Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Diduga Kebal Hukum, Reklame SAUDARAKU Tidak Kantongi Izin Reklame Dan tidak Bayar Retribusi

Diduga Kebal Hukum, Reklame SAUDARAKU Tidak Kantongi Izin Reklame Dan tidak Bayar Retribusi

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Kam, 11 Des 2025

Lens IDN, Malang – Di Kota Malang ada pelaku usaha diduga kebal hukum, kendati demikian pelaku usaha tersebut tidak pernah patuh saat dipanggil oleh OPD terkait, Pelaku usaha tersebut memiliki usaha jasa travel umroh dan haji di Kota Malang. Nama PT/CV milik pelaku usaha tersebut ialah SAUDARAKU Umrah & Haji. Pelaku usaha SAUDARAKU tidak patuh dan melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada di Kota Malang, beberapa Reklame SAUDARAKU diduga belum mengantongi izin reklame padahal izin reklame adalah kewajiban penyelenggara reklame.

Selain belum mengantongi izin reklame juga tidak membayar retribusi, beberapa kali pelaku usaha SAUDARAKU dipanggil untuk menbayar retribusi namun pelaku usaha selalu engan hadir dan mengabaikan pemanggilan tersebut. Pelaku usaha diduga mengangap dirinya kebal hukum hingga tidak pernah menjalankan kewajibanya sebagai pelaku penyelenggara reklame.

Walikota Malang harus ambil sikat dan menindak pelaku usaha yang melakukan perbuatan melawan hukum, Walikota Malang tidak boleh membiarkan pelaku usaha yang melakukan perbuatan melawan hukum dan membeda-bedakan pelaku usaha satu dengan yang lainnya, semua palaku usaha di Kota Malang harus diperlakukan sama dan wajib menjalankan kewajiban sesuai peraturan daerah No 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggara Reklame.

Walikota Malang melalui OPD dan Satpol PP Kota Malang harus menutup dan menyegel reklame SAUDARAKU yang berada di Jl. Jaksa Agung Suprapto No 60 Kelurahan Rampal Celaket Kec. Klojen dan Jl. Kawi, Kelurahan Kauman Kec, Klojen Kota Malang jika benar dugaan belum mengantongi izin reklame dan tidak membayar retribusi.

Menurut Muhamad Husni Ketua Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Rakyat (AMMPERA) penyelenggara Reklame yang tidak mengantongi izin reklame dapat dikenakan Sanksi Administrasi berupa penutupan, penyegelan dan penyabutan reklame dan atau dapat diberi sanksi pidana berdasarkan No 2 Tahun 2022.

Pelaku usaha yang memasang reklame tidak dapat masang reklame secara bebas karena pemasangan reklame harus sesuai peraturan daerah No 2 Tahun 2022, pemasangan reklame harus ditinjau dari kelayakan lokasi, perencanaan reklame dan ukuran reklame sehingga penyelenggara reklame wajib memiliki izin reklame dan membayar retribusi.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • lagu nasional

    Sekjen PSSI Yunus Nusi Desak Aturan Royalti Lagu Nasional Dihapus

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, menanggapi kabar yang menyebutkan bahwa pemutaran lagu-lagu nasional, termasuk Indonesia Raya, Indonesia Pusaka, hingga Tanah Airku, akan dikenakan biaya royalti. Menurutnya, aturan tersebut tidak masuk akal dan justru mencederai semangat kebangsaan. Yunus menegaskan bahwa para pencipta lagu perjuangan tidak pernah mengharapkan imbalan materi. Lagu-lagu nasional […]

  • Gemini_Generated_Image_ys9z9qys9z9qys9z

    Daftar Pemain Incaran Manchester United 2026: Dari Federico Valverde hingga Wonderkid Christos Mouzakitis

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Manchester United terus menunjukkan keseriusannya dalam menyusun strategi transfer untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Klub berjuluk Setan Merah itu dikabarkan telah memantau sejumlah pemain dari berbagai liga top Eropa guna memperkuat hampir seluruh lini permainan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar manajemen untuk membangun kembali skuad yang lebih kompetitif, setelah […]

  • Kevin Diks

    Efek Kevin Diks: Bek Rp200 Miliar Tergusur, Borussia Monchengladbach Siap Andalkan Sang Pendatang Baru

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Borussia Monchengladbach tampaknya menemukan sosok penting di lini belakang mereka. Baru sebulan resmi bergabung, Kevin Diks langsung menjadi sorotan publik sepak bola Jerman. Bek berusia 27 tahun asal Indonesia tersebut diyakini akan mengambil peran utama di jantung pertahanan Die Fohlen, menggantikan posisi yang ditinggalkan Ko Itakura. Kedatangan Diks ke Borussia Park […]

  • WhatsApp Image 2025-12-22 at 14.42.18

    AI Talent Day 2025 Soroti Pentingnya Kepemimpinan Perempuan dalam Transformasi Digital Nasional

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Transformasi digital di Indonesia tidak hanya membutuhkan kecanggihan teknologi, tetapi juga inklusivitas dan keberlanjutan. Pesan inilah yang mengemuka dalam perhelatan akbar AI Talent Day & Graduation 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan SDM Komunikasi dan Digital (BPSDM Komdigi) di The Luxus Grand Ballroom, Jakarta, Rabu (17/12). Acara yang mengusung tema “Complete, […]

  • WhatsApp Image 2026-07-25 at 15.31.10

    Ozzy Sunnah Perkuat Personal Branding sebagai Drummer, Produser, dan Sutradara Melalui Video Klip AI “Jagalah Cinta”

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Entertainment –  Di balik perilisan single terbaru “Jagalah Cinta” dari Sunnah Band, terdapat sosok kreatif Ozzy Sunnah yang kembali menunjukkan dedikasinya di industri musik. Tidak hanya dikenal sebagai drummer Sunnah Band, Ozzy juga mengambil peran sebagai produser sekaligus sutradara video klip untuk karya terbaru ini. Video klip “Jagalah Cinta” menjadi langkah baru dalam […]

  • 593995155_702882912901613_7502538932466847876_n

    Scott McTominay Bantah Mitos Pemain Bersinar Usai Tinggalkan Manchester United

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Gelandang internasional Skotlandia, Scott McTominay, angkat bicara mengenai anggapan yang kerap muncul bahwa sejumlah pemain justru tampil lebih baik setelah meninggalkan Manchester United. Menurut McTominay, narasi tersebut terlalu disederhanakan dan tidak sepenuhnya mencerminkan realitas yang terjadi di dalam klub. Dalam pernyataannya, McTominay menegaskan bahwa performa seorang pemain tidak bisa dinilai semata-mata […]

expand_less