Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » KPK Lantik Delapan Pejabat Fungsional, Perkuat SDM untuk Dukung Pemberantasan Korupsi

KPK Lantik Delapan Pejabat Fungsional, Perkuat SDM untuk Dukung Pemberantasan Korupsi

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month 12 jam yang lalu

Lens IDN, Jakarta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperkuat kapasitas kelembagaan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji delapan pejabat fungsional yang terdiri atas satu Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, satu Penyelidik Tindak Pidana Korupsi, dan enam Pranata Komputer. Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis KPK dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna mendukung pemberantasan korupsi yang efektif dan berkelanjutan.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal KPK, Cahya H. Harefa, selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (2/6).

Dalam sambutannya, Cahya menegaskan bahwa pengangkatan pejabat fungsional bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan bentuk kepercayaan organisasi sekaligus pengakuan atas kompetensi dan kesiapan pegawai dalam mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

“Analisis yang tajam, penyelidikan yang akurat, serta dukungan teknologi yang andal merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pemberantasan korupsi yang efektif dan berkelanjutan,” ujar Cahya dalam sambutannya.

Menurutnya, setiap jabatan fungsional memiliki peran strategis yang saling melengkapi dalam mendukung tugas dan kewenangan KPK. Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi bertugas melakukan analisis di bidang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, termasuk analisis kebijakan, sistem, serta dukungan teknis pengawasan terhadap pelaksanaan tugas lembaga antirasuah tersebut.

Sementara itu, Penyelidik Tindak Pidana Korupsi memiliki tanggung jawab dalam melakukan penyelidikan perkara korupsi serta mendukung penanganan perkara melalui pengelolaan informasi dan data, pelacakan aset, pengelolaan barang bukti, hingga pelaksanaan koordinasi dan supervisi dengan berbagai pihak terkait.

Di sisi lain, Pranata Komputer memegang peranan penting dalam mendukung pengembangan dan pengelolaan teknologi informasi di lingkungan KPK. Mereka bertugas mengelola sistem informasi, mengembangkan aplikasi, menjaga keamanan data, serta mendukung berbagai kebutuhan teknologi yang menunjang proses bisnis organisasi.

Cahya menekankan bahwa sinergi antara fungsi analisis, penyelidikan, dan teknologi informasi menjadi faktor krusial dalam menghadapi tantangan pemberantasan korupsi yang semakin kompleks. Oleh karena itu, para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berbasis kompetensi, dengan tetap menjunjung tinggi hukum, prosedur, serta kode etik yang berlaku.

“Kami berharap para pejabat fungsional terus mengembangkan kapasitas diri, adaptif terhadap dinamika lingkungan strategis dan perkembangan teknologi, serta mampu berkolaborasi lintas unit,” katanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan Core Values ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam bekerja, serta memegang teguh nilai-nilai dasar KPK yang dikenal dengan IS KPK, yaitu Integritas, Sinergi, Keadilan, Profesionalisme, dan Kepemimpinan.

Menurut Cahya, pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan bukan hanya formalitas administratif, melainkan merupakan komitmen moral, etik, dan hukum yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini merupakan komitmen moral, etik, dan hukum atas amanah yang diemban. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi tinggi,” tegasnya.

Melalui pelantikan delapan pejabat fungsional tersebut, KPK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas SDM. Upaya ini diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas pencegahan, pendidikan, penindakan, serta koordinasi dan supervisi pemberantasan korupsi secara lebih efektif, profesional, dan berkelanjutan di tengah tantangan yang semakin dinamis.

  • Penulis: Azkatia
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG-20251027-WA0020

    KAMUNING Adakan Musyawarah Anggota Ke-XII, Syehan Al-Muslim Terpilih Jadi Ketua

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Bandung – Keluarga Mahasiswa Kuningan (Kamuning) UIN Sunan Gunung Djati Bandung resmi menyelenggarakan Musyawarah Anggota (Musyag) ke-XII di Sekretariat KMK Bandung Raya, Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh anggota untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta regenerasi kepemimpinan demi keberlanjutan organisasi. Musyawarah Anggota merupakan forum tertinggi dalam struktur organisasi Kamuning yang berfungsi […]

  • Habib Aboe Bakar: Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Cerminkan Jiwa Kenegarawanan dan Komitmen pada Konstitusi

    Habib Aboe Bakar: Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Cerminkan Jiwa Kenegarawanan dan Komitmen pada Konstitusi

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan I, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, memberikan apresiasi tinggi terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI 2025. Menurutnya, isi pidato tersebut mencerminkan sikap kenegarawanan yang kokoh, konsistensi dalam menjalankan amanat konstitusi, serta penghargaan terhadap jasa para pemimpin bangsa sebelumnya. Habib Aboe […]

  • Ahmad Husein Jadi Sorotan Warga Pati Usai Cabut Dukungan dari AMPB dan Berdamai dengan Bupati Sudewo

    Ahmad Husein Jadi Sorotan Warga Pati Usai Cabut Dukungan dari AMPB dan Berdamai dengan Bupati Sudewo

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Pati – Mantan eksekutor Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Ahmad Husein, kini menjadi sasaran kekecewaan sejumlah warga Pati. Hal itu terjadi setelah ia secara mengejutkan menyatakan berdamai dengan Bupati Pati, Sudewo, serta memutuskan tidak lagi terlibat dalam desakan agar sang bupati lengser dari jabatannya. Sikap Husein tersebut berbanding terbalik dengan langkah sebelumnya, di […]

  • Adil Muktafa, Bukti Kepemimpinan Muda yang Menggerakkan HMI (MPO) Yogyakarta

    Adil Muktafa, Bukti Kepemimpinan Muda yang Menggerakkan HMI (MPO) Yogyakarta

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Yogyakarta — Tidak banyak pemimpin muda yang mampu mengelola organisasi sebesar Himpunan Mahasiswa Islam (Majelis Penyelamat Organisasi) atau HMI (MPO) Cabang Yogyakarta. Namun, pada periode 2016–2017, M. Adil Muktafa membuktikan bahwa di usia 21 tahun ia mampu menjalankan amanah besar tersebut dengan penuh dedikasi dan prestasi. HMI (MPO) Cabang Yogyakarta yang dipimpinnya merupakan […]

  • Wamenaker Immanuel Ebenezer Minta Amnesti ke Presiden Prabowo Usai Jadi Tersangka Kasus Korupsi K3

    Wamenaker Immanuel Ebenezer Minta Amnesti ke Presiden Prabowo Usai Jadi Tersangka Kasus Korupsi K3

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengurusan sertifikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan. Usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Immanuel berharap Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti atas kasus yang menjeratnya. “Semoga saya mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo,” ujar Immanuel […]

  • IMG-20260424-WA0019

    Vibes Jepang Banget, Debby Peony Dibilang The Next Mayumi Itsuwa!

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Entertainment – Musisi senior Kohar Kahler kembali meramaikan industri musik Indonesia pada 2026 melalui peluncuran single terbarunya berjudul “Watashi No Subete”. Dalam proyek ini, ia menggandeng penyanyi asal Solo, Debby Peony, yang memberikan warna vokal berbeda pada karya tersebut. Lagu ini menawarkan konsep yang tidak umum dengan memadukan lirik berbahasa Indonesia dan Jepang. […]

expand_less