Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mendagri Tito Karnavian Dorong Integrasi E-Government untuk Percepat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran di Biak Numfor

Mendagri Tito Karnavian Dorong Integrasi E-Government untuk Percepat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran di Biak Numfor

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Sen, 10 Agu 2026

Lens IDN, Papua — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong percepatan integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau e-government di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat akurasi data sekaligus memastikan bantuan sosial (bansos) disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak.

Dorongan tersebut disampaikan Tito Karnavian saat memberikan pengarahan kepada Pemerintah Kabupaten Biak Numfor di Gedung Negara BN1, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Jumat (31/7/2026).

Menurut Mendagri, integrasi sistem pemerintahan dengan data kependudukan berbasis biometrik dapat membantu pemerintah melakukan identifikasi penerima bantuan secara lebih akurat. Teknologi tersebut memungkinkan data kependudukan dipadankan dengan data dari berbagai kementerian dan lembaga.

“Dengan sistem itu bisa membaca tepat, lebih tepat, lebih akurat ya siapa saja yang layak menerima bansos dan siapa yang tidak,” ujar Tito.

Integrasi Data Kependudukan Jadi Kunci Bansos Tepat Sasaran

Tito menjelaskan, salah satu fokus utama dalam proses pemutakhiran data adalah masyarakat yang berada pada desil 1 hingga desil 4. Kelompok tersebut menjadi bagian penting dalam sasaran berbagai program perlindungan sosial pemerintah.

Menurutnya, penggunaan teknologi dan integrasi data antarlembaga diperlukan untuk memperbaiki kualitas data penerima bantuan. Dengan data yang lebih akurat, pemerintah dapat mengurangi risiko kesalahan sasaran dalam penyaluran bansos.

Pemutakhiran data juga menjadi penting karena kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dapat berubah dari waktu ke waktu. Karena itu, data penerima bantuan harus terus diperbarui dan disesuaikan dengan kondisi faktual di lapangan.

Mendagri mengungkapkan, pemerintah sebelumnya telah melakukan uji coba pemadanan data berbasis biometrik milik Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri di Kabupaten Banyuwangi.

Hasil validasi tersebut menunjukkan masih terdapat data penerima bantuan sosial yang perlu diperbaiki karena tidak lagi sesuai dengan kondisi aktual masyarakat.

Temuan tersebut menjadi gambaran bahwa integrasi data kependudukan dan pemanfaatan teknologi digital sangat diperlukan untuk meningkatkan ketepatan sasaran program bantuan pemerintah.

Biak Numfor Jadi Salah Satu Prioritas Implementasi E-Government

Dalam kesempatan tersebut, Tito menyampaikan bahwa Kabupaten Biak Numfor menjadi salah satu daerah prioritas dalam perluasan implementasi e-government, khususnya menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Tito, pemerintah pusat menargetkan adanya penambahan daerah yang menerapkan sistem tersebut sebelum 17 Agustus.

“Nah, sebelum tanggal 17 Agustus, Pak Presiden meminta kalau bisa tambah 100 lagi. Khusus di Papua salah satunya adalah Biak,” ungkapnya.

Percepatan penerapan e-government di daerah diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi pemerintahan, tetapi juga memperkuat koordinasi dan integrasi data yang digunakan dalam berbagai program pemerintah.

OPD dan Aparat Kampung Diminta Terlibat

Mendagri juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), aparat kampung, hingga petugas Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk ikut mendukung proses pemutakhiran data.

Keterlibatan unsur pemerintahan hingga tingkat kampung dinilai penting karena mereka memiliki peran langsung dalam membantu memastikan kondisi masyarakat yang menjadi sasaran program pemerintah.

Tim teknis yang bertugas melakukan pemutakhiran data di lapangan juga membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat agar proses validasi dapat berjalan optimal.

Dengan adanya data yang lebih akurat, pemerintah diharapkan dapat memastikan bantuan yang berasal dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun Pemerintah Kabupaten Biak Numfor benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.

“Sehingga kita harapkan di Biak nanti penerima bantuan dari pemerintah pusat maupun pemberian bantuan dari pemerintah provinsi ataupun kabupaten itu betul-betul orang yang berhak, yang tepat sasaran,” pungkas Tito.

Sejumlah Pejabat Hadir

Kegiatan pengarahan tersebut turut dihadiri Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, Ketua DPRD Biak Numfor Daniel Rumanasen, Wakil Ketua I DPRD Biak Numfor Noak Krey, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Zacharias L. Mailoa.

Hadir pula Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil Kemendagri Muhammad Nuh Al Azhar dan para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

Percepatan integrasi SPBE, data kependudukan berbasis biometrik, dan pemutakhiran data sosial diharapkan menjadi fondasi untuk mewujudkan penyaluran bansos yang lebih transparan, akurat, dan tepat sasaran di Biak Numfor.

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG-20260615-WA0029

    PSL Shop Bertahan Pasca Pandemi, Penjualan Produk Kesehatan Tetap Stabil

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Surabaya – Di tengah berakhirnya masa pandemi COVID-19 dan menurunnya kebutuhan masyarakat terhadap berbagai perlengkapan kesehatan, PSL Shop tetap mampu mempertahankan penjualan produknya secara stabil. Toko online yang berdiri sejak Januari 2020 tersebut terus melayani kebutuhan pelanggan dengan menyediakan berbagai produk kesehatan yang berkualitas. PSL Shop memulai usahanya pada awal pandemi COVID-19 dengan […]

  • Menparekraf

    Menparekraf Apresiasi Kolaborasi Sulut dan Tomohon, Perkuat Pariwisata Berbasis Budaya dan Bunga

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Tomohon – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Tomohon, dan masyarakat atas suksesnya Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025. Ia menilai festival ini menjadi bukti kekuatan kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pariwisata daerah. “Semangat gotong royong ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk mengembangkan event daerah […]

  • IMG-20260331-WA0034

    Vonis untuk Sebuah Kreativitas, Kasus Amsal Sitepu dan Krisis Keadilan Substantif dalam Penegakan Tipikor

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Seorang videografer duduk di kursi terdakwa atas selisih harga jasa Rp 5,9 juta per desa. Pejabat yang menyetujui dan mencairkan anggarannya menjadi saksi. Auditor yang menghitung kerugian negara tak pernah hadir di persidangan. Vonis dijadwalkan 1 April 2026 — dan apa pun hasilnya, ia akan menjadi cermin bagi sistem hukum Indonesia. […]

  • IMG-20260509-WA0016

    Dapur SPPG dan Keracunan Siswa: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Kasus keracunan siswa akibat makanan dari dapur SPPG tidak boleh dipandang sebagai insiden biasa. Peristiwa ini adalah alarm keras bahwa ada persoalan serius dalam tata kelola, pengawasan, dan tanggung jawab hukum penyedia makanan di lingkungan sekolah. Ketika siswa menjadi korban, maka pertanyaannya bukan lagi sekadar siapa yang mengelola dapur, melainkan siapa […]

  • PP KAMMI Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi untuk Usut Dugaan Pelanggaran Aparat dan Dalang Kerusuhan Aksi Agustus 2025

    PP KAMMI Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi untuk Usut Dugaan Pelanggaran Aparat dan Dalang Kerusuhan Aksi Agustus 2025

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) mendesak pemerintah untuk segera membentuk tim investigasi gabungan yang melibatkan unsur masyarakat sipil terkait kerusuhan yang terjadi dalam aksi demonstrasi pada Agustus lalu. PP KAMMI, M. Amri Akbar, menyampaikan bahwa kerusuhan di berbagai daerah menimbulkan keprihatinan mendalam. Menurutnya, aksi demonstrasi yang seharusnya […]

  • WhatsApp Image 2025-12-15 at 09.59.40

    ISLAMIC GOOD VIBES: Tanamkan Nilai Toleransi melalui Sosialisasi Moderasi Beragama di SMP PGRI 61 Surabaya

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Devina
    • 0Komentar

    Lens IDN, Surabaya — Kegiatan sosialisasi moderasi beragama oleh Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur bertajuk “Islamic Good Vibes” dilaksanakan di SMP PGRI 61 Surabaya dengan melibatkan siswa kelas VIII dan IX. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, sikap saling menghargai, serta pemahaman beragama yang moderat sejak usia sekolah. Sosialisasi berlangsung dengan suasana interaktif dan […]

expand_less