Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Dorong Petani Go Digital, Kans Indonesia dan Hibah Jarpak Gita Pertiwi Gelar Pelatihan Branding dan Content Marketing

Dorong Petani Go Digital, Kans Indonesia dan Hibah Jarpak Gita Pertiwi Gelar Pelatihan Branding dan Content Marketing

  • account_circle Azkatia
  • calendar_month 3 jam yang lalu

Lens IDN, Wonogiri – Upaya meningkatkan kapasitas petani dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital terus dilakukan melalui kegiatan Workshop Strategi Branding dan Content Marketing bagi Petani di Era Digital yang diselenggarakan oleh Tim Hibah Jarpak Gita Pertiwi. Kegiatan ini berlangsung di Pusat Belajar Minilab, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, dan diikuti oleh sekitar 40 peserta yang berasal dari kelompok tani serta pelaku usaha pertanian setempat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh Universitas Negeri Surakarta (UNS) melalui Program Hibah Pembelajaran Berdampak Magang, bekerja sama dengan Yayasan Gita Pertiwi Surakarta. Workshop ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan petani agar tidak hanya mampu menghasilkan produk pertanian berkualitas, tetapi juga memiliki kemampuan memasarkan produk secara mandiri melalui platform digital. Seiring perkembangan teknologi informasi, petani dituntut untuk mampu beradaptasi dengan pola pemasaran yang lebih modern guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian.

Mengusung tema “Membangun Identitas Produk dan Memperluas Jangkauan Pasar melalui Branding dan Content Marketing yang Sederhana dan Efektif”, kegiatan ini menghadirkan pemateri dari CV Kans Indonesia, Muhammad Rizal Khadafi, S.P., yang membagikan pengalaman dan strategi praktis terkait branding serta pemasaran digital bagi sektor pertanian.

Dalam pemaparannya, Rizal menjelaskan bahwa branding merupakan langkah penting untuk membangun identitas produk sehingga lebih mudah dikenali dan diingat oleh konsumen. Menurutnya, produk pertanian saat ini tidak cukup hanya mengandalkan kualitas, tetapi juga perlu memiliki cerita, nilai, dan citra yang mampu menarik perhatian pasar.

“Petani memiliki potensi besar untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Aktivitas sehari-hari seperti pengolahan lahan, perawatan tanaman, panen, hingga pengemasan produk sebenarnya dapat menjadi konten yang menarik dan bernilai bagi konsumen,” jelas Rizal saat menyampaikan materi.

Selain membahas konsep branding, peserta juga diperkenalkan pada strategi content marketing yang sederhana dan mudah diterapkan. Materi difokuskan pada cara mengembangkan ide konten dari aktivitas pertanian sehari-hari sehingga petani dapat menghasilkan konten secara konsisten tanpa memerlukan peralatan yang mahal maupun keterampilan teknis yang rumit.

Salah satu topik yang mendapat perhatian peserta adalah pemanfaatan Facebook Pro sebagai media promosi produk pertanian. Platform tersebut dinilai dekat dengan keseharian petani dan memiliki berbagai fitur yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan interaksi dengan konsumen, serta membangun kepercayaan terhadap produk yang dipasarkan.

Tak hanya teori, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi praktik pembuatan konten digital menggunakan smartphone. Peserta diajak mempelajari teknik dasar pengambilan foto dan video produk, penyusunan narasi promosi yang sederhana, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk membantu membuat desain promosi yang lebih menarik.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan muncul terkait strategi membangun kepercayaan konsumen di media sosial, cara membuat konten yang menarik, hingga teknik meningkatkan jangkauan promosi secara organik melalui Facebook Pro.

Ketua Tim Hibah Jarpak Gita Pertiwi menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal bagi petani untuk lebih aktif memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran produk. Dengan kemampuan branding dan content marketing yang lebih baik, petani diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk serta memperluas akses pasar secara berkelanjutan.

Melalui workshop ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pentingnya branding dan pemasaran digital, tetapi juga menghasilkan contoh konten promosi sederhana yang dapat langsung diterapkan pada usaha pertanian masing-masing. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya petani-petani yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana pengembangan usaha di masa depan.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hubabah Anisah Alhaddad, Ulama Wanita 109 Tahun, Dirikan Zawiyah Al-Qur’an Rumah Tahfidz Gratis di Pontianak

    Hubabah Anisah Alhaddad, Ulama Wanita 109 Tahun, Dirikan Zawiyah Al-Qur’an Rumah Tahfidz Gratis di Pontianak

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Pontianak – Sosok ulama sepuh yang dikenal penuh kesalehan, Hubabah Anisah Alhaddad, akan segera mendirikan Zawiyah Al-Qur’an Rumah Tahfidz Gratis di Kota Pontianak. Perempuan mulia yang kini berusia 109 tahun tersebut mendedikasikan sisa hidupnya untuk perjuangan di jalan Allah, dengan tujuan melahirkan generasi muslimah yang berakhlak mulia dan berilmu agama mendalam. Keseharian Hubabah […]

  • Foto Pendukung_Rilis Berita Vaksinasi PMK

    UGM dan Dinas Peternakan Blora Gelar Vaksinasi PMK untuk Lindungi Ternak Petani

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Blora – Bersamaan dengan pelatihan pengolahan limbah pucuk tebu menjadi pakan ternak berkualitas, Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) bersama Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora melaksanakan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi milik anggota Kelompok Ternak Sendang Agung di Desa Getas, Kecamatan Kradenan, Blora. Kegiatan yang berlangsung […]

  • WhatsApp Image 2025-11-28 at 10.09.56

    Habib Aboe Apresiasi Korlantas Polri, Tekankan Pendekatan Humanis Jelang Nataru 2025–2026

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta — Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, memberikan apresiasi terhadap kinerja Direktorat Lalu Lintas Polri dalam menghadapi tantangan pelayanan publik, khususnya menjelang arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan lalu lintas harus diukur dari implementasi nyata di lapangan, bukan semata paparan konsep di forum […]

  • Mees Hilgers

    Anco Jansen Ungkap Alasan Mees Hilgers Sulit Dilirik Klub Eropa Usai Pilih Paspor Indonesia

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Mantan pemain PSM Makassar, Anco Jansen, menilai keputusan Mees Hilgers memilih paspor Indonesia menjadi salah satu faktor yang membuat sang bek kesulitan menarik minat klub Eropa pada bursa transfer musim panas 2025. Menurut Jansen, status kewarganegaraan baru Hilgers berdampak langsung terhadap peluang kariernya di Eropa. Dengan paspor Indonesia, bek berusia 24 […]

  • Econ dan Imajinasi Salurkan Bantuan 100 Al-Qur’an dan Alat Tulis ke Sekolah Pelosok Tahap Awal

    Econ dan Imajinasi Salurkan Bantuan 100 Al-Qur’an dan Alat Tulis ke Sekolah Pelosok Tahap Awal

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Sidoarjo — Platform Econ berkolaborasi dengan Imajinasi kembali menebar kebaikan melalui kegiatan sosial bertajuk “Serpihan Mimpi Mini Project.” Program ini merupakan lanjutan dari gerakan Serpihan Mimpi sebelumnya yang telah dikenal karena kepeduliannya terhadap pendidikan dan bantuan langsung ke daerah-daerah pelosok Indonesia. Pada tahap awal kali ini, tim Econ dan Imajinasi menyalurkan 100 Al-Qur’an […]

  • KUHP Nasional

    Integrasi Core Crimes Dalam KUHP Nasional: Analisis De Minimis Tindak Pidana Khusus dan Implikasinya terhadap Sistem Hukum Pidana Indonesia

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Bintoro Wisnu Prasojo, Hakim PN Serui.
    • 0Komentar

    Lens IDN, Opini – Sistem hukum pidana Indonesia saat ini merupakan perpaduan antara hukum pidana warisan kolonial dan berbagai undang-undang pidana khusus (lex specialis) yang lahir setelah kemerdekaan. Keberadaan undang-undang pidana khusus ini, meskipun diperlukan untuk mengatasi perkembangan tindak pidana yang semakin kompleks dan spesifik, telah menimbulkan berbagai permasalahan, seperti disharmoni norma, tumpang tindih kewenangan […]

expand_less