Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » HMI Gelar Aksi Jilid II dan Dirikan Tenda, Desak Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi

HMI Gelar Aksi Jilid II dan Dirikan Tenda, Desak Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025

Lens IDN, Serang – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang kembali turun ke jalan dalam aksi bertajuk “Seruan Aksi Jilid II” untuk menekan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten agar segera menindaklanjuti berbagai dugaan korupsi yang mencuat di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

Aksi tersebut berlangsung di depan kantor Kejati Banten, diwarnai orasi, pemasangan tenda, serta komitmen untuk terus berjuang hingga penegakan hukum benar-benar dijalankan secara transparan.

Tuntutan Tegas: Kejati Harus Bergerak Cepat

Koordinator Lapangan, Dian Ardiansyah, menegaskan bahwa Kejati Banten tidak boleh menunggu tekanan publik untuk bertindak. Menurutnya, penegakan hukum yang lamban sama saja dengan mengkhianati amanat konstitusi dan membiarkan kerugian negara terus terjadi.

“Kami datang bukan untuk membuat kericuhan, tapi untuk mengingatkan. Diam di tengah maraknya dugaan korupsi adalah pengkhianatan terhadap rakyat. Ini waktunya Kejati Banten menunjukkan keberpihakan pada masyarakat, bukan pada kekuasaan,” ujar Dian lantang.

Empat Kasus Besar yang Disorot HMI

Dalam aksinya, HMI menuntut Kejati Banten segera mengusut empat kasus besar yang dianggap telah lama mandek tanpa kepastian hukum, yaitu:

  1. Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Sport Center
    Kerugian negara ditaksir mencapai Rp86 miliar. HMI menduga terjadi rekayasa harga lahan yang menguntungkan pihak tertentu dan mendesak Kejati membongkar seluruh alurnya.
  2. Dugaan Penyelewengan Dana BOSDA 2024
    Dana sebesar Rp54,7 miliar yang seharusnya untuk SMK/SMA/SKH swasta diduga diselewengkan. HMI meminta Kejati memanggil pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten secara terbuka.
  3. Dugaan Korupsi Anggaran Makanan dan Minuman RS Labuan & RS Cilograng
    Meskipun kedua rumah sakit belum beroperasi, anggaran konsumsi diduga sudah dihabiskan. HMI mendesak audit transparan dan publikasi hasil pemeriksaan.
  4. Dugaan Monopoli Bantuan Pertanian
    Bantuan yang seharusnya untuk petani kecil justru diduga dikuasai kelompok tertentu. HMI meminta Kejati menghentikan praktik ini demi keadilan distribusi.

Ketua Umum HMI: Kami Tidak Akan Diam

Ketua Umum HMI Cabang Pandeglang, Moh Ilham, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus-kasus tersebut.

“Kami tidak akan berdiam diri melihat maraknya dugaan korupsi di Provinsi Banten. Kejati harus segera bertindak untuk menegakkan hukum secara adil dan transparan,” tegasnya.

Camping Keadilan: Simbol Perjuangan

Sebagai bentuk komitmen, HMI mendirikan tenda di kawasan KP3B (Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten) yang mereka sebut “Camping Keadilan”. Tenda ini menjadi simbol penjagaan moral dan perlawanan damai terhadap praktik pemerintahan yang mereka nilai tidak berpihak pada rakyat.

Aksi ini akan terus berlanjut hingga Kejati Banten menunjukkan langkah nyata dalam mengusut tuntas kasus-kasus dugaan korupsi yang telah lama menjadi sorotan publik.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2025-12-17 at 20.31.46

    Keamanan Sekolah Dipertanyakan: Ledakan Ganda di SMAN 72 Jakarta dan Ancaman di Dunia Pendidikan

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Selama ini sekolah dianggap sebagai tempat paling aman bagi anak-anak untuk belajar. Orang tua menyerahkan pendidikan anaknya dengan keyakinan bahwa lingkungan sekolah mampu memberikan perlindungan, baik secara fisik maupun mental. Namun, anggapan tersebut terguncang setelah terjadi ledakan ganda di SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat siang, 7 November 2025. Peristiwa ini […]

  • Purbaya-Yudhi-Sadewa-1

    PMK 81/2025 Terbit, Pemerintah Perketat Tata Kelola Dana Desa untuk Dukung Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Keuangan resmi memperketat tata kelola dana desa melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025. Aturan ini menjadi landasan baru dalam pengelolaan dan penyaluran dana desa agar lebih akuntabel, tepat sasaran, serta sejalan dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi kerakyatan yang dicanangkan Presiden dan menjadi pedoman pada […]

  • Luhut Binsar Pandjaitan Kritik KPK: OTT Terlalu Sering Bisa Cederai Citra Indonesia

    Luhut Binsar Pandjaitan Kritik KPK: OTT Terlalu Sering Bisa Cederai Citra Indonesia

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan kritik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait strategi pemberantasan korupsi. Menurutnya, lembaga antirasuah tersebut terlalu sering melakukan operasi tangkap tangan (OTT) sehingga berpotensi menimbulkan citra negatif bagi Indonesia di mata dunia. Luhut menegaskan, pemberantasan korupsi seharusnya lebih menitikberatkan pada […]

  • Kamuning

    Malam Puncak HUT RI ke-80, KAMUNING dan Warga Margacina Gelar Perayaan Meriah Penuh Kebersamaan

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kuningan – Keluarga Mahasiswa Kuningan (KAMUNING) Melaksanakan acara malam puncak dan HUT RI Ke-80 di Desa Margacina Kecamatan Karangkancana Kabupaten Kuningan. Malam puncak ini merupakan bentuk apresiasi dan perayaan atas seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan. melalui malam puncak ini perangkat desa, panitia, peserta, dan seluruh pihak yang terlibat dapat menikmati hasil kerja […]

  • lagu nasional

    Sekjen PSSI Yunus Nusi Desak Aturan Royalti Lagu Nasional Dihapus

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, menanggapi kabar yang menyebutkan bahwa pemutaran lagu-lagu nasional, termasuk Indonesia Raya, Indonesia Pusaka, hingga Tanah Airku, akan dikenakan biaya royalti. Menurutnya, aturan tersebut tidak masuk akal dan justru mencederai semangat kebangsaan. Yunus menegaskan bahwa para pencipta lagu perjuangan tidak pernah mengharapkan imbalan materi. Lagu-lagu nasional […]

  • jhguy

    Laporan Keuangan KPU Ponorogo dan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kolom – Penyelenggaraan pemilu yang demokratis tidak hanya diukur dari lancarnya tahapan pemungutan dan penghitungan suara, tetapi juga dari bagaimana anggaran publik dikelola dan dipertanggungjawabkan. Dalam konteks ini, laporan keuangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo memiliki peran strategis sebagai salah satu indikator penting integritas dan profesionalisme lembaga penyelenggara pemilu di tingkat lokal. […]

expand_less