Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Keamanan Sekolah Dipertanyakan: Ledakan Ganda di SMAN 72 Jakarta dan Ancaman di Dunia Pendidikan

Keamanan Sekolah Dipertanyakan: Ledakan Ganda di SMAN 72 Jakarta dan Ancaman di Dunia Pendidikan

  • account_circle Devina
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025

Lens IDN, Kolom – Selama ini sekolah dianggap sebagai tempat paling aman bagi anak-anak untuk belajar. Orang tua menyerahkan pendidikan anaknya dengan keyakinan bahwa lingkungan sekolah mampu memberikan perlindungan, baik secara fisik maupun mental. Namun, anggapan tersebut terguncang setelah terjadi ledakan ganda di SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat siang, 7 November 2025. Peristiwa ini menyita perhatian publik dan memunculkan kekhawatiran serius soal keamanan di lingkungan pendidikan.

Ledakan yang terjadi di area sekolah itu menimbulkan kepanikan luar biasa. Suasana yang seharusnya kondusif untuk kegiatan belajar justru berubah menjadi mencekam. Sejumlah siswa dan tenaga pendidik mengalami luka dan trauma akibat kejadian tersebut. Insiden ini menjadi bukti bahwa sekolah, jika tidak dilengkapi sistem pengamanan yang memadai, dapat menjadi ruang yang rentan terhadap ancaman serius.

Dari sudut pandang hukum, peristiwa ini tidak bisa dipandang sebagai kejadian biasa. Negara memiliki kewajiban untuk menjamin rasa aman bagi setiap warga negara, termasuk peserta didik. Hak atas rasa aman merupakan bagian dari hak asasi manusia yang seharusnya dilindungi. Selain itu, sistem pendidikan nasional juga menekankan pentingnya penyelenggaraan pendidikan dalam suasana yang aman dan tertib. Ketika ledakan bisa terjadi di lingkungan sekolah, maka wajar jika masyarakat mempertanyakan efektivitas perlindungan tersebut.

Kasus ini juga membuka ruang pertanyaan mengenai tanggung jawab berbagai pihak. Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan belajar. Di sisi lain, pemerintah dan aparat penegak hukum juga dituntut untuk melakukan pengawasan serta pencegahan terhadap potensi ancaman. Apabila ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran, maka penegakan hukum harus dilakukan secara tegas agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Ancaman di dunia pendidikan saat ini tidak lagi terbatas pada konflik antarindividu. Lemahnya sistem keamanan, minimnya pengawasan, serta kurangnya kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat turut memperbesar risiko terjadinya peristiwa berbahaya di sekolah. Ledakan di SMAN 72 Jakarta menjadi contoh nyata bahwa lingkungan pendidikan bisa berubah menjadi tidak aman jika aspek perlindungan diabaikan.

Oleh karena itu, pembenahan sistem keamanan sekolah perlu segera dilakukan. Aturan yang sudah ada harus diterapkan secara nyata, bukan sekadar formalitas administratif. Selain itu, edukasi tentang keselamatan dan kesadaran hukum juga penting diberikan kepada siswa agar mereka memiliki pemahaman dan kepedulian terhadap keamanan bersama.

Peristiwa ledakan ganda di SMAN 72 Jakarta seharusnya menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Keamanan sekolah bukan hanya tanggung jawab pihak sekolah, melainkan kewajiban bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, tenaga pendidik, dan masyarakat. Tanpa lingkungan pendidikan yang aman, tujuan menciptakan generasi muda yang berkualitas akan sulit untuk diwujudkan.

 

*) Penulis adalah Muhammad Fauzan, Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

  • Penulis: Devina

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG-20260214-WA0003

    Program Pelatihan Pembuatan Jamu Bubuk oleh Mahasiswa KKM Undar Dorong Terwujudnya “Kampung Jamu” di Desa Mojotrisno

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jombang – Dusun Ngemplak Selatan kembali menunjukkan semangat kebersamaan dan kearifan lokal melalui kegiatan Pelatihan Pembuatan Jamu Bubuk yang diselenggarakan pada hari Selasa, 10 Februari 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Balai RW Dusun Ngemplak Selatan, Desa Mojotrisno, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa KKM UNDAR Kelompok F Desa Mojotrisno sebagai bagian […]

  • WhatsApp Image 2026-02-19 at 19.16.48

    Mahasiswa KKN Relawan Unimal Bersihkan Drainase Pascabanjir di Desa Blang Seunong

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Aceh – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan Universitas Malikussaleh (Unimal) melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan selokan dan parit di Desa Blang Seunong, Kabupaten Aceh Utara, pada 26–29 Januari 2026, sebagai respons terhadap banjir yang melanda wilayah tersebut. Kegiatan ini dilakukan menyusul banyaknya lumpur dan sampah yang menyumbat saluran drainase warga pascabanjir. Kondisi […]

  • 2802rangkul-pentahelix-di-yogyakarta-kemenpora-dorong-revisi-uu-kepemudaan-yang-lebih-inklusif

    Kemenpora Gelar Serap Aspirasi Revisi UU Kepemudaan di Yogyakarta, Dorong Regulasi Inklusif dan Adaptif

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, YOGYAKARTA — Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) melalui Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan menyelenggarakan kegiatan Serap Aspirasi Revisi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, yang berlangsung di The Jogja, Kota Yogyakarta, Senin (10/11). Kegiatan ini menghadirkan unsur pentahelix, meliputi akademisi, mahasiswa, komunitas, organisasi kepemudaan, serta pemangku kepentingan yang bergerak dalam bidang […]

  • Mees Hilgers

    Anco Jansen Ungkap Alasan Mees Hilgers Sulit Dilirik Klub Eropa Usai Pilih Paspor Indonesia

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Mantan pemain PSM Makassar, Anco Jansen, menilai keputusan Mees Hilgers memilih paspor Indonesia menjadi salah satu faktor yang membuat sang bek kesulitan menarik minat klub Eropa pada bursa transfer musim panas 2025. Menurut Jansen, status kewarganegaraan baru Hilgers berdampak langsung terhadap peluang kariernya di Eropa. Dengan paspor Indonesia, bek berusia 24 […]

  • Usulan Ahmad Sahroni Soal KPK Konsultasi dengan Ketum Parpol Sebelum Tangkap Kader Picu Kontroversi

    Usulan Ahmad Sahroni Soal KPK Konsultasi dengan Ketum Parpol Sebelum Tangkap Kader Picu Kontroversi

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Pernyataan mengejutkan datang dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, yang menyulut perdebatan publik. Politikus Partai NasDem itu menyarankan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlebih dahulu memberi tahu ketua umum partai politik sebelum melakukan penangkapan terhadap kadernya yang diduga terlibat kasus korupsi. “Kalaupun mau tangkap, misalnya Bapak berkomunikasi dengan […]

  • Bendera One Piece Berkibar di Bawah Merah Putih: Aksi Simbolik Mahasiswa Yogyakarta sebagai Bentuk Perlawanan dan Kekecewaan Nasional

    Bendera One Piece Berkibar di Bawah Merah Putih: Aksi Simbolik Mahasiswa Yogyakarta sebagai Bentuk Perlawanan dan Kekecewaan Nasional

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Yogyakarta –Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta mengumumkan akan menggelar aksi unik namun sarat makna pada 1–31 Agustus 2025. Dalam aksi tersebut, mahasiswa di berbagai kampus anggota BEM Nusantara D.I. Yogyakarta akan mengibarkan bendera bajak laut One Piece di bawah bendera Merah Putih sebagai simbol kekecewaan dan perlawanan terhadap situasi bangsa […]

expand_less