Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketua Yayasan Niko Cahaya Abadi Ajak Transparansi Anggaran Makan Bergizi Gratis

Ketua Yayasan Niko Cahaya Abadi Ajak Transparansi Anggaran Makan Bergizi Gratis

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Kam, 12 Feb 2026

Lens IDN, Jakarta- Eky Haneko Saputra, CHRMP., Ketua Umum Yayasan Niko Cahaya Abadi, menyerukan kepada seluruh ketua yayasan pengelola program Makan Bergizi Gratis 2026 untuk mengedepankan transparansi dan akuntabilitas penuh terhadap alokasi anggaran rakyat. Seruan ini disampaikan dalam komitmen bersama mewujudkan program prioritas Presiden Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, S.E., M.A.B dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, B.Sc untuk generasi Indonesia Emas 2045.

Mitra Resmi Badan Gizi Nasional

Yayasan Niko Cahaya Abadi yang merupakan entitas mitra resmi Badan Gizi Nasional memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola program yang menjadi prioritas utama pemerintahan saat ini. Program Makan Bergizi Gratis dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi sejak dini.

“Kami senantiasa memegang teguh tagline ‘Berbakti pada Bangsa, Mengabdi pada Negeri’ dalam setiap langkah pelaksanaan program ini,” tegas Eky Haneko Saputra dalam keterangannya.

Prinsip Utama: Mengisi Perut yang Lapar, Bukan yang Serakah

Dalam visi pengelolaan program, Yayasan Niko Cahaya Abadi menekankan bahwa tujuan utama adalah mengisi perut-perut yang lapar, bukan perut yang serakah. Filosofi ini menjadi landasan moral dalam memastikan setiap rupiah anggaran rakyat benar-benar sampai kepada sasaran yang tepat.

Yayasan mengedepankan tiga pilar utama dalam penyajian makanan bergizi:

  • Kualitas Rasa – Memastikan makanan yang disajikan enak dan disukai anak-anak
  • Kandungan Gizi Optimal – Memenuhi standar kebutuhan gizi seimbang untuk tumbuh kembang
  • Estetika Tinggi – Penyajian menarik untuk meningkatkan selera makan

Komitmen Anti-Korupsi yang Tegas

“Korupsi adalah hal yang sangat kami benci, sejalan dengan komitmen Bapak Presiden,” ungkap Eky Haneko Saputra dengan tegas. “Setiap rupiah uang rakyat harus kembali pada perut rakyat, bukan masuk ke kantong pribadi oknum yang tidak bertanggung jawab.”

Pimpinan Yayasan Niko Cahaya Abadi menegaskan bahwa pengawasan ketat akan dilakukan di setiap lini pelaksanaan program, mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, hingga distribusi kepada penerima manfaat.

Maksimalisasi Penyerapan Anggaran untuk Kualitas

Berbeda dengan pendekatan yang hanya fokus pada efisiensi anggaran, Yayasan Niko Cahaya Abadi justru mengoptimalkan penyerapan anggaran untuk memaksimalkan kualitas menu yang disajikan. Pendekatan ini bertujuan agar anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi terbaik sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami tidak ingin ada sisa anggaran yang menunjukkan ketidakmampuan dalam memberikan yang terbaik bagi anak-anak Indonesia. Sebaliknya, kami juga memastikan tidak ada pembengkakan biaya yang tidak jelas,” jelas Ketua Umum.

Ajakan kepada Seluruh Pengelola Juknis

Eky Haneko Saputra mengajak seluruh ketua yayasan pengelola petunjuk teknis (Juknis) Program Makan Bergizi Gratis 2026 untuk:

  • Membuka laporan keuangan secara berkala
  • Melibatkan pengawasan independen dalam setiap tahap pelaksanaan
  • Mengutamakan kualitas dan ketepatan sasaran
  • Menolak segala bentuk pungutan liar atau penyalahgunaan wewenang
  • Melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan

Investasi untuk Indonesia Emas 2045

Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program bantuan sosial, melainkan investasi strategis untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Dengan memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup, diharapkan akan lahir generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Ini adalah amanah rakyat yang harus kita jalankan dengan penuh integritas. Masa depan bangsa ada di tangan anak-anak yang kita beri makan hari ini,” tutup Eky Haneko Saputra.

Komitmen transparansi dan akuntabilitas yang diserukan Yayasan Niko Cahaya Abadi diharapkan dapat menjadi standar bagi seluruh pelaksana program di berbagai daerah, sehingga tujuan mulia program prioritas pemerintah dapat tercapai secara optimal.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2025-12-11 at 16.32.23

    Belajar Bukan Sekadar Soal Pintar, Tapi Soal Bertahan

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Sejak SD hingga SMA, kita dibentuk untuk percaya bahwa belajar adalah tentang menjadi pintar. Kita dikejar nilai bagus, ikut les tambahan, menghafal rumus, dan berkali-kali mengikuti tryout. Hidup terasa sederhana: belajar → pintar → selesai. Namun ketika masuk kuliah, pola itu berubah total. Belajar tidak lagi sekadar soal nilai, melainkan soal […]

  • IMG-20260612-WA0002

    Lama Tak Terdengar, Ini Potret Memikat Syafira Nadara yang Makin Cantik dan Menikmati Hidup Pasca-Vakum

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Industri musik dangdut tanah air selalu melahirkan talenta-talenta berbakat yang berhasil mencuri perhatian publik. Salah satunya adalah Syafira Nadara, penyanyi dangdut yang sempat melambungkan namanya lewat perjalanan karier yang menginspirasi. Namun, beberapa tahun terakhir, sosoknya memilih untuk menepi sejenak dari hiruk-pikuk gemerlap panggung hiburan yang telah membesarkan namanya. Lama tak terlihat […]

  • Rihanna Super Bowl half time show

    Super Bowl: Ketika Olahraga Jadi Alat Soft Power Amerika Serikat

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Setiap tahun, ratusan juta pasang mata tertuju pada satu peristiwa yang melampaui sekadar pertandingan olahraga: Super Bowl. Ajang final American football ini bukan hanya pesta olahraga terbesar di Amerika Serikat, tetapi juga telah menjelma menjadi simbol budaya, ekonomi, dan bahkan strategi global negara tersebut. Di balik sorak-sorai penonton dan pertunjukan megah […]

  • WhatsApp Image 2026-01-11 at 17.56.02

    Mahasiswa UMRI Kunjungi Panti Asuhan Hikmah, Sosialisasi Tolak Radikalisme Sambil Bagi Santunan

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Pekanbaru – Kelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar sosialisasi “Tolak Radikalisme” di Panti Asuhan Hikmah, Rumbai Pesisir, Pekanbaru, pada Minggu (4/1/2026). Kegiatan ini dihadiri puluhan anak asuh yang antusias menerima edukasi pencegahan radikalisme sekaligus bantuan sembako, bertujuan membangun pemahaman toleransi sejak dini di kalangan anak yatim piatu. Kelompok mahasiswa tersebut terdiri dari […]

  • WhatsApp Image 2025-12-14 at 21.33.30

    Mahasiswa-I KKNT Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP-UTM) Desa Tengket Arosbaya 2025 Raih Juara 2 dalam Kompetisi Trunojoyo Innovation Competition (TIC)

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bangkalan- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 2025 Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Trunojoyo Madura kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 2 dalam ajang Trunojoyo Innovation Competition (TIC) 2025. Trunojoyo Innovation Competition (TIC) diikuti oleh puluhan tim dari berbagai program studi dan desa binaan. Kegiatan ini mencakup presentasi inovasi, pameran produk, dan […]

  • WhatsApp Image 2025-12-08 at 21.29.49

    Mahkota untuk Mempelai Pria: Tradisi Unik di Pesisir Selatan

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Pernikahan merupakan salah satu momen penting dalam kehidupan, dan setiap wilayah di Indonesia memiliki cara yang khas dalam melaksanakan prosesi tersebut. Dalam masyarakat Minangkabau pengantin perempuan umumnya menggunakan hiasan kepala bertingkat, terdiri dari susunan ornamen bermotif dan berwarna keemasan yang disebut dengan suntiang. Di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, tepatnya […]

expand_less