Team itu sekaligus menjadi momentum penting menjelang keikutsertaannya di ajang GP Mandalika yang akan berlangsung Oktober mendatang. Marquez hadir didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, serta […]

  • Reevva Lepas Single “I’m OK”: Mengungkap Luka Tersembunyi di Balik Senyum yang Terlihat Baik-Baik Saja

    Reevva Lepas Single “I’m OK”: Mengungkap Luka Tersembunyi di Balik Senyum yang Terlihat Baik-Baik Saja

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Musisi muda berbakat asal Jakarta, Muhammad Reeva Zulfaqar atau yang akrab dikenal dengan nama panggung reevva, siap merilis single terbarunya berjudul “I’m OK” pada 29 Agustus 2025 di seluruh platform musik digital, termasuk Spotify, Apple Music, dan YouTube. Single keenam ini menjadi karya paling personal bagi reevva. Melalui lagu berdurasi 5 menit […]

  • Energi

    Energi Bersih dari Desa: Membangun Kedaulatan dari Pinggiran

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Transisi energi bukan lagi sekadar wacana global, melainkan kebutuhan nyata yang harus diwujudkan di tingkat paling dekat dengan rakyat desa. Dalam konteks Indonesia, lebih dari 74 ribu desa merupakan ruang hidup mayoritas penduduk, yang sekaligus menjadi etalase potensi energi bersih. Panel surya di atap rumah, mikrohidro di aliran sungai kecil, hingga […]

  • demo Pati

    Demo Ribuan Warga Pati Tuntut Bupati Sudewo Mundur Usai Kenaikan PBB-P2 250%

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Pati – Sekitar 1.000 warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar unjuk rasa di Alun-alun Pati, 13 Agustus 2025. Mereka menuntut mundurnya Bupati Sudewo karena dinilai arogan dan memberlakukan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) hingga 250 %—langkah yang memicu kemarahan publik. Aksi berlangsung di depan Pendopo Kabupaten Pati sejak pagi hari. Walau sejumlah […]

expand_less